Apakah Detak Jantung Anda Normal? Begini Cara Hitungnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Saat Anda terkejut atau sehabis lari pagi, pasti Anda akan menyadari denyut jantung terasa lebih kencang dibanding ketika Anda sedang bersantai. Sebenarnya, apa itu detak jantung dan berapa batas normalnya? Yuk, pahami lebih dalam detak jantung (denyut nadi) normal dan berbagai hal yang memengaruhinya pada ulasan berikut ini.

Detak jantung normal berdasarkan usia

detak jantung cepat

Jantung adalah organ vital yang bertugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini membuat peredaran darah yang kaya oksigen dapat mencapai seluruh sel-sel dalam tubuh Anda. Untuk mengecek kesehatan jantung, dokter biasanya akan mengamati seberapa normal tekanan darah dan detak jantung.

Detak jantung atau yang sering disebut juga sebagai denyut nadi adalah berapa kali jantung Anda berdetak per menit. Detak jantung atau denyut nadi yang normal berkisar antara 60 hingga 100 detak per menit (BPM). Namun, banyaknya denyut nadi normal juga bisa dikategorikan berdasarkan usia, yaitu:

Detak jantung (denyut nadi) normal pada bayi dan anak

  • Bayi baru lahir hingga usia bulan, berkisar 70-190 detak per menit.
  • Bayi berusia 1 hingga 11 bulan, berkisar 80-150 detak per menit.
  • Anak berusia 1 hingga 2 tahun, berkisar 80-130 detak per menit.
  • Anak berusia 3 hingga 4 tahun, berkisar 80-120 detak per menit.
  • Anak berusia 3 hingga 4 tahun, berkisar 80-120 detak per menit
  • Anak berusia 5 hingga 6 tahun, berkisar 75-115 detak per menit.
  • Anak berusia 7 hingga 9 tahun, berkisar 70-110 detak per menit.
  • Anak yang berusia 10 tahun ke atas memiliki denyut jantung normal sekitar 60-100 detak per menit.

Cara menghitung detak jantung

Menghitung denyut jantung adalah hal yang mudah, dan Anda dapat menggunakan angka Anda sebagai panduan seberapa keras Anda harus berolahraga untuk ke depannya.

Untuk menghitung denyut jantung, Anda hanya membutuhkan kemampuan berhitung dan sebuah stopwatch. Tapi, penting untuk memilih waktu kapan untuk menghitungnya. Anda akan mendapatkan pembacaan yang paling akurat dari irama denyut jantung Anda begitu Anda bangun pagi.

  • Tempatkan ujung telunjuk dan jari tengah tangan kanan di sisi telapak pergelangan tangan kiri (atau sebaliknya), tepat di bawah pangkal jempol. Atau, tempatkan ujung telunjuk dan jari ketiga di leher bagian rahang bawah Anda di salah satu sisi tenggorokan Anda. Jangan gunakan ibu jari karena ibu jari memiliki denyut ringan yang dapat membingungkan Anda saat menghitung.
  • Tekan lembut jari Anda sampai Anda merasakan denyut nadi di bawah jari Anda. Anda mungkin perlu memindah-mindahkan jari ke sekitarnya sampai Anda benar-benar merasakan denyut.
  • Hitung denyut nadi Anda dalam 15 detik. Kalikan hasilnya dengan 4 untuk mendapat angka denyut nadi istirahat anda per menit. Anda dapat menghitung denyut nadi Anda tiga kali, kemudian mengambil rata-rata dari ketiganya untuk benar-benar yakin.

Berbagai hal yang memengaruhi detak jantung normal

mengukur denyut jantung olahraga

Denyut nadi Anda bisa melonjak tinggi maupun rendah dari batas seharusnya. Selain usia, perubahan detak jantung ini juga dipengaruhi oleh berbagai hal, di antaranya:

Aktivitas fisik

Ketika Anda sedang melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga, denyut jantung yang awalnya normal bisa meningkat. Hal ini dikarenakan tubuh Anda membutuhkan lebih banyak oksigen untuk menghasilkan energi sehingga jantung harus memompa darah kaya yang oksigen ke seluruh tubuh lebih cepat.

Dilansir dari American Heart Association, selama Anda melakukan aktivitas intensitas sedang biasanya target detak jantung Anda sekitar 50-70% dari detak jantung maksimum. Sementara jika Anda melakukan aktivitas intensitas tinggi, target detak jantung Anda sekitar 70-85% dari detak jantung maksimum.

Sebagai cContoh, Anda berusia 20 tahun memiliki batas maksimal denyut nadi sebesar 200 BPM, dan sedang melakukan olahraga intensitas tinggi. Jadi, batas maksimal 200 BPM x 70 atau 80%, sehingga detak jantung Anda pada saat itu sekitar 140-160 detak jantung per menit. Denyut jantung ini tentu berbeda besarannya ketika Anda sedang beristirahat.

Suhu udara

Detak jantung normal juga bisa berubah bergantung dengan suhu udara di sekitar Anda. Jika suhu ruangan tinggi, denyut jantung akan meningkat. Ini terjadi karena udara yang panas memicu jantung untuk memompa darah lebih banyak. Biasanya, denyut jantung akan meningkat sekitar 5-10 detak tambahan per menit.

Posisi tubuh

Saat tubuh Anda duduk atau berdiri, denyut nadi tidak akan berbeda. Namun, setelah Anda berdiri selama 15-20 detik pertama, denyut nadi akan sedikit naik. Setelah beberapa menit, denyut nadi yang naik akan kembali ke angka semula.

Emosi

Stres ternyata juga bisa mengubah detak jantung normal Anda. Selain itu, berbagai emosi lain, seperti cemas, marah, sedih, dan bahagia juga bisa mengubah total denyut jantung Anda per menit.

Bertubuh gemuk

Orang yang memiliki tubuh gemuk, biasanya memiliki denyut nadi istirahat yang lebih tinggi dari biasanya. Akan tetapi, tidak lebih dari 100 detak per menit.

Pengguaan obat-obatan tertentu

Obat juga bisa memengaruhi detak jantung normal. Contoh obat-obatan tersebut adalah obat untuk mengobati masalah tiroid, obat beta blocker, obat flu, obat penyakit jantung, obat asma, dan obat penghambat kalsium.

Masalah kesehatan tertentu

Detak jantung normal juga bisa terganggu akibat adanya masalah kesehatan. Paling sering, kondisi ini menyerang orang dengan penyakit jantung, seperti gangguan irama jantung (aritmia).

Entah itu detak jantung jadi lebih lemah di bawah 60 BPM (bradikardia) atau lebih cepat di atas 100 BPM (takikardi). Selain itu, orang dengan penyakit diabetes dan kadar kolesterol tinggi.

Saat bradikardia terjadi, biasanya Anda akan mengalami pusing, nyeri dada, napas menjadi pendek, tubuh lemas, dan perasaan ingin pingsan. Sementara ketika takikardia terjadi, Anda akan mengalami napas pendek, detak jantung kencang disertai nyeri di dada, dan perasaan ingin pingsan.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera pergi ke dokter atau minta pertolongan dokter. Pasalnya, gejala tersebut menunjukkan tanda-tanda darurat yang mengancam jiwa, sehingga butuh perawatan segera.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ablasi Jantung, Prosedur Medis untuk Mengatasi Detak Jantung yang Tidak Normal

Prosedur medis yang disebut sebagai ablasi jantung ini dilakukan untuk mengatasi gangguan pada detak jantung. Bagaimana prosedur ini dilaksanakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Aritmia 12 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Metode Pemeriksaan untuk Cek Kesehatan Jantung

Tidak hanya penderita penyakit jantung yang boleh melakukan cek jantung, namun juga termasuk yang memiliki faktor risiko. Berikut informasi lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung 9 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

10 Fakta Unik tentang Jantung Manusia

Tahukah Anda bahwa banyak serangan jantung terjadi di hari Senin pagi? Simak berbagai fakta jantung lainnya yang mungkin belum Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Angina

DefinisiApa itu angina? Angina adalah nyeri dada atau rasa tidak nyaman yang biasanya disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke jantung. Biasanya penyebab angina adalah disebabkan karena penyempitan atau penyumbatan ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Jantung, Serangan Jantung 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perbedaan mentega dan margarin

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
jantung berdebar sampai badan gemetar

5 Kondisi yang Menyebabkan Jantung Mendadak Berdebar Kencang Sampai Tubuh Gemetar

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit degeneratif

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit