home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Orang yang Biasanya Dirawat di ICU Rumah Sakit

4 Orang yang Biasanya Dirawat di ICU Rumah Sakit

Tidak sembarang orang yang bisa dirawat di ICU. Ada beberapa kriteria serta kondisi tertentu yang membuat seseorang harus menjalani perawatan sebagai pasien ruang ICU. Apa saja kriteria tersebut?

Mengapa ICU hanya merawat orang tertentu saja?

gorden rumah sakit

Sesuai dengan namanya, Intensive Care Unit alias ICU hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang membutuhkan perawatan intensif dari dokter. Prosedur yang dilakukan di ICU tentu berbeda dengan UGD dan kamar perawatan biasa.

Alat-alat yang lengkap dan khusus, perawat yang selalu siaga, hingga dokter yang selalu sigap, selalu stand by di ruang ICU. Itu sebabnya, tidak semua pasien rawat inap akan dirawat di ICU. Penyakit-penyakit yang sifatnya ringan dan hanya membutuhkan pengobatan biasa tidak dirawat di sini.

Pasien yang memerlukan ruang ICU adalah mereka yang berada dalam kondisi kritis dan membutuhkan pantauan tenaga medis selama 24 jam.

Kondisi pasien yang biasa dirawat di ruang ICU rumah sakit

Faktanya, kebanyakan dokter sulit memutuskan siapa yang harusnya dirawat di ICU. Namun, sebuah penelitian dari University of Michigan mengungkapkan bahwa hampir 13% pasien yang dirawat di rumah sakit menderita pneumonia. Sebagian besar dari mereka dirawat di ICU.

Namun, sebenarnya banyak dari pasien tersebut yang sebenarnya memiliki risiko gawat darurat (kematian) yang rendah. Kebutuhan mereka akan alat-alat di ICU pun tidak begitu mendesak.

Selain itu, hanya sedikit (sekitar 6%) yang sembuh lebih cepat dbandingkan pasien yang dirawat di ruang rawat biasa.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa pasien yang sebenarnya tidak harus dirawat di ICU, namun ditempatkan di sana.

Jadi, seperti apa kriteria pasien yang seharusnya dirawat di ICU?

1. Pasien yang harus dipantau dengan ketat

cara menggunakan BPJS rawat inap

Pada dasarnya, terdapat beberapa pasien yang membutuhkan perawatan dan pemantauan yang cukup ketat dari tenaga medis. Mulai dari pasien yang baru saja menjalani operasi, kecelakaan, atau mengalami cedera di kepala.

Jika terjadi sesuatu hal yang sangat kritis, ruangan ICU dengan alat dan tenaga medisnya yang selalu siaga dapat bertindak dengan cepat.

Selain itu, beberapa faktor seperti kondisi hemodinamik (sistem aliran darah) pasien, suhu ruangan, ventilasi, hingga nutrisi pun dipantau secara rutin di ICU.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan peluang hidup pasien tersebut.

2. Pasien dengan masalah paru

periksa ke dokter

Selain pasien yang harus dipantau dengan ketat, pasien dengan masalah paru juga sering dirawat di ICU. Misalnya, paru mereka meradang akibat cedera atau infeksi, sehingga membuat mereka sulit untuk bernapas.

Kondisi tersebut terkadang membuat pasien membutuhkan alat ventilator agar mereka mudah bernapas. Oleh peralatan ruang ICU yang lengkap itulah mereka kerap dirawat di sini.

3. Pasien yang memiliki gangguan jantung

mencegah sakit saat menjenguk

Tekanan darah yang tidak stabil dan serangan jantung adalah kondisi yang sering dijumpai di ruang ICU. Oleh karena itu, dibutuhkan observasi yang lengkap untuk mengetahui penyebab dan perawatan yang tepat.

Selain itu, orang yang baru saja menjalani operasi jantung rentan terhadap infeksi penyakit, sehingga memantau mereka di ruangan ICU adalah langkah yang sering diambil.

Masalah ini cukup serius, terutama 24-48 jam awal yang dilalui oleh pasien. Maka itu, ICU sering digunakan untuk merawat pasien dengan masalah jantung.

4. Pasien yang terkena infeksi serius

pasien kanker tidak bisa tidur

Infeksi yang parah dan serius membutuhkan perawatan yang intensif dari dokter. Misalnya, pasien yang menderita infeksi parah, sehingga menimbulkan sepsis, sangat direkomendasikan untuk dirawat di ICU.

Untuk mereka yang mengalami infeksi, prioritas utama dari ICU ini adalah untuk mengobati pasien dengan cepat. Hal ini bertujuan untuk mencegah infeksi menjalar ke organ tubuh yang penting, seperti pernapasan atau sistem saraf pusat.

Sesuai namanya, ICU memang diperuntukkan untuk pasien yang membutuhkan perawatan intensif karena kondisi kesehatannya. Peralatan yang lengkap dan tenaga medis yang selalu siaga dapat membantu pasien mendapatkan perawatan kesehatan yang terbaik demi kesembuhannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Who Needs to be in An ICU? It’s Hard for Doctor to Tell https://ihpi.umich.edu/news/who-needs-be-icu-it%E2%80%99s-hard-doctors-tell accessed June 18, 2019.

4 Types of Patients You Usually Find in Intensive Unit https://www.regencymedicalcentre.com/patients-in-the-intensive-care-unit/ accessed June 18, 2019.

Critical Care https://medlineplus.gov/criticalcare.html accessed June 18, 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 11/05/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x