3 Kiat Ampuh Mengatasi Jari Bengkak Akibat Infeksi Kulit di Sekitar Kuku (Paronikia)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ada banyak hal yang bisa jadi penyebab jari bengkak, mulai dari yang sepele seperti terjepit pintu atau gigitan serangga hingga masalah yang lebih serius seperti paronikia. Paronikia adalah salah satu infeksi kulit yang bisa membuat jari membengkak, meradang, dan terasa nyeri. Lantas, bagaimana cara mengatasi jari bengkak akibat paronikia?

Paronikia adalah infeksi kulit di sekitar kuku

jari bengkak

Paronychia atau paronikia adalah infeksi kulit yang terjadi di sekitar kuku tangan atau kaki. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh bakteri atau jamur yang menumpuk di bawah kulit dan menimbulkan peradangan.

Penyebab lain paronikia adalah kebiasaan menggigit kuku dan memotong kuku kependekan. Terkadang, kebiasaan ini bukan hanya membuat kuku Anda terkikis, tapi juga kulit di sekitarnya. Akibatnya, kulit yang terluka akan lebih mudah terpapar bakteri sampai menimbulkan peradangan di sekitar kuku.

Meski pada awalnya membuat jari bengkak, gejala paronikia yang dibiarkan terus-menerus juga dapat membuat kuku mengeras dan rusak. Bahkan lebih parahnya lagi, kondisi ini bisa menyebabkan kuku copot. Itulah kenapa Anda perlu segera mengatasi jari bengkak akibat paronikia sebelum gejalanya semakin parah.

Cara jitu mengatasi jari bengkak akibat paronikia

merendam kaki

Cara mengatasi jari bengkak akibat paronikia berbeda-beda, tergantung dari seberapa parah gejala yang Anda alami.

1. Rendam air hangat

Jika rasa nyerinya tergolong ringan, coba rendam jari tangan atau kaki yang bengkak ke dalam air hangat. Sensasi hangatnya akan membantu melancarkan aliran darah pada jari sehingga mengurangi peradangan.

Lakukan cara ini setidaknya 3-4 kali sehari selama 20 menit supaya hasilnya maksimal. Jari yang semula membengkak lama-kelamaan akan mengecil dan sembuh sendiri dalam beberapa hari.

2. Antibiotik

Bila nyerinya terasa semakin parah, terlebih infeksi kulitnya berisi nanah, maka meredam jari ke air hangat mungkin tidak akan membantu. Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Dokter biasanya akan meresepkan sejumlah antibiotik, misalnya dikloksasilin atau clindamycin. Antibiotik ini harus diminum secara rutin untuk membunuh bakteri dan mengatasi jari bengkak akibat paronikia.

Bila jari bengkak disebabkan oleh infeksi jamur, maka dokter akan meresepkan krim atau salep jamur seperti clotrimazole atau ketoconazole. Dua jenis salep ini efektif menghentikan pertumbuhan jamur yang menumpuk di bawah kulit sekaligus meredakan nyerinya.

3. Operasi kecil

Pada beberapa kasus, paronikia yang tergolong parah memerlukan operasi kecil. Operasi ini dilakukan untuk mengeluarkan nanah yang tertimbun di bawah kulit supaya infeksinya tidak semakin parah.

Untuk meredakan nyerinya, dokter akan menyuntikkan bius lokal pada jari sebelum mengeluarkan nanah tersebut. Selain mempercepat penyembuhan, operasi ini juga bertujuan untuk menghindari penyebaran infeksi yang semakin meluas.

Cara mencegah infeksi paronikia sebelum semakin parah

menggigit kuku

Anda mungkin sudah membayangkan betapa sakitnya mengalami jari bengkak akibat paronikia. Meski Anda bisa mengatasi jari bengkak hingga tuntas, alangkah lebih baik jika Anda mencegahnya sedini mungkin, ‘kan?

Kunci terpentingnya adalah jaga kebersihan jari tangan dan kaki Anda dengan baik. Semakin bersih kondisi kuku dan jari-jemari Anda, bakteri akan semakin sulit masuk ke dalam kuku dan kulit.

Nah, bagi Anda yang punya kebiasaan menggigit kuku, entah itu disengaja atau tidak, sebaiknya segera hentikan kebiasaan ini. Menggigit kuku sampai melukai kulit di sekitarnya akan membuka jalan bagi bakteri untuk masuk dan menyebabkan infeksi. Memotong kuku terlalu pendek juga bisa memberikan efek yang serupa.

Yang tak kalah penting, hindari paparan berlebihan terhadap air dan lingkungan basah. Sebab, lingkungan yang lembap adalah tempat favorit bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Oleh karena itu, pastikan kuku jari tangan dan kaki Anda tetap kering supaya terhindar dari infeksi bakteri.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
nokturia adalah

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit