home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengenal Lebih Jauh Seputar Transplantasi Organ

Mengenal Lebih Jauh Seputar Transplantasi Organ

Jika Anda membutuhkan organ baru untuk menggantikan organ di tubuh yang bermasalah, tentu ada perasaan berkecamuk di dalam diri Anda. Berikut adalah hal-hal yang perlu dikketahui tentang transplantasi organ sebagai gambaran jika Anda memerlukan organ baru.

Apa itu transplantasi organ?

Transplantasi organ adalah operasi untuk memindahkan organ yang sehat dari seseorang untuk ditransplantasikan ke orang lain yang organnya bermasalah atau rusak.

Hal ini biasanya dapat menyelamatkan hidup orang yang menerima transplantasi organ.

Prosedur yang biasa dilakukan saat ini termasuk organ ginjal, pankreas, liver, jantung, paru-paru, dan usus halus.

Terkadang, transplantasi “double” juga dijalankan, misalnya ginjal/pankreas atau jantung/paru-paru.

transplantasi jantung adalah

Transplantasi ginjal adalah transplantasi yang paling sering dilakukan saat ini, sedangkan transplantasi usus halus adalah yang paling jarang dilakukan.

Syarat-syarat untuk transplantasi organ berbeda-beda, bergantung pada jenis organ yang akan ditransplantasikan.

Untuk mencari organ yang pas sesuai tubuh pasien, biasanya dilakukan tes golongan darah dan ukuran organ. Selain itu, petugas juga akan memeriksa:

  • seberapa lama Anda sudah terdaftar di waiting list orang-orang yang butuh organ,
  • apakah Anda masuk dalam daftar prioritas,
  • dan seberapa jauh tempat pendonor organ dan orang yang akan menerima organ.

Dari mana saya bisa mendapatkan pendonor organ baru?

Anda bisa memilih apakah ingin pendonor organ dari orang yang masih hidup atau sudah meninggal. Pendonor organ yang masih hidup biasanya adalah keluarga dekat atau teman.

Pendonor yang potensial nantinya akan dites darahnya untuk melihat apakah organ mereka pas dengan penerima organ.

Akan tetapi, bila ternyata hasil tes menunjukkan organ pendonor tidak pas, Anda masih bisa mencari program yang menyediakan perwakilan donor.

Kalau memang kebutuhan mendesak, nama Anda akan berada di daftar teratas untuk diprioritaskan mendapat donor.

Ada juga punya opsi membeli organ. Namun di Indonesia, hal ini dilarang dan diatur di dalam undang-undang Pasal 64 ayat (3) UU 36/2009.

Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum operasi transplantasi organ?

Begitu mendapat kabar bahwa sudah ada kandidat organ yang cocok, mungkin Anda bisa santai dan rileks sedikit sambil menunggu jadwal untuk operasi.

Waktu-waktu sebelum transplantasi ini adalah waktu terbaik untuk Anda untuk mempersiapkan diri Anda secara mental, fisik dan finansial.

operasi penanganan hipospadia

Persiapkan mental Anda

Anda harus mempersiapkan mental Anda ketika akan menghadapi transplantasi organ. Beri tahu segala keluh kesah dan pertanyaan pada dokter.

Dokter akan memberi tahu tentang apa saja kemungkinan yang akan Anda hadapi.

Selain itu, cobalah berbincang dengan orang-orang yang sudah pernah mengalami sendiri bagaimana rasanya transplantasi.

Biasanya, butuh beberapa bulan bagi pasien untuk menerima bahwa ia membutuhkan transplantasi dan menyadari dampaknya dalam perubahan hidupnya.

Setelah melalui transplantasi, kesehatan Anda mungkin tidak akan sama persis seperti dahulu. Namun, Anda tetap harus optimis dalam menjalani hidup.

Perhatikan gaya hidup Anda

Biasanya, orang yang akan menjalani transplantasi organ membutuhkan perubahan gaya hidup, seperti menurunkan berat badan atau berhenti merokok.

Hal ini memang sulit untuk sebagian orang. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa melakukannya sama sekali.

Mintalah bantuan para ahli jika perubahan gaya hidup terasa sulit bagi Anda. Ingatlah bahwa transplantasi organ adalah langkah medis yang Anda butuhkan.

Persiapkan biaya yang dibutuhkan

Apapun jenis organnya, transplantasi merupakan prosedur yang menguras biaya. Jadi, jangan lupa persiapkan diri Anda dari segi keuangan.

Cek ke instansi asuransi Anda apakah mereka juga akan menggantikan biaya operasi transplantasi ini. Anda juga bisa menggunakan BPJS atau KIS yang disediakan oleh pemerintahan Indonesia.

Situs resmi U.S Health Resources and Service Administration menyebutkan bahwa Anda akan membayar biaya sebelum, saat, dan setelah prosedur. Anda tidak perlu membayar organ donor.

Daftar pertanyaan yang bisa Anda tanyakan ke dokter sebelum transplantasi organ

delirium adalah

Sambil mempersiapkan diri secara mental, fisik, dan finansial, Anda pasti punya segudang pertanyaan yang Anda ingin tanyakan.

Pertanyaan yang paling sering salah satunya adalah kapan Anda sudah harus ada di rumah sakit sebelum operasi dimulai.

Jawaban untuk pertanyaan ini bervariasi dan bergantung dengan berbagai macam faktor, termasuk kondisi kesehatan Anda sendiri.

Berikut adalah daftar-daftar pertanyaan yang bisa Anda ajukan ke dokter sebelum transplantasi organ:

  • Apa saja risiko dan keuntungan dari transplantasi organ?
  • Bagaimana cara kerja waiting list untuk transplantasi?
  • Seperti apa tingkat keberhasilan transplantasi organ yang sama dengan saya dan seusia dengan saya?
  • Seberapa panjang waiting list untuk organ yang saya butuhkan?
  • Bagaimana tinggi tingkat keselamatan selama satu tahun di rumah sakit ini untuk tindakan transplantasi organ yang sama dengan saya?
  • Berapa banyak dokter operasi yang dapat melakukan jenis transplantasi yang saya butuhkan?
  • Sampai kapan harus tinggal di rumah sakit setelah operasi transplantasi?
  • Apakah saya langsung bisa bepergian, atau apakah saya perlu tinggal di satu tempat dengan jarak yang ditentukan untuk beberapa saat?
  • Apakah ada tes-tes lain yang perlu saya jalani dan berapa lama?
  • Apa biasanya alasan yang membuat saya harus kembali ke rumah sakit lagi setelah operasi?

Berapa lama jalannya proses operasi transplantasi organ?

Cleveland Clinic menyebutkan bahwa durasi operasi transplantasi bergantung pada organ yang ditransplantasikan dan juga berbagai faktor lain.

Misalnya, Anda mungkin saja menghabiskan waktu di kamar operasi lebih sebentar bila Anda sudah pernah menjalani operasi di organ yang sama atau sudah pernah transplantasi yang sama sebelumnya.

Berikut ini adalah perkiraan rata-rata waktu operasi transplantasi organ.

Akan tetapi, jangan berpatok pada waktu-waktu di atas. Dokter operasi Anda akan memberi tahu Anda perkiraan waktu operasi sesuai kondisi Anda.

Bagaimana pemulihan pasca operasi transplantasi organ?

Dokter dan pasien wanita muslim

Pemulihan usai transplantasi organ bergantung dengan operasi yang Anda jalani dan proses standar dari rumah sakit sendiri.

Begitu operasi selesai, Anda biasanya dipindahkan ke ICU. Anda dapat mulai menerima tamu begitu dokter mengizinkan, biasanya ini lebih cepat daripada yang Anda perkirakan.

Bahkan jika kondisi Anda baik, Anda mulai bisa menerima tamu di hari yang sama dengan hari operasi.

Selama pemulihan, hal yang paling diutamakan adalah membuat Anda dapat bergerak dan aktif kembali.

Biasanya, Anda mulai diminta duduk di kursi sehari atau dua hari setelah operasi. Berapa lama Anda tinggal di rumah sakit juga bervariasi.

Para dokter dan suster akan menilai seberapa baik kondisi Anda sebelum dan sesudah menjalani transplantasi.

Biasanya, berikut ini adalah waktu pemulihan yang dibutuhkan setelah menjalani transplantasi organ.

  • Transplantasi ginjal: sekitar 4-5 hari.
  • Untuk transplantasi ginjal-pankreas sekitar 7-10 hari,
  • dan untuk transplantasi liver 7-10 hari.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Organ Donation and Transplantation: How it works. (2021). Retrieved 12 July 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/11750-organ-donation-and-transplantation

Organ and tissue transplantation – Better Health Channel. (2021). Retrieved 12 July 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/ConditionsAndTreatments/organ-and-tissue-transplantation

The Organ Transplant Process | organdonor.gov. (2021). Retrieved 12 July 2021, from https://www.organdonor.gov/learn/process/transplant-process

Ethics, access and safety in tissue and organ transplantation. (2021). Retrieved 12 July 2021, from https://www.who.int/publications/i/item/9241591390

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Transplantasi Organ. (2021). Retrieved 12 July 2021, from https://persi.or.id/wp-content/uploads/2020/11/pmk382016.pdf

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi Diperbarui 12/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Satya Setiadi
x