5 Penyakit Utama yang Mempengaruhi Gerakan Tubuh

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Gerakan tubuh kita terjadi karena interaksi kompleks antara otak, saraf, tulang belakang, dan otot-otot. Setiap kerusakan atau tidak berfungsinya interaksi yang kompleks ini akan menyebabkan gangguan gerakan. Berbagai jenis gangguan gerakan tergantung pada lokasi kerusakan. Berikut adalah 3 bagian utama di mana kerusakan dapat terjadi:

  • Kerusakan bagian otak yang mengontrol gerakan dapat menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan otot dan refleks berlebihan.
  • Ganglia basalis. Ini adalah kumpulan sel-sel saraf yang terletak di dasar otak, bagian dalam otak, yang mengontrol koordinasi gerakan. Kerusakan pada daerah ini akan menyebabkan gerakan paksa atau mengurangi gerakan
  • Ini adalah bagian dari otak yang terletak di bagian belakang tengkorak, yang mengatur koordinasi dan aktivitas otot. Kerusakan di daerah ini akan menyebabkan hilangnya aktivitas koordinasi dan otot.

Ada banyak gangguan gerak yang dapat bersifat sementara, seperti cegukan, atau yang lebih permanen, seperti penyakit Parkinson. Berikut adalah gangguan gerak yang paling umum yang harus Anda ketahui:

Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson adalah gangguan neurologis progresif lambat dan degeneratif yang menyebabkan hilangnya kontrol atas gerakan tubuh. Beberapa gejala umum adalah tremor ketika otot sedang beristