Pilihan Obat Sakit Kepala yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020
Bagikan sekarang

Sakit kepala bisa dialami siapa saja, termasuk ibu menyusui. Apabila Anda sudah tidak tahan dengan rasa sakitnya, penting untuk mengetahui apa obat sakit kepala yang tepat. Pasalnya, tidak semua obat sakit kepala cocok untuk ibu menyusui dan kemungkinan memiliki risiko efek samping pada bayi. Temukan jawabannya dalam penjelasan berikut ini.

Jenis-jenis obat sakit kepala untuk ibu menyusui

Ada banyak pilihan obat sakit kepala. Namun, ibu menyusui khususnya harus berhati-hati memilih obat sakit kepala yang tepat untuk dikonsumsi. Obat aspirin, misalnya. Meski cukup ampuh mengobati sakit kepala, aspirin tidak disarankan untuk ibu menyusui. Aspirin dapat masuk ke dalam ASI dan mungkin membahayakan bayi. Anda tidak boleh menyusui saat sedang menggunakan obat ini.

Berikut adalah beberapa jenis obat yang bisa Anda pilih demi meredakan rasa sakit di kepala.

1. Paracetamol

Salah satu pilihan obat sakit kepala untuk ibu menyusui yang aman adalah paracetamol. Paracetamol bekerja menghambat produksi prostaglandin, yaitu hormon yang menyebabkan peradangan dan rasa sakit di dalam tubuh.

Paracetamol termasuk ke dalam kelas obat analgesik, yang biasanya digunakan untuk meredakan sakit kepala ringan hingga sedang. Obat ini juga dipercaya bisa bekerja lebih efektif dibanding ibuprofen dalam mengatasi rasa sakit.

Obat ini memiliki berbagai sediaan, yaitu tablet, kapsul, kapsul gel, supositoria, obat cair, dan tablet kunyah. Dosis yang direkomendasikan untuk dewasa adalah 325 miligram (mg) kapsul yang diminum setiap enam jam sekali. Dosis maksimum paracetamol yang boleh digunakan adalah 4000 mg.

Jangan menggunakan obat ini lebih dari 10 tablet dalam kurun waktu 24 jam. Berlebihan mengonsumsi obat sakit kepala kemungkinan bisa menimbulkan rebound headache atau sakit kepala sebagai efek bumerang akibat konsumsi obat pereda rasa sakit terlalu sering.

2. Ibuprofen

Obat lain yang bisa digunakan untuk meredakan sakit kepala saat ibu menyusui adalah ibuprofen. Obat ini termasuk ke dalam kelas non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAID).

Ibuprofen biasanya digunakan untuk meredakan rasa sakit kepala yang tergolong ringan hingga sedang. Ibuprofen juga umum digunakan untuk mengatasi sakit kepala tegang dan migrain.

Ibuprofen bekerja mengobati sakit kepala dengan menghalangi produksi hormon prostaglandin. Prostaglandin adalah hormon yang membantu mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak dan memicu peradangan. Produksi hormon ini meningkat ketika Anda berhadapan dengan penyebab sakit kepala.

Obat sakit kepala ini dianggap aman dan bahkan disebut-sebut sebagai pilihan terbaik untuk ibu menyusui. Dianggap demikian karena zat obat yang masuk ke dalam ASI tidak tidak terlalu banyak dan justru hampir tidak bisa terdeteksi. Selain itu,  obat ini tidak membuat Anda dan bayi mengantuk.

Dosis yang direkomendasikan dari obat ini adalah 200-400 miligram (mg) setiap empat hingga enam jam sekali. Meski begitu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakan obat ini.

3. Naproxen

Selain dua obat sakit kepala yang telah disebutkan sebelumnya, naproxen adalah alternatif lain yang bisa digunakan untuk ibu menyusui.

Sama halnya dengan ibuprofen, naproxen termasuk ke dalam golongan obat NSAID yang bekerja menghentikan produksi prostaglandin si hormon pemicu radang dan nyeri.

Obat ini hanya sedikit terserap ke dalam Air Susu Ibu (ASI) sehingga tergolong aman digunakan. Kemungkinan obat ini dikonsumsi oleh bayi selama menyusu juga amatlah kecil.

Namun, perlu diingat jika obat ini hanya boleh digunakan dalam jangka waktu singkat. Mengapa demikian?

Mengutip MedLine Plus, naproxen memiliki risiko efek samping pada bayi jika digunakan secara rutin oleh ibu yang sedang menyusui. Oleh karenanya, obat ini tidak sebaiknya digunakan sebagai pilihan utama jika hendak mengatasi rasa sakit di kepala.

Naproxen adalah obat bebas. Anda bisa saja membeli naproxen di apotek tanpa resep dari dokter meski dokter juga bisa meresepkan obat ini untuk pasien-pasien tertentu. Obat ini bisa digunakan untuk mengatasi sakit kepala tegang dan migrain.

Pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter dan mencari tahu apa manfaat dan risiko dari penggunaan obat ini untuk Anda.

4. Sumatriptan

Sumatriptan merupakan obat dengan resep yang telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) dan BPOM RI untuk mengobati sakit kepala migrain baik dengan aura atau tidak.

Migrain menyebabkan pembuluh darah yang ada di otak mengembang. Hal ini menyebabkan adanya pelepasan bahan kimia di otak yang dapat menyebabkan peradangan. Obat sakit kepala ini mampu bekerja untuk mengembalikan pembuluh darah kembali ke ukuran normal serta mencegah terjadinya peradangan.

Dosis yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah satu tablet (25 mg, 50 mg, atau 100 mg) dan dikonsumsi ketika migrain datang. Obat ini dikonsumsi hanya boleh sekali untuk mengatasi sakit kepala.

Obat ini adalah obat resep. Anda tidak bisa membeli obat ini di apotek secara bebas tanpa menyertakan resep dari dokter.

Penting untuk ibu menyusui konsultasi ke dokter sebelum minum obat sakit kepala

Keempat pilihan obat di atas tergolong aman dan ampuh untuk meredakan sakit kepala saaat menyusui. Tentunya akan lebih baik untuk Anda juga mengetahui potensi risiko dan manfaat dari masing-masing obat sebelum memutuskan memilih obat sakit kepala mana yang bisa Anda gunakan.

Namun, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi lebih ke dokter sebelum memutuskan minum obat apa pun. Kondisi masing-masing tubuh ibu berbeda-beda. Kondisi seorang ibu menyusui belum tentu sama dengan ibu lainnya. Maka itu, jenis obat dan dosis yang digunakan pun mungkin berbeda-beda.

Saat berkonsultasi ke dokter, beri tahu segala riwayat kondisi kesehatan serta masalah kesehatan yang Anda alami saat ini. Hal ini akan memudahkan dokter untuk menentukan obat sakit kepala yang tepat untuk Anda.

Mana pun obat sakit kepala yang Anda gunakan, ingatlah bahwa efek pereda nyerinya akan bekerja paling baik jika langsung dikonsumsi begitu gejala awal rasa sakitnya datang. Apabila Anda menunggu sampai rasa sakit memburuk, ada kemungkinan obat tidak bekerja optimal.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Memenuhi Asupan Nutrisi Si Kecil dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan

Nutrisi di 1000 hari pertama kehidupan si Kecil dapat menentukan kesehatannya di masa depan. Asupan nutrisi untuk anak harus menjadi prioritas utama Anda.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Ini Cara Menyusui Bayi Prematur Agar Pertumbuhan Optimal

Bayi prematur membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak dari bayi yang lahir secara normal. Sebaiknya Anda mengikuti cara menyusui bayi prematur ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Parenting, Menyusui 06/01/2020

5 Tips Bagi Ibu Menyusui Agar Liburan Tetap Asyik dan Nyaman

Kegiatan menyusui saat liburan adalah suatu tantangan tersendiri. Berikut sejumlah tips yang akan membuat liburan Anda terasa tetap nyaman walau menyusui.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Parenting, Menyusui 30/12/2019

Pilihan Obat Sakit Kepala yang Diperbolehkan untuk Anak

Sakit kepala tidak hanya menyerang orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalaminya. Lalu, apakah obat sakit untuk kepala anak yang tepat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Direkomendasikan untuk Anda

obat sakit kepala sebelah kanan atau kiri

6 Obat yang Ampuh Redakan Sakit Kepala Sebelah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020
ibu menyusui positif coronavirus

Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 21/04/2020
penyebab gejala diare pada ibu menyusuil

Kupas Tuntas Gejala, Penyebab, dan Perawatan Diare Pada Ibu Menyusui

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 10/04/2020
makanan yang harus dihindari ibu menyusui saat bayi diare

4 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 09/04/2020