Palpitasi Jantung, Ketika Jantung Mendadak Berdebar Kencang. Apa Penyebab dan Cara Mengatasinya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jantung orang dewasa pada umumnya berdetak 60-100 kali per menit dengan irama yang teratur. Meski begitu, ada banyak hal yang dapat menyebabkan jantung berdebar tiba-tiba dan iramanya tidak menentu. Dalam istilah medis, kondisi jantung berdetak kencang tidak beraturan disebut dengan palpitasi jantung. Apa penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya?

Apa penyebab palpitasi jantung?

Jantung bsisa berdetak lebih kencang setelah olahraga yang terlalu berat, akibat masalah psikologis (seperti stres, takut, kecemasan, atau serangan panik), konsumsi kafein yang berlebihan, atau setelah makan makanan tertentu, seperti makanan tinggi karbohidrat, lemak, dan micin (MSG).

Beberapa penyebab jantung berdebar lainnya yang sering ditemukan antara lain:

  • Beberapa penyakit atau kondisi tertentu, seperti kelebihan hormon tiroidanemia, kurang gula darah (hipoglikemia), demam, kekurangan cairan (dehidrasi) dan tekanan darah rendah.
  • Perubahan hormon, terutama pada saat menstruasi, kehamilan dan sebelum menopause.
  • Efek samping obat seperti obat asma, dekongestan, obat diet, dan obat-obatan anti-aritmia. Suplemen herbal tertentu juga dapat menyebabkan palpitasi.
  • Kadar elektrolit darah yang tidak normal

Masalah jantung berdebar juga mungkin disebabkan oleh gangguan jantung yang lebih serius. Biasanya, irama jantung tidak teratur yang disebabkan oleh penyakit jantung koroner, riwayat serangan jantung, gagal jantung kongestif, gangguan katup jantung, gangguan otot jantung, masalah pembuluh darah, atau gangguan otot jantung.

Apa tanda dan gejalanya?

Selain jantung berdebar yang ditandai dengan rasa sesak napas, palpitasi jantung juga bisa cenderung memicu kecemasan atau pusing mendadak.

Jika jantung berdebar Anda memang diakibatkan oleh suatu penyakit jantung, biasanya akan ada gejala lainnya yang menyertai —  seperti pusing, tubuh terasa melayang atau kegoyahan, nyeri dada, dan sesak napas.

Bagaimana cara mengatasi jantung berdebar-debar?

Palpitasi jantung umumnya tidak berbahaya. Saat palpitasi terjadi umumnya juga tidak akan bertahan lama.

Penanganan palpitasi jantung harus sesuai dengan penyebabnya. Namun pada umumnya, beberapa strategi berikut dapat dilakukan sebagai langkah darurat:

  1. Menghindari pemicu stres dan kecemasan tersebut. Misalnya dengan berpindah menyendiri ke tempat yang lebih sepi dan tenang.
  2. Berbaring untuk sementara sambil melakukan latihan relaksasi, pernapasan dalam, atau mendengarkan musik untuk mengalihkan pikiran. Jika memungkinkan Anda bisa melakukan yoga, tai chi, atau meditasi sembari menghirup aromaterapi.
  3. Segera hentikan konsumsi yang dapat menyebabkan palpitasi, seperti minuman alkohol, rokok, kafein (teh, kopi, minuman energi), dan makanan tertentu yang sudah disebutkan di atas.
  4. Jika jantung berdebar Anda muncul setelah minum suatu obat, hentikan dulu penggunaannya. Akan lebih baik lagi jika berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum memutuskan menghentikannya.

Penting untuk mencatat kapan saja jantung berdebar tiba-tiba muncul, dan apa yang sedang atau baru saja Anda lakukan sebelum itu terjadi. Catatan ini berguna untuk mengetahui pola dan pemicunya. Catat juga berapa jumlah detak jantung Anda saat kejadian, dan apakah ada gejala-gejala lain yang menyertainya.

Apabila setelah melakukan cara-cara di atas, jantung Anda masih terus terasa berdebar atau tambah mengalami pusing, rasa melayang, nyeri dada dan sesak, sebaiknya segera ke dokter untuk cek kondisi Anda.

Dalam beberapa kasus, palpitasi bisa menjadi gejala penyakit jantung, terutama jika terjadi disertai tanda-tanda berikut:

  • Tidak bisa bernapas secara normal
  • Pusing dan/atau nyeri dada
  • Pingsan

Segera pergi ke dokter atau IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan medis yang tepat waktu bila diperlukan. Bila masalah detak jantung tidak teratur Anda benar disebabkan oleh suatu penyakit jantung, maka dokter akan memberikan pengobatan sesuai kondisi yang mendasarinya.

Tips mencegah agar jantung tidak kembali berdebar kencang

Dengan menjaga kesehatan jantung, Anda akan terjauhkan dari berbagai masalah irama jantung. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Pola makan sehat yang ramah jantung, seperti diet Mediterania yang melibatkan berbagai sayur dan buah, minyak zaitun, biji-bijian, kacang, ikan, produk susu rendah/non-lemak, serta gandum utuh.
  • Selalu bergerak aktif minimal 30 menit setiap hari, atau jika tidak memungkinkan: minimal 150 menit per minggu. Dokter dapat memberi tahu Anda seperti apa tingkat olahraga yang aman untuk Anda.
  • Turunkan berat badan jika Anda merasa perlu, dan jaga berat badan sehat.
  • Kelola masalah kesehatan lain yang mungkin Anda miliki, misalnya tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi.
  • Kelola stres dengan cara yang baik, misalnya meditasi, yoga, atau dengan teknik pernapasan dalam.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Mata 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Rekomendasi Obat Alami dan Medis untuk Meredakan Ngilu di Gigi

Jangan biarkan gigi ngilu menghambat aktivitas sehari-hari Anda. Atasi gigi ngilu dengan berbagai obat medis dan ala rumahan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gigi, Gigi dan Mulut 22 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Pria dengan penis bengkok mungkin bertanya-tanya, adakah cara untuk meluruskan kembali organ intim ini? Yuk, simak perawatan khusus penis bengkok di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Susah Sendawa Bikin Perut Makin Terasa Kembung, Begini Cara Mengatasinya

Biasanya, Anda akan sendawa ketika perut terisi banyak gas. Cara ini memang bisa mengurangi perut kembung. Lalu, bagaimana jika saya susah sendawa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan, Informasi Kesehatan 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

melepas IUD lepas KB spiral

Sebenarnya Kapan Waktu yang Tepat untuk Lepas KB Spiral?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Tepat Menyuntik Insulin dan Lokasi Terbaiknya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit