home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengulik Manfaat Jambu Biji Merah untuk Demam Berdarah

Mengulik Manfaat Jambu Biji Merah untuk Demam Berdarah

Ketika Anda atau orang terdekat diserang penyakit demam berdarah dengue (DBD), mungkin banyak yang menyarankan untuk mengonsumsi jambu biji merah. Pasalnya, DBD menyebabkan penurunan jumlah trombosit secara drastis dan buah jambu ini memiliki kandungan aktif yang membantu meningkatkan trombosit. Selain itu, terdapat juga manfaat lain dari jambu biji untuk pengobatan demam berdarah. Simak penjelasannya dalam ulasan berikut ini.

Manfaat jambu biji untuk pasien demam berdarah

DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan dari gigitan nyamuk Aedes aegypti. Infeksi virus dengue akan menyerang sistem peredaran darah, mengakibatkan perdarahan yang ditandai dengan kebocoran kapiler yang ditambal oleh trombosit (keping darah).

Kebocoran ini menyebabkan jumlah trombosit pasien DBD berkurang secara drastis (kurang dari 150.000). Kondisi ini berisiko menyebabkan perdarahan serius yang bisa mengarah pada kerusakan organ hingga kematian.

Jambu biji merah (Psidium guajava) dipercaya dapat membantu mengatasi kondisi perdarahan tersebut. Pasien biasanya mengonsumsi buah yang berkhasiat untuk demam berdarah ini dalam bentuk jus.

Kandungan aktif pada jambu biji merah dapat menambah asupan vitamin dan mineral yang diperlukan untuk melawan infeksi demam berdarah, sekaligus menaikan kadar trombosit.

1. Mempercepat pembentukan trombosit darah baru

Sel darah

Jambu biji merah memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Di dalam tubuh, vitamin C dapat membantu meningkatkan kerja sistem imun dalam menghentikan infeksi virus dengue.

Peningkatan sistem imun juga dapat merangsang pembentukan platelet atau trombosit darah baru. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengembalikan jumlah trombosit yang hilang akibat perdarahan selama fase kritis demam berdarah.

Di samping itu, jambu biji memiliki suatu komponen bioaktif bernama trombinol yang berperan penting dalam pengaturan produksi trombosit. Manfaat jambu biji untuk demam berdarah ini dijelaskan dalam studi rilisan Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine.

Peneliti menyebutkan trombinol dapat meningkatkan fungsi hormon trombopoietin dalam memproduksi platelet atau trombosit.

Cara kerja trombinol yang terkandung dalam jambu biji ini bermanfaat untuk mengatasi kondisi penurunan trombosit darah, termasuk yang disebabkan oleh DBD.

2. Membantu menghentikan pertumbuhan virus

Jambu biji merah juga kaya akan quercetin, yaitu senyawa kimia alami yang bisa ditemukan dalam berbagai jenis buah dan sayur.

Riset yang dipublikasikan Journal of Natural Medicines menjelaskan senyawa aktif dalam jambu biji ini berperan untuk menghambat proses infeksi virus penyebab demam berdarah.

Quercetin dapat menekan pertumbuhan virus dengan merusak materi genetik yang berperan penting dalam kelangsungan hidup virus, yaitu mRNA. Jika virus tidak memiliki mRNA yang cukup, virus tidak dapat berfungsi dengan baik.

Kondisi ini dapat mengakibatkan virus sulit untuk bertahan hidup dan memperbanyak diri. Alhasil, pertambahan jumlah virus penyebab DBD di dalam tubuh dapat ditekan sehingga lebih mudah bagi sistem imun untuk mengalahkan virus.

3. Menyehatkan sistem peredaran darah

Peredaran darah

Selain mengandung zat bioaktif penghambat infeksi, jambu biji juga mengandung berbagai jenis mineral yang bermanfaat untuk sistem peredaran darah.

