Berbagai Manfaat Kesehatan Jambu Biji yang Belum Anda Tahu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda mengalami demam berdarah, tidak asing lagi pasti jambu yang dianjurkan untuk Anda. Buah yang banyak ditemukan di Indonesia ini merupakan buah tropis yang lezat dan kaya akan zat gizi lho. Menambahkan buah jambu ke dalam menu makanan Anda sehari-hari merupakan pilihan cerdas untuk menjaga kesehatan. Apa saja manfaatnya?

1. Menjaga kesehatan jantung

Buah jambu biji baik berbentuk jus maupun buah utuh dapat menjaga kesehatan jantung dengan beberapa cara. Banyak peneliti percaya bahwa tingginya antioksidan dan vitamin pada jambu inilah yang melindungi jantung dari kerusakan radikal bebas

Jambu biji  juga dianggap sebagai buah pengikat kolesterol karena mengandung tinggi serat larut air. Serat golongan ini dapat mengikat asam empedu sehingga dapat menurunkan penyerapan lemak dan kolesterol darah. Karena itu, mengonsumsi jambu dapat mencegah penyakit jantung atau meringankan penyakit jantung yang sudah diderita.

Tidak kalah dengan buah pisang yang terkenal sebagai buah berkalium tinggi, kandungan kalium jambu juga sama tingginya. Kehadiran kalium dapat membantu regulasi tekanan darah di dalam tubuh sehingga tekanan darah menjadi stabil.

2. Membantu menurunkan berat badan

Jambu biji termasuk buah yang kaya akan serat. Jambu memberikan efek cepat mengenyangkan perut dan menjaga rasa lapar muncul kembali dalam waktu yang cukup lama. Karena itu, tidak heran jika jambu merupakan buah yang ampuh untuk menurunkan berat badan. Selain itu, jambu juga mengandung sedikit jumlah gula.

3. Buah anti kanker

Tingginya vitamin C dan flavonoid dalam jambu menjadikan buah ini kaya antioksidan. Karakteristik kandungan antioksidannya yang kuat ini dapat menghambat produksi nitrosamins, substansi yang memicu terjadinya kanker.

Vitamin C juga membantu selenium di dalam tubuh untuk menghalangi sel kanker, terutama kanker paru-paru, payudara, dan kanker usus besar.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh

Tingginya kadar vitamin C di dalam jambu biji membuat buah ini mampu membantu meningkatkan kekebalan tubuh dari paparan infeksi. Kadar vitamin jambu ini 4 kali lebih tinggi dari kandungan vitamin C pada jeruk.

Tingginya vitamin C pada jambu biji ini tidak mengherankan jika akhirnya bisa membantu penyembuhan atau mencegah terjadinya beberapa kejadian infeksi dari mulai sariawan, pilek, dan juga batuk.

Vitamin C dari jambu ini akan meningkatkan aktivitas sistem kekebalan tubuh untuk menghambat aktivitas mikroba yang masuk ke dalam tubuh. Sehingga, jambu bisa mencegah terjadinya infeksi maupun mempersingkat durasi terjadinya infeksi.

5. Bermanfaat untuk kesehatan kulit

Tingginya kandungan vitamin dan antioksidan yang ada di dalam buah jambu biji sangat penting untuk menunjang kesehatan kulit. Antioksidan yang tinggi akan melindungi kulit dari kerusakan dari paparan polusi yang menyerang kulit Anda sepanjang beraktivitas. Antioksidan juga akan memperlambat proses penuaan sehingga bisa mencegah datangnya keriput.

Selain itu, salah satu vitamin yang tekandung dalam buah jambu adalah vitamin K. Vitamin ini mampu merawat masalah-masalah kulit seperti iritasi jerawat pada kulit.

6. Sebagai antiseptik dan menjaga sistem pencernaan tubuh

Buah jambu mengandung zat antibakteri terhadap bakteri yang menyebabkan infeksi akut yang menyerang usus seperti bakteri Staphyloccocus.  Selain itu, serat yang terkandung dalam buah jambu juga membantu pergerakan usus dan membersihkan usus secara menyeluruh. Karena kandungan serat ini, jambu sangat membantu mencegah terjadinya sembelit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Meski timbangan menunjukkan berat badan Anda 3 kg lebih ringan, kalau dietnya salah, jangan-jangan jumlah lemak tubuh tidak berkurang sama sekali.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Nutrisi, Hidup Sehat 3 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Sering disebut "obat dewa" karena bisa menyembuhan alergi, gatal-gatal, hingga flu, obat kortikosteroid juga bisa berbahaya jika dipakai berlebihan.

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Seperti Apa Porsi Makan yang Tepat Agar Diet Cepat Berhasil?

Pembagian porsi makan yang tepat ternyata termasuk kunci penting dalam keberhasilan diet. Lalu bagaimana pembagian porsi makan yang tepat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Penyakit Katup Jantung

Penyakit katup jantung terjadi ketika katup pada jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Ketahui lebih lanjut di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diet tinggi serat

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
makan kekenyangan

Perut Begah Akibat Makan Kekenyangan? Ini Cara Cepat Mengatasinya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
potret anak bahagia bebas dari alergi karena orangtua menjaga keseimbangan mikrobiota usus

Apa Peran Keseimbangan Mikrobiota Usus dalam Cegah Alergi Anak?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit