home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

10 Gejala Sakit Tenggorokan Serius yang Perlu Diperiksakan ke Dokter

10 Gejala Sakit Tenggorokan Serius yang Perlu Diperiksakan ke Dokter

Meski menjengkelkan, rasanya hampir setiap orang pernah satu kali mengalami sakit tenggorokan dalam hidupnya. Kebanyakan kasus sakit tenggorokan akan sembuh sendiri dalam 1-2 hari. Namun jika keluhan Anda terus berlanjut lama dan disertai dengan gejala-gejala baru, mungkin tandanya Anda perlu berobat ke dokter.

Memang, seperti apa gejala sakit tenggorokan pada umumnya?

Sakit tenggorokan bisa disebabkan oleh banyak hal. Sakit tenggorokan dapat menjadi pertanda awal pilek dan flu akibat virus. Asam lambung yang naik pun bisa menyebabkan tenggorokan terasa panas hingga meradang. Polusi udara terbuka dapat menyebabkan tenggorokan teriritasi sehingga terasa sakit. Jika Anda habis berteriak kencang atau berbicara panjang pun, tenggorokan bisa sakit.

Sakit tenggorokan juga bisa disebabkan oleh sesuatu yang lebih serius, seperti radang tenggorokan atau radang amandel.

Gejala sakit tenggorokan pada umumnya adalah:

  • Sensasi sakit atau gatal di tenggorokan
  • Rasa sakit saat menelan atau berbicara
  • Suara serak
  • Demam
  • Batuk
  • Hidung meler
  • Bersin
  • Pegal-pegal
  • Pada anak, disertai amandel yang memerah

Gejala-gejala di atas masih dianggap wajar. Jika gejalanya malah bertambah buruk, berubah, atau bertambmah dengan yang baru muncul, sebaiknya segera periksakan sakit tenggorokan Anda ke dokter.

Anda perlu pergi ke dokter jika gejalanya menjadi seperti ini

  • Disertai batuk lebih dari seminggu, bisa batuk berdahak atau batuk kering
  • Adanya darah dalam air liur atau dahak
  • Merasa sangat kesakitan saat menelan hingga tidur saja sampai terganggu
  • Jika disertai demam di atas 38.3 Celcius lebih dari 2 hari, atau terkadang disertai menggigil.
  • Kepala sakit
  • Ada pembengkakan di dalam rongga mulut. Bisa pembengkakan gusi atau lidah
  • Sakit perut
  • Telinga sampai terasa sakit
  • Ada benjolan di leher
  • Suara serak lebih dari 2 minggu

Khususnya anak-anak tandanya bisa sedikit berbeda, yakni adanya:

  • Timbul kesulitan bernapas
  • Timbul kesulitan menelan
  • Produksi air liur yang tidak seperti biasanya

Gejala-gejala sakit tenggorokan ini bisa menandakan adanya infeksi atau penyakit lain yang lebih serius. Salah satunya adalah strep throat, yaitu sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Strep throat umumnya menunjukan gejala yang lebih parah dibandingkan dengan sakit tenggorokan akibat infeksi virus.

Adapun penyebab lainnya yang lebih serius, seperti:

  • Alergi debu atau bulu hewan
  • Tumor. Adanya tumor di tenggorokan, lidah atau kotak suara (laring) dapat menyebabkan timbulnya sakit tenggorokan. Tanda atau gejala yang menyertai adalah suara sesak dalam jangka waktu yang lama, sesak napas, ada benjolan di leher dan adanya darah di liur atau dahak. Seperti yang sudah disebutkan di atas, jika ditemukan gejala-gejala ini segera temui dokter Anda.
  • Infeksi HIV. Seseorang yang mengalami HIV positif akan lebih seirng mengalami sakit tenggorokan kronis atau berulang karena infeksi virus atau jamur dalam rongga mulut

Cegah sakit tenggorokan dengan hal-hal sederhana

  • Selalu bersihkan tangan setelah menggunakan toilet, sebelum makan, dan setelah batuk.
  • Hindari mengonsumsi makanan, atau menggunakan alat makan dan minum yang sama dengan orang lain
  • Hindari paparan rokok
  • Jaga kekebalan tubuh agar tetap kuat melawan segala infeksi virus atau bakteri yang menyerang

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Traylor Michael . 2016. How to Tell if Your Sore Throat Needs a Doctor’s Visit. [Online] Tersedia pada: https://health.clevelandclinic.org/2016/07/how-to-tell-if-your-sore-throat-needs-a-doc-visit/ (Diakses 23 Januari 2018)

Duda Kristina. 2017. When to See a Doctor for Your Sore Throat. [Online] Tersedia pada: https://health.clevelandclinic.org/2016/07/how-to-tell-if-your-sore-throat-needs-a-doc-visit/ (Diakses 23 Januari 2018)

Mayo Clinic. 2017. Sore Throat. [Online] Tersedia pada: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sore-throat/symptoms-causes/syc-20351635 (Diakses 23 Januari 2018)

Web MD. 2017. When Should I Call my Doctor About a Sore Throat?. [Online] Tersedia pada: https://www.webmd.com/cold-and-flu/qa/when-should-i-call-my-doctor-about-a-sore-throat (Diakses 23 Januari 2018)

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 05/02/2018
x