Tanpa Penanganan, Sindrom Kaki Gelisah Bisa Sebabkan Gangguan Tidur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mengacu pada National Sleep Foundation, sindrom kaki gelisah adalah gangguan saraf yang ditandai dengan gerakan kaki di luar kendali saat tidur. Dikenal juga sebagai restless legs syndrome (RLS), sindrom kaki gelisah dapat menimbulkan gangguan tidur serta dampak jangka panjang lainnya bagi kesehatan.

Apa faktor yang menyebabkan gangguan ini dan dampak yang mungkin terjadi? Berikut ulasan selengkapnya.

Penyebab sindrom kaki gelisah saat tidur

penyakit gangguan tidur

Penyebab sindrom kaki gelisah (RLS) tidak diketahui secara pasti. Namun, ada gen tertentu yang diduga berkaitan dengan munculnya gangguan saraf ini. Gen tersebut mendominasi gen normal pada tubuh sehingga berdampak pada timbulnya penyakit.

Selain bersifat genetik, RLS juga bisa muncul bersamaan dengan gangguan kesehatan lain. Studi terdahulu menemukan bahwa RLS lebih banyak ditemukan pada penderita anemia, gagal ginjal, kerusakan saraf tepi, serta orang-orang yang kekurangan zat besi.

Gejala sindrom kaki gelisah terkadang memicu gangguan tidur pada ibu hamil, tapi gejala biasanya berkurang pada 4 minggu usai melahirkan. Gangguan tidur ini juga ditemukan pada perokok, orang yang mengonsumsi alkohol dan kafein, serta orang yang meminum obat mual dan antidepresan. 

Penyakit ini memicu berbagai gerakan berulang. Gerakan yang sering ditemukan yakni membengkokkan ibu jari kaki serta menekuk pinggang, lutut, dan pergelangan kaki. Gerakan ini biasanya muncul saat Anda belum mencapai fase tidur yang dalam.

Beberapa penderita RLS juga dapat mengalami gerakan badan tiba-tiba saat tidur atau ketika terbangun. Gejala ini terkadang tidak hanya terjadi pada kaki, tapi juga wajah, lengan, dada, hingga organ intim.

Masalah tidur akibat sindrom kaki gelisah

insomnia tanda hamil muda

Sindrom kaki gelisah sendiri sebenarnya merupakan gangguan tidur, tapi penyakit ini juga bisa menurunkan kualitas tidur sehingga menimbulkan masalah tidur lain.

Berikut adalah beberapa gangguan tidur yang dapat muncul.

1. Insomnia

Gerakan kaki yang berulang sering kali membuat penderita RLS terbangun di tengah malam. Meski Anda telah mencoba tidur, gerakan-gerakan tersebut dan sensasi tidak nyaman yang menyertainya akan muncul kembali sehingga membuat Anda terus-menerus terbangun.

Kondisi ini lambat laun bisa menyebabkan susah tidur, bahkan berujung pada insomnia.

Insomnia berkepanjangan dapat memicu mood swing, mudah marah, depresi, menurunnya sistem kekebalan tubuh, serta masalah kesehatan lainnya.

2. Rasa kantuk berlebih pada siang hari

sering ngantuk sepanjang malam

Sindrom kaki gelisah akan terus mengurangi jam tidur Anda, bahkan bertambah buruk bila Anda mengalami gangguan tidur seperti insomnia. Dampak jangka panjangnya adalah kualitas tidur yang menurun.

Rasa tidak nyaman saat tidur dan jam tidur yang kurang lama-kelamaan membuat Anda sering mengantuk pada siang hari. Akibatnya, Anda menjadi mudah marah dan sulit berkonsentrasi. Risiko mengalami gangguan kecemasan dan depresi pun meningkat.

Sindrom kaki gelisah dapat menimbulkan berbagai dampak jangka panjang, mulai dari gangguan tidur hingga masalah kesehatan lainnya. Risiko ini muncul karena kualitas tidur Anda terus menurun seiring waktu.

Walau demikian, Anda bisa mencoba mengatasi gejala sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome). Cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Serba Serbi Obat Tidur yang Perlu Anda Ketahui (Plus Penyebab Kenapa Susah Tidur)

Anda susah tidur? Mungkin Anda bisa menggunakan obat tidur apotek atau obat tidur alami. Namun sebelumnya, ketahui juga apa saja efek obat tidur pada tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Pola Tidur Sehat, Gangguan Tidur 23 November 2020 . Waktu baca 14 menit

Bolehkah Menggunakan CTM Sebagai Obat Tidur?

Efek samping CTM yang dapat menyebabkan kantuk membuat banyak orang memanfaatkan CTM sebagai obat tidur. Namun, apakah aman digunakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 20 November 2020 . Waktu baca 3 menit

8 Hal yang Membuat Anda Sering Terbangun Tengah Malam

Terkadang kita terbangun di tengah malam meski tak ada bunyi alarm atau hal lainnya. Kondisi itu ternyata dipengaruhi kesehatan fisik atau mental. Apa saja?

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Pola Tidur Sehat, Gangguan Tidur 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Malam Begadang, Bolehkah ‘Balas Dendam’ Bayar Utang Tidur di Siang Hari?

Begadang di malam hari atau insomnia membuat Anda tidak cukup tidur. Lantas, bolehkah membayar utang tidur karena begadang di malam hari dengan tidur siang?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Pola Tidur Sehat, Gangguan Tidur 16 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susah tidur malam meski badan capek

Susah Tidur Malam Meski Tubuh Kelelahan, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
penyebab tidur mangap

Ini Alasannya Kenapa Banyak Orang Tidur Mangap

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
gangguan tidur berat badan

Kenapa Gangguan Cemas Seringkali Berkaitan dengan Gangguan Tidur?

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit