backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

9

Tanya Dokter
Simpan

Penting Dilakukan, Ini 10 Cara Menjaga Kebersihan Saat Menstruasi

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 2 minggu lalu

Penting Dilakukan, Ini 10 Cara Menjaga Kebersihan Saat Menstruasi

Menjaga kebersihan adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap wanita, termasuk saat sedang menstruasi. Bukan cuma kebersihan vagina, tetapi juga kebersihan diri secara menyeluruh. Dengan begitu, risiko untuk terkena berbagai penyakit pun dapat terhindari. Lalu, bagaimana cara menjaga kebersihan saat menstruasi yang tepat?

Pentingnya menjaga kebersihan saat menstruasi

keputihan, obat keputihan, keputihan saat hamil, penyebab keputihan, mengatasi keputihan

Saat menstruasi menjadi waktu yang rentan bagi wanita untuk terkena infeksi. Pasalnya, jumlah bakteri jahat di area kewanitaan saat menstruasi akan bertambah. 

Ini terjadi karena meningkatnya tingkat keasaman pH akibat darah yang keluar. Dengan meningkatnya kadar keasaman tersebut, kontaminasi bakteri menjadi semakin tinggi.

Oleh karena itu, selama masa ini, menjaga kebersihan menjadi sangat penting untuk kesehatan dan kenyamanan tubuh, termasuk vagina. 

Selain itu, selama menstruasi wanita penting untuk menjaga kebersihan tubuh karena beberapa alasan berikut ini. 

  • Mengurangi bau tidak sedap. Darah menstruasi yang terperangkap dalam pembalut yang tidak diganti dengan teratur dapat menyebabkan bau yang tidak sedap. Dengan menjaga kebersihan dan mengganti pembalut secara teratur, bau tidak sedap ini dapat diminimalkan.
  • Mencegah iritasi kulit. Penggunaan pembalut yang tidak bersih atau pakaian yang tidak sesuai dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama di daerah sensitif seperti area genital.
  • Menjaga kenyamanan tubuh. Menjaga kebersihan selama menstruasi juga penting untuk kenyamanan sehari-hari. Merawat diri dengan baik dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan fisik dan emosional yang mungkin muncul selama periode menstruasi.

Cara menjaga kebersihan saat menstruasi 

ph vagina

Melansir Center for Diseases Control and Prevention, cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan saat menstruasi adalah sebagai berikut.

1. Menggunakan pakaian yang ringan dan menyerap keringat 

Pakaian yang terbuat dari bahan seperti katun atau linen, terutama pakaian dalam, biasanya memiliki kemampuan yang baik dalam menyerap kelembapan dan membantu menjaga kulit tetap kering. 

Hal ini tentu dapat mengurangi risiko terjadinya iritasi dan infeksi.

Selain itu, memilih pakaian dalam yang tidak terlalu ketat juga memberikan ruang udara yang cukup di area genital, membantu menjaga suhu tubuh, dan mencegah pertumbuhan bakteri yang berlebihan.

2. Mengganti pembalut secara rutin

Apakah Anda memiliki kebiasaan buruk saat menstruasi, seperti malas mengganti pembalut? Bila ya, sebaiknya jangan diulangi kembali ya. 

Agar saat haid tubuh tetap bersih, sebaiknya hindari menggunakan pembalut selama lebih dari delapan jam. Sebaiknya, ganti pembalut setiap 3—4 jam demi menjaga kebersihan miss v saat menstruasi. 

Pasalnya, terlalu lama menggunakan pembalut dan tidak sering menggantinya bisa membuat vagina lembap sehingga memicu pertumbuhan bakteri dan jamur.

3. Mengganti celana dalam 

Pernah mengalami ‘tembus’ saat menstruasi? Kondisi ini terjadi ketika darah yang keluar menembus ke celana dalam bahkan sampai keluar.

Saat ini terjadi, sebaiknya ganti celana dalam Anda walau bekasnya bisa Anda tutupi dengan pembalut atau tampon.

Meski tak ‘tembus’, Anda juga disarankan untuk rutin mengganti celana dalam setiap harinya, paling tidak dua kali sehari.

4. Mencuci tangan secara rutin 

Sebelum membersihkan organ reproduksi saat menstruasi, sebaiknya cuci tangan terlebih dahulu menggunakan sabun dan air.

Pastikan juga Anda selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut.

Mencuci tangan secara rutin dapat mengurangi risiko penyebaran kuman dan infeksi serta menjaga kebersihan selama menstruasi. 

5. Menggunakan pembalut yang sesuai 

Pilihlah jenis pembalut yang sesuai dengan tingkat aliran darah menstruasi Anda. Gunakan pembalut dengan daya serap yang cukup untuk menghindari kebocoran dan merasa lebih nyaman.

Saat ini tersedia juga berbagai produk kewanitaan yang bisa wanita gunakan untuk menampung darah menstruasi selain pembalut sekali pakai. 

Beberapa di antaranya menstrual cup, tampon, pembalut kain, atau celana dalam yang menyatu dengan pembalut.

6. Membersihkan vagina dengan tepat 

Beberapa wanita masih ada yang salah dalam membersihkan area sekitar miss v. Kebanyakan dari mereka, mungkin termasuk Anda, membasuh organ kewanitaan dari arah belakang ke depan.

Justru, hal ini dapat menyebabkan bakteri berpindah dari bagian saluran kencing ke sekitar vagina.

Jadi, mulai sekarang ubah cara membersihkan miss v Anda, termasuk saat haid. Sebaiknya, basuh miss v dari arah belakang ke depan dengan air mengalir.

Jangan lupa juga untuk mengeringkan area miss v Anda agar tidak lembap, sebab permukaan yang lembap disukai oleh bakteri dan jamur.

7. Mencukur rambut kemaluan menjelang haid 

Cara membersihkan organ reproduksi saat menstruasi yang selanjutnya adalah mencukur rambut kemaluan menjelang haid.

Sebab, rambut kemaluan yang terlalu panjang dan banyak dapat membuat darah haid menggumpal. Hal ini sering kali terlewatkan dan terlupa.

Darah yang menggumpal dan menempel pada rambut kemaluan akan menjadi sarang jamur dan bakteri jika tidak dibersihkan dengan benar.

Namun, jangan lupa untuk mempersiapkan alat pencukur rambut kemaluan dengan baik dan berhati-hati ketika menggunakannya, sebab bisa saja permukaan miss v jadi terluka.

8. Menghindari menggunakan tisu dan pembalut mengandung parfum

Meskipun tisu basah terlihat praktis, sebaiknya hindari penggunaannya di area genital karena dapat mengganggu keseimbangan pH vagina dan menyebabkan iritasi.

Sebab, pembalut atau tisu yang mengandung parfum dan beraroma bisa membuat kulit iritasi, bahkan gejalanya seperti luka bakar.

Oleh karena itu, sebaiknya pilih pembalut yang tidak mengandung pewangi dan bahan tambahan seperti lidah buaya. 

9. Memperhatikan pola makan dan minum 

Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan sehat serta minum banyak air untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Mengonsumsi makanan sehat saat menstruasi dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan selama haid dan mempercepat proses pemulihan. 

10. Membuang pembalut dengan benar 

Lingkungan yang bersih juga menjadi bagian dari kebersihan diri. Membuang pembalut dengan benar adalah langkah penting dalam menjaga kebersihan dan melindungi lingkungan. 

Setelah Anda mengganti pembalut, gulung pembalut tersebut dengan rapat. Pastikan untuk menjaga pembalut dalam keadaan tertutup agar darah menstruasi tidak terkena permukaan luar pembalut.

Tempatkan pembalut yang telah dikemas dalam kantong plastik ke dalam tempat sampah yang sesuai. Jangan membuang pembalut ke dalam toilet, karena dapat menyebabkan penyumbatan saluran pembuangan.

Menjaga kebersihan selama menstruasi adalah suatu tindakan yang sangat penting untuk kesehatan dan kenyamanan Anda. 

Dengan mengikuti cara membersihkan miss v serta menjaga kebersihan diri saat haid di atas, maka dapat mengurangi risiko infeksi, iritasi, dan ketidaknyamanan selama masa menstruasi. 

Selain itu, menjaga kebersihan juga membantu kita untuk merasa lebih percaya diri dan nyaman selama melakukan aktivitas sehari-hari.

Ingatlah bahwa setiap langkah kecil yang Anda lakukan dalam menjaga kebersihan dapat memiliki dampak besar terhadap kesehatan secara keseluruhan.

Ringkasan

Saat menstruasi menjadi waktu yang rentan bagi wanita untuk terkena infeksi. Pasalnya, jumlah bakteri jahat di area kewanitaan saat menstruasi akan bertambah. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan saat menstruasi. 
  • Menggunakan pakaian yang ringan dan menyerap keringat.
  • Mengganti pembalut secara rutin.
  • Mengganti celana dalam.
  • Mencuci tangan secara rutin.
  • Menggunakan pembalut yang sesuai.
  • Membersihkan vagina dengan tepat.
  • Mencukur rambut kemaluan menjelang haid.
  • Menghindari menggunakan tisu dan pembalut mengandung parfum.
  • Memperhatikan pola makan dan minum.
  •  Membuang pembalut dengan benar.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 2 minggu lalu

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan