7 Penyebab Jari Bengkak yang Harus Anda Waspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah mengalami jari bengkak? Jari bengkak adalah tanda adanya penumpukan cairan atau pembengkakan pada jaringan atau sendi jari. Umumnya jari bengkak dapat disebabkan akibat resistensi cairan secara keseluruhan, seperti saat sindrom pramenstruasi atau kehamilan.

Namun beberapa kasus pembengkakan, terlebih jika disertai rasa nyeri bisa jadi merupakan indikasi gejala penyakit.

Penyebab jari bengkak yang sering terjadi

Berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan jari bengkak:

1. Infeksi

Infeksi pada pergelangan tangan, ataupun jari dapat menyebabkan pembengkakan, yang tergantung pada tingkat keparahan infeksi. Infeksi lebih rentan terjadi ketika kulit jari mengalami kerusakan sehingga memungkinkan mikroorganisme, terutama bakteri, untuk memasuki jaringan di bawahnya. Selain itu, infeksi akan lebih mungkin terjadi apabila tangan yang mengalami luka terus-menerus melakukan kontak dengan berbagai zat dan permukaan (fomites) yang mengandung bakteri.

 2. Dislokasi

Dislokasi jari adalah pergeseran dari satu atau lebih tulang jari akibat cedera sendi. Nah salah satu gejala dari dislokasi jari ini adalah adanya pembengkakan pada jari-jari tangan Anda. Jari-jari yang mengalami dislokasi biasanya akan terlihat tidak normal dan sulit untuk digerakkan.

3. Lymphedema

Lymphedema adalah pembengkakan yang terjadi pada bagian tubuh tertentu seperti lengan atau tungkai atas yang disebabkan akibat terganggungnya aliran balik pembuluh getah bening yang tidak terkuras dengan baik.

Meskipun lymphedema memiliki beberapa penyebab, tanda dan gejalanya hampir sama, seperti: kulit kaku, menurunnya sensitivitas anggota tubuh, dan pembengkakan yang umummya terjadi pada jemari tangan dan kaki begitu juga dengan lengan dan kaki Anda secara terus menurus.  

4. Preeklampsia

Preeklampsia adalah gangguan kehamilan yang umumnya terjadi pada 5 sampai 8 persen dari semua kehamilan, menurut Preeclampsia Foundation. Kondisi ini biasanya muncul saat usia kehamilan memasuki 20 minggu atau lebih bahkan bisa sampai setelah bayi lahir. Salah satu gejala preeklampsia adalah adalah pembangkakan yang terjadi di telapak kaki, pergelangan kaki, wajah, dan tangan.

 Jika tidak diobati dengan cepat, preeklampsia dapat menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal atau hati, stroke, edema paru, kejang dan bahkan kematian pada ibu atau bayi.

5. Edema

Edema adalah penumpukan cairan di bawah kulit yang dapat mempengaruhi kondisi kaki, pergelangan kaki, wajah atau tangan. Kondisi ini memiliki banyak penyebab, termasuk konsumsi natrium yang sangat tinggi, efek samping obat, gagal jantung kongestif, dan penyakit hati atau ginjal. Tidak ada obat yang tersedia untuk edema; Namun, mengkonsumsi diuretik dapat membantu meringankan pembengkakan.

6. Rematik

Jari bengkak bisa jadi disebabkan karena Anda mengalami rematik. Rematik atau bahasa medisnya rheumatoid arthritis adalah penyakit yang menyebabkan radang sendi sehingga mengakibatkan rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi. Rematik disebabkan karena gangguan autoimun. Bagian tubuh yang biasanya terkena adalah bagian tangan, pergelangan tangan, kaki, lutut, dan jari-jari.

7. Penyebab lainnya

Jari bengkak juga bisa disebabkan oleh faktor lain terkait kebiasaan yang Anda lakukan sehari-hari, seperti; terlalu banyak makan garam, efek gigitan serangga, suhu udara, alergi makanan, ruam, efek mengonsumsi obat dan lain sebagainya.

Bagaimana cara mengatasi jari bengkak?

Dalam kasus ringan, jari tangan bengkak memang akan sembuh dengan sendirinya. Untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri lebih cepat, Anda bisa mencoba beberapa pengobatan rumahan seperti mengompres jari dengan air hangat, garam ataupun kunyit.

Namun, jika pembengkakan disertai dengan sakit parah, nyeri, mati rasa, kaku, yang berlangsung lama dan semakin parah, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Pasalnya pada kondisi penyakit tertentu, terlalu lama mengabaikan kondisi jari bengkak bisa menyebabkan komplikasi masalah kesehatan lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Preeklampsia, Komplikasi Kehamilan yang Membahayakan Ibu dan Janin

Preeklampsia atau preeklamsia adalah tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Cari tahu apa obat, penyebab, ciri, gejala, dan cara mengatasinya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

5 Kondisi Penyebab Kematian Ibu Setelah Melahirkan

Melahirkan adalah soal pertaruhan hidup dan mati ibu. Banyak kondisi kritis selama persalinan yang menjadi penyebab ibu meninggal setelah melahirkan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Komplikasi Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Tanda dan Gejala Aktinomikosis, Infeksi Langka Penyebab Rahang Kaku

Aktinomikosis (actinomycosis) adalah infeksi bakteri langka yang dapat membahayakan tulang atau otak jika tidak ditangani dengan baik. Apa gejalanya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Infeksi Bakteri 23 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Waspada Papilledema, Pembengkakan Saraf Mata yang Bisa Sebabkan Kebutaan

Papilledema adalah pembengkakan saraf optik pada mata yang bisa mengakibatkan kehilangan penglihatan secara tiba-tiba. Ini dia pencegahan dan penanganannya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 21 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kaki lemas

Kaki Terasa Lemas Tiba-Tiba? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
eklampsia adalah

Eklampsia, Komplikasi Penyakit Preeklampsia yang Tidak Ditangani

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
otitis eksterna (swimmer's ear)

Otitis Eksterna

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
peredaran darah tidak lancar

10 Gejala Peredaran Darah Tidak Lancar dan Berbagai Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit