Penyakit Telinga Hidung Tenggorokan, Tanda Harus Periksa ke Dokter THT

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak keluhan kesehatan yang sering kita alami terkait area telinga, hidung, dan tenggorokan. Padahal ketiganya, merupakan organ yang memiliki fungsi penting dalam proses pernapasan, pendengaran hingga menelan makanan. Pemeriksaan oleh dokter spesialis THT atau otolaringologis bisa membantu Anda mengatasi masalah kesehatan di area telinga, hidung, dan tenggorokan.

Hanya saja, bagaimana mengetahui kapan harus periksa ke dokter THT ? Ketahui beberapa penyakit THT dan gejalanya yang menandakan Anda perlu melakukan pemeriksaan medis. 

Panduan waktu Anda perlu periksa ke dokter THT

Telinga, hidung, dan tenggorokan merupakan bagian tubuh yang saling berhubungan. Saat terjadi gangguan pada hidung, hal ini bisa memengaruhi kondisi telinga juga tenggorokan.

Beberapa gejala yang Anda rasakan sebetulnya bisa menjadi pertanda untuk memilih periksa langsung ke dokter. Berikut ini adalah gangguan THT yang perlu diperhatikan.

1. Gangguan pendengaran: tuli atau telinga berdenging 

telinga sakit saat flu

Memang tidak semua gangguan pada telinga bisa menurunkan kemampuan pendengaran atau bahkan kehilangan kemampuan mendengar atau tuli.

Kadang-kadang, kehilangan pendengaran terjadi sementara (temporer) dan bisa disembuhkan sehingga Anda bisa kembali mendengar dengan normal. 

Yang perlu diwaspadai adalah ketika gangguan pendengaran berlangsung jangka panjang. Hal ini bisa menjadi sebuah tanda adanya kerusakan telinga yang perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter THT.

Gangguan pendengaran kronis ini bisa disebabkan oleh:

  • Mendengar suara terlalu keras
  • Penumpukan kotoran di telinga
  • Faktor genetik
  • Faktor usia
  • Tumor atau kanker

Selain itu, gangguan telinga lain yang perlu diwaspadai adalah telinga berdenging atau dalam bahasa medis disebut tinnitus. Kondisi ini memang umum terjadi pada segala usia dan bukan pertanda serius. 

Namun, Anda perlu waspada jika mengalami telinga berdenging secara konstan (terus-menerus) karena dalam beberapa kasus, tinnitus merupakan gejala awal penyakit telinga yang berbahaya. Telinga berdenging bisa terjadi karena:

  • Infeksi telinga di bagian dalam, tengah, dan luar oleh bakteri atau virus
  • Cedera pada telinga 
  • Gangguan keseimbangan atau Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)

Untuk mengetahui secara pasti penyebab gangguan telinga, dokter THT akan melakukan otoskopi, yaitu pemeriksaan untuk melihat bagian dalam telinga dengan alat otoskop.

2. Gangguan penciuman yang terus berulang 

sakit hidung

Gangguan penciuman seperti hidung tersumbat, penumpukan ingus, hidung berair, hingga kehilangan penciuman yang terjadi secara berulang menandakan adanya masalah pada hidung Anda.

Masalah kesehatan pada hidung seringnya menyerang bagian rongga udara di sekitar dahi (sinus), kedua sisi batang hidung, dan area hidung di sekitar mata.

Kondisi ini biasanya juga menyebabkan beberapa gangguan pada area lain di sekitar. Oleh karena itu, Anda yang terus bermasalah dengan gangguan penciuman bisasanya juga merasakan nyeri di sekitar wajah, telinga, daerah gigi atas, dan kepala (pusing).

Saat gangguan penciuman dan rasa nyeri di sekitar hidung terus-menerus dialami, sekalipun pernah sembuh dan mereda dalam beberapa waktu, Anda pelu segera memeriksakan kondisi hidung ke dokter THT.

Menurut American Academy of Otolaryngology, penyakit yang umumnya menyebabkan gangguan penciuman kronis di antataranya adalah:

Pengobatan untuk gangguan pada hidung akan bergantung dengan kondisi penyebabnya. Namun, biasanya obat yang mengandung dekongestan seperti pesudoephedrine akan diberikan dokter untuk mengatasi hidung tersumbat.

3. Gangguan pernapapasan, menelan, dan suara serak

tenggorokan sakit setelah menangis

Saat penyakit THT atau masalah kesehatan tertentu menyerang tenggorokan, kondisi ini bisa menimbulkan beberapa gejala seperti nyeri tenggorokan, sakit saat menelan, sesak napas, dan suara serak.

Sebagian besar gangguan di tenggorokan biasanya tidak berbahaya dan keluhan yang dirasakan bisa sembuh dengan cepat.  Namun, ketika keluhan seperti sakit tenggorokan, sesak napas, atau suara serak berlangsung lama atau lebih dari 2 minggu, Anda perlu mewaspadainya.

Gejala lain yang bisa muncul akibat gangguan di tenggorokan seperti batuk, tenggorokan terasa kering, panas, dan mengganjal juga perlu diperhatikan.

Terdapat banyak penyakit dan kondisi yang menyebabkan gangguan di tenggorokan. Namun, penyakit dan kondisi tertentu bisa mengarah pada komplikasi berbahaya apabila tidak diobati dengan tuntas.

Berikut ini adalah penyakit yang dapat menyebabkan gangguan serius di tenggorokan:

Oleh sebab itu, lakukanlah pemeriksaan tenggorokan ke dokter spesialis THT untuk mengetahui penyebabnya. Untuk melakukan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan laringoskopi atau tes usap dan analisis sampel di laboratorium jika dicurigai disebabkan infeksi virus dan bakteri.

Jika peradangan disebabkan oleh infeksi bakteri, Anda harus menjalani pengobatan antibiotik dengan tuntas. Obat antibiotik yang diberikan biasanya adalah penicillin atau amoxicillin.

Saat mengalami gejala dan keluhan akibat penyakit telinga, hidung, dan tenggorokan seperti di atas, dianjurkan bagi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter THT.

Setelah dari pemeriksaan diketahui penyebabnya, dokter akan memberikan pengobatan atau melakukan operasi jika memang diperlukan. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Abses Peritonsil

Abses peritonsil adalah infeksi bakteri atau virus pada amandel yang menyebabkan terbentuknya nanah. Kondisi bisa menjadi komplikasi dari radang amandel.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan adalah salah satu gejala radang tenggorokan. Cari tahu gejala, penyebab, dan obat sakit tenggorokan di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 3 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Otitis Media

Otitis media adalah infeksi yang terjadi di telinga tengah. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta pengobatan otitis media di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Laringitis (Radang Pita Suara)

Laringitis atau radang pita suara adalah suatu kondisi di mana pita suara membengkak sehingga suara menjadi serak. Kondisi ini biasanya hilang 2-3 minggu.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 2 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lendir tenggorokan penyebab

Dahak di Tenggorokan Tidak Hilang-Hilang? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Labirinitis adalah

Labirinitis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bahaya atau komplikasi radang amandel tonsilitis

5 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Jika Radang Amandel Tidak Diobati

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tonsilitis atau radang amandel

Tonsilitis (Radang Amandel)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit