Pernahkan Anda terbangun pada pagi hari dan merasa jantung berdebar kencang? Kondisi ini tentu bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan ketakutan. Yuk, simak apa saja faktor yang dapat membuat Anda bangun tidur dengan jantung berdebar!
Penyebab bangun tidur jantung berdebar
Jantung berdebar alias deg-degan dikenal secara medis sebagai palpitasi. Gejalanya adalah detak jantung yang lebih cepat, kuat, dan tidak beraturan.
Dalam banyak kasus, dada berdebar setelah bangun tidur yang tidak disertai gejala lain adalah kondisi umum yang hanya berlangsung sementara.
Namun, Anda patut waspada jika kondisi ini terjadi berulang kali, disertai gejala tertentu, dan terasa makin buruk dari waktu ke waktu.
Nah, berikut ini adalah beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab jantung berdebar saat bangun tidur.
Jika Anda bangun tidur dengan badan gemetar, keringat dingin, jantung berdebar, dan perasaan yang tidak karuan, mungkin saja hal ini disebabkan oleh stres.
Rasa cemas, panik, takut, bahagia, marah, atau sedih dapat meningkatkan kadar adrenalin dan kortisol dalam tubuh. Kondisi inilah yang akan meningkatkan denyut jantung Anda.
Cobalah mengambil napas dalam-dalam dan mengembuskannya secara perlahan. Lakukan secara berulang sampai Anda bisa merasa lebih rileks.
Mengelola stres merupakan langkah terbaik untuk mencegah kondisi ini. Anda bisa mengupayakannya dengan olahraga rutin dan tidur yang cukup.
Saat Anda bangun tidur dan merasa deg-degan, coba ingat apakah Anda minum minuman berkafein sebelum tidur, misalnya kopi atau minuman berenergi.
Kafein adalah senyawa stimulan yang akan merangsang sistem saraf pusat. Sistem saraf pusat berfungsi sebagai pusat perintah bagi seluruh fungsi tubuh.
Tidak semua orang merasakan efek samping yang satu ini. Umumnya, hal ini terjadi kalau Anda sudah minum kopi atau minuman berenergi secara berlebihan pada hari sebelumnya.

Kehilangan banyak cairan dan tidak cukup minum air sebelum tidur bisa menyebabkan palpitasi jantung. Kondisi ini bisa disertai dengan mulut kering, urine berwarna gelap, dan kram otot.
Dikutip dari Cleveland Clinic, dehidrasi bisa memicu perubahan kadar elektrolit di dalam tubuh. Ketidakseimbangan elektrolit inilah yang membuat detak jantung menjadi tidak normal.
Hasilnya, Anda bisa saja bangun tidur tiba-tiba dengan jantung yang berdebar. Oleh sebab itu, penuhi asupan cairan sebelum tidur untuk menghindari dehidrasi.
Beberapa obat resep, seperti obat asma atau obat tiroid, dapat menyebabkan jantung berdebar sebagai efek sampingnya.
Hal ini terjadi karena efek obat yang mampu memengaruhi proses metabolisme tubuh. Ada pula obat yang bisa menyebabkan perubahan pada sistem konduksi listrik jantung.
Apabila obat-obatan yang biasa Anda konsumsi menimbulkan efek samping berupa bangun tidur dengan jantung berdebar hingga tubuh gemetar, segera beri tahu dokter Anda.
Anemia atau lebih akrab dikenal sebagai penyakit kurang darah disebabkan oleh sel-sel darah merah yang tidak mengandung cukup hemoglobin (Hb).
Hb adalah protein yang membantu sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Jika kekurangan Hb, artinya tubuh tidak memperoleh cukup darah kaya oksigen.
Meski tidak selalu terjadi, pengidap anemia terkadang mengeluhkan jantung berdebar kencang saat bangun tidur.
6. Fungsi jantung abnormal
Bangun tidur deg-degan juga dapat disebabkan karena kondisi medis tertentu, misalnya aritmia.
Aritmia merupakan kelainan jantung yang ditandai dengan detak jantung atau ritme yang tidak normal, entah itu terlalu cepat, terlalu pelan, tidak teratur, ataupun terlalu awal.
Selain aritmia, kerusakan jantung, serangan jantung, dan gagal jantung juga bisa menyebabkan detak jantung cepat ketika bangun tidur.
Sleep apnea adalah masalah tidur yang menyebabkan henti napas sementara selama tidur.
Pernapasan yang berhenti tiba-tiba ini dapat menurunkan kadar oksigen dan memberi tekanan ekstra pada jantung. Akibatnya, muncul gejala seperti jantung berdebar saat bangun tidur.
Beberapa gejala lainnya adalah mendengkur keras, bangun terengah-engah, mulut kering saat bangun tidur, dan merasa lelah keesokan harinya.
Kapan harus periksa ke dokter?

Seperti dijelaskan di atas, kasus jantung berdebar saat bangun tidur biasanya tergolong normal bila hanya berlangsung sementara serta hilang sendiri dalam beberapa waktu.
Namun, Anda perlu waspada jika kondisi ini sering terjadi atau disertai dengan gejala-gejala lain yang menandakan masalah kesehatan serius.
Segera periksakan diri Anda dengan dokter bila Anda mengalami beberapa gejala lain, seperti:
- jantung berdebar terjadi berulang kali atau makin sering,
- detak jantung cepat disertai nyeri dada,
- kesulitan bernapas,
- pusing atau ingin pingsan, serta
- muncul keringat dingin tanpa penyebab yang jelas.
Dengan mengetahui kapan perlu mencari pertolongan medis, Anda bisa mengatasi jantung berdebar dengan tepat dan mencegah komplikasi yang berbahaya.
Langkah ini penting agar penyebabnya dapat ditemukan lebih awal sehingga penanganan bisa diberikan sesuai kondisi kesehatan Anda.
Kesimpulan
- Jantung berdebar setelah bangun tidur mungkin disebabkan oleh stres, konsumsi kafein, dehidrasi, obat-obatan, anemia, gangguan fungsi jantung, atau sleep apnea.
- Kondisi ini umumnya tidak berbahaya bila hanya berlangsung sementara, tetapi menjadi tanda masalah kesehatan serius bila sering terjadi atau disertai gejala lain.
- Segera periksakan diri ke dokter bila jantung berdebar disertai nyeri dada, sesak napas, pusing, atau keringat dingin.