home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Cara Menjaga Kebersihan Vagina Saat Menstruasi

7 Cara Menjaga Kebersihan Vagina Saat Menstruasi

Anda pernah merasa malas untuk menjaga kebersihan vagina saat sedang menstruasi? Sebaiknya lawan rasa malas tersebut karena vagina selama masa menstruasi rentan terkena berbagai penyakit. Berikut penjelasan seputar alasan wanita perlu menjaga kebersihan dan cara merawarat diri saat menstruasi.

Mengapa penting menjaga kebersihan vagina saat menstruasi?

Masa menstruasi bisa menjadi waktu yang rentan bagi wanita terkena infeksi. Pasalnya, jumlah bakteri jahat di area kewanitaan saat menstruasi akan bertambah.

Hal ini karena meningkatnya tingkat keasaman PH akibat dari darah yang keluar. Meningkatkan tingkat keasaman membuat adanya kontaminasi bakteri menjadi semakin tinggi.

Itu sebabnya, ketika seseorang malas untuk menjaga kebersihan vagina saat menstruasi, bukan tidak mungkin penyakit akan datang menghantui.

Seseorang bisa saja mengalami peradangan pada dinding rahim maupun peradangan pada vagina.

Beberapa risiko kesehatan yang mungkin terjadi akibat tidak menjaga kebersihan vagina saat menstruasi yaitu:

Infeksi jamur pada vagina memiliki berbagai gejala, yaitu gatal, rasa terbakar, iritasi, bau tidak sedap, dan keputihan.

Selain itu, beberapa penyakit juga akan lebih mudah tertular melalui darah.

Penyakit yang mudah tertular melalui darah seperti HIV atauhepatitis B ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual saat menstruasi tanpa kondom.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan, kelembapan vagina, dan paham cara merawat diri saat menstruasi.

Tips menjaga kebersihan vagina saat menstruasi

Mengutip dari Texas Children’s Hospital, ada beberapa cara untuk menjaga kebersihan vagina selama periode menstruasi.

1. Mencuci tangan

Hal ini tidak hanya penting saat makan dan minum, tetapi juga ketika membuang dan memakai pembalut baru.

Mencuci tangan adalah hal yang paling penting sebelum atau sesudah melakukan sesuatu.

2. Bersihkan vagina dari depan ke belakang

Menjaga kebersihan vagina sat menstruasi bisa Anda mulai dengan membersihkan organ kewanitaan dengan cara yang benar.

Caranya, basuh area vagina dari depan ke belakang dengan menggunakan air mengalir.

Setelah itu, keringkan dengan baik menggunakan tisu untuk mencegah vagina lembap selama menstruasi.

3. Hindari menggunakan tisu dan pembalut mengandung parfum

Pembalut atau tisu yang mengandung parfum dan beraroma bisa membuat kulit iritasi, bahkan gejalanya seperti luka bakar.

Pilih pembalut yang tidak mengandung pewangi dan bahan tambahan seperti lidah buaya.

4. Mencukur rambut kemaluan

Jangan lupa untukmencukur rambut kemaluan menjelang menstruasi. Tujuannya, untuk menghindari bekas gumpalan darah yang menempel di rambut.

Gumpalan darah menstruasi yang menempel pada rambut kemaluan mengandung bakteri, sehingga bisa menyebabkan infeksi atau jamur.

5. Hindari membersihkan vagina secara menyeluruh

Meski menjaga kebersihan saat menstruasi adalah hal penting, membersihkan vagina terlalu bersih justru mengganggu keseimbangan kadar asam pada vagina.

Tidak seimbangnya kadar asam atau pH dalam vagina dan vulva, membuat wanita rentan terhadap infeksi jamur dan bakteri vaginosis.

Selain itu, Anda sebaiknya tidak menggunakan sabun pembersih area kewanitaan karena bisa membunuh bakteri baik di dalam vagina.

6. Rutin mengganti pembalut

Hindari menggunakan pembalut selama lebih dari 8 jam. Sebaiknya, ganti pembalut setiap 3 sampai 4 jam demi menjaga kebersihan vagina saat menstruasi.

Terlalu lama menggunakan pembalut dan tidak sering menggantinya, bisa membuat vagina lembap sehingga memicu pertumbuhan bakteri dan jamur.

7. Mengganti celana dalam

Pernah mengalami ‘tembus’ saat menstruasi? Ketika darah yang keluar menembus ke celana dalam bahkan sampai keluar.

Saat ini terjadi, sebaiknya tetap mengganti celana dalam walau bekasnya bisa Anda tutupi dengan pembalut atau tampon.

Saat ini ada berbagai media yang bisa wanita gunakan untuk menampung darah menstruasi selain pembalut sekali pakai.

Beberapa medianya seperti, menstrual cup, pembalut kain, tampon, atau celana dalam yang menyatu dengan pembalut.

Media mana saja yang Anda gunakan, pastikan tetap menjaga kebersihan vagina selama menstruasi agar tidak menjadi sarang bakteri dan jamur.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Blog, P. (2021). Do you make any of these 7 menstrual hygiene mistakes? | Pavilion for Women. Retrieved 17 March 2021, from https://women.texaschildrens.org/blog/do-you-make-any-these-7-menstrual-hygiene-mistakes

UNICEF Guide to Menstrual Hygiene Material. (2021). Retrieved 17 March 2021, from https://www.unicef.org/wash/files/UNICEF-Guide-menstrual-hygiene-materials-2019.pdf

UNICEF Guidance on Menstrual Health and Hygiene. (2021). Retrieved 17 March 2021, from https://www.unicef.org/wash/files/UNICEF-Guidance-menstrual-health-hygiene-2019.pdf

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Tanggal diperbarui 26/07/2017
x