Pada jambu biji terdapat magnesium, zat besi, fosfor, dan kalsium yang turut berperan dalam pembentukan trombosit dalam darah. Mineral fosfor bahkan memiliki fungsi khusus untuk memperbaiki jaringan-jaringan di sekitar pembuluh darah yang rusak dan mengalami kebocoran.

Dari beberapa penelitian diketahui bahwa jambu biji merah mengandung senyawa aktif yang bermanfaat untuk pengobatan demam berdarah.

Namun, studi yang dilakukan masih dalam tahap penelitian awal yang hanya memperlihatkan potensi dari kandungan jambu biji merah. Hasil penelitian belum menunjukkan bukti yang cukup bahwa jambu biji efektif dalam mengobati demam berdarah.

Cara mengonsumsi jambu biji untuk demam berdarah

Minuman untuk demam berdarah

Walaupun belum pasti efektif, tidak ada salahnya bagi Anda mencoba mengonsumsi jambu biji untuk membantu penyembuhan demam berdarah.

Selama ini, penggunaan jambu biji merah untuk obat alami demam berdarah lebih sering dilakukan dengan mengolah buahnya menjadi jus.

Selain karena kandungan yang bermanfaat lebih banyak terdapat pada buahnya, jus juga menjadi olahan minuman yang tepat untuk pasien DBD. Pasien biasanya mengalami dehidrasi sehingga yang membutuhkan tambahan asupan cairan.

Namun, Anda juga bisa memanfaatkan daun jambu biji merah sebagai obat alami, yaitu dengan merebusnya beberapa helai daunnya. Setelah itu, sari daun jambu biji merah bisa Anda minum secara langsung untuk membantu menaikan trombosit.

Meskipun demikian, bukan berarti upaya pemulihan yang Anda lakukan hanya bergantung dengan konsumsi jambu biji merah. Anda juga perlu mengonsumsi makanan bergizi untuk demam berdarah lainnya guna membangun daya tahan tubuh yang lebih kuat.

Pastikan juga Anda berkonsultasi ke dokter sebelum mengonsumsi jus atau sari jambu biji merah untuk mengetahui risiko efek sampingnya terhadap kesehatan Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Berlian, G., Tandrasasmita, O. and Tjandrawinata, R. (2017). Trombinol, a bioactive fraction of Psidium guajava , stimulates thrombopoietin expression in HepG2 cells. Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, 7(5), pp.437-442. https://doi.org/10.1016/j.apjtb.2016.09.010 

Sonmez, O. and Sonmez, M. (2017). Role of platelets in immune system and inflammation. Porto Biomedical Journal, 2(6), pp.311-314. https://doi.org/10.1016/j.pbj.2017.05.005 

Azeredo, E., Monteiro, R., & de-Oliveira Pinto, L. (2015). Thrombocytopenia in Dengue: Interrelationship between Virus and the Imbalance between Coagulation and Fibrinolysis and Inflammatory Mediators. Mediators Of Inflammation, 2015, 1-16. https://doi.org/10.1155/2015/313842

Hasim, DA., Satyaningtijas, AS., Rosary, F. (2015). Combination of Angkak (Red Yeast Rice), Red Guava (Psidium guajava Linn) Leaf Extract and Red Guava Fruit Juice Increase Thrombocyte in Quinine-Exposed Rats. IOSR Journal of Pharmacy, 01-06. http://www.iosrphr.org/papers/v5i4/A0540106.pdf

Abd Kadir, S. L., Yaakob, H., & Mohamed Zulkifli, R. (2013). Potential anti-dengue medicinal plants: a review. Journal of natural medicines, 67(4), 677–689. https://doi.org/10.1007/s11418-013-0767-y 

NHLBI, NIH. (2021). Thrombocytopenia. Retrieved 21 May 2021, from https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/thrombocytopenia#:~:text=The%20Body%20Destroys%20Its%20Own,cause%20too%20much%20blood%20clotting.

Foto Penulis
Ditulis oleh Fidhia Kemala pada 26/02/2021
x