7 Kiat Supaya Lebih Cepat Pulih Setelah Operasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setelah operasi pasti banyak wejangan yang dilontarkan oleh dokter, keluarga, atau sanak saudara yang berkunjung agar Anda cepat pulih. Isi wejangannya termasuk hal yang boleh dilakukan dan hal yang tidak boleh dilakukan sesudah Anda operasi. Memangnya apa saja, sih, yang penting dilakukan setelah operasi agar cepat sembuh?

1. Jangan terlalu banyak bergerak

transplantasi organ

Banyak orang yang merasa bahwa dirinya sudah sembuh benar setelah operasi. Lantas mereka pun jadi aktif bergerak dan mulai langsung mencoba melakukan kegiatan sehari-harinya lagi seperti beres-beres rumah, olahraga, ataupun langsung masuk kantor.

Sayangnya, agar cepat pulih Anda disarankan untuk tidak terlalu banyak bergerak. Mengapa? Hal ini bisa menyebabkan cedera pada luka operasi dan menimbulkan komplikasi serius seperti infeksi.

2. Tidur yang cukup

pasien kanker tidak bisa tidur

Tidur yang cukup adalah salah satu cara terbaik agar lekas pulih setelah menjalani operasi. Tubuh yang kelelahan akan jadi lebih sulit memulihkan diri habis operasi. Jika Anda sudah diperbolehkan pulang, disarankan untuk tidur minimal sebanyak tujuh jam setiap malam dan tidur siang sekitar satu jam.

3. Makan makanan yang sehat

meningkatkan nafsu makan

Umumnya setelah operasi dokter akan menyarankan pantangan khusus untuk makan. Anda akan dianjurkan makan makanan yang bisa mempercepat proses penyembuhan.

Cobalah untuk mengonsumsi makanan berprotein yang bisa membantu penyembuhan luka dan regenerasi jaringan pada luka sayat. Anda bisa makan makanan rendah lemak tapi kaya protein seperti daging ayam tanpa kulit, ikan, telur, atau tahu.

4. Hati-hati saat batuk

perut sakit saat batuk

Tahukah Anda bahwa batuk setelah operasi harus dilakukan dengan benar? Ya, ada cara khusus untuk batuk agar sayatan bekas operasi tidak terbuka dan menimbulkan infeksi. Caranya, jika hendak batuk tahan dan tutup bagian yang terdapat luka operasi menggunakan bantal atau tangan, lalu batuk sepelan mungkin.

5. Jangan bolos konsultasi ke dokter

gejala pcos

Banyak orang yang merasa bahwa setelah operasi mereka tidak perlu lagi konsultasi ke dokter karena tidak punya keluhan apa-apa. Ini adalah hal yang salah.

Konsultasi ke dokter di masa pemulihan pasca operasi ini penting untuk memeriksa kemungkinan komplikasi. Dokter juga nanti akan memeriksa adanya masalah atau tidak pada kondisi Anda secara keseluruhan, terutama di bekas luka sayatan operasi. Jadi, patuhi dokter untuk datang konsultasi sesuai jadwal.

6. Rutin minum obat

lupa minum obat diabetes

Penting untuk tetap minum obat yang diberikan dokter setelah Anda dioperasi dan kembali ke rumah, karena obat-obatan bisa membantu tubuh Anda cepat pulih. Biasanya Anda dianjurkan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri.

Anda diperbolehkan untuk minum beberapa obat pereda nyeri hanya ketika Anda merasa sakit. Pasalnya, obat pereda nyeri dapat menyebabkan iritasi lambung dan menyebabkan kantuk. Sebisa mungkin hindari mengemudi saat mengonsumsi obat pereda nyeri yang lebih kuat.

Jika Anda dianjurkan untuk minum antibiotik, pastikan untuk mendapatkan takaran antibiotik yang tepat sesuai arahan dokter. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan infeksi yang dapat terjadi setelah operasi dan resistansi antibiotik.

7. Pastikan tangan selalu bersih

cuci tangan setelah dari toilet

Hampir semua orang merasa gemas atau dengan sengaja penasaran lalu menyentuh luka sayatan bekas operasi. Sebetulnya tidak apa menyentuh, dengan catatan tangan Anda bersih alias sudah cuci tangan. Bila asal menyentuh tanpa cuci tangan, luka sayatan rentan mengalami infeksi dan bisa lebih lama lagi sembuhnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Berlari tidak boleh sembarangan. Ada sejumlah kesalahan saat lari yang patut dihindari supaya waktu berolahraga Anda tak terbuang sia-sia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Olahraga Kardio, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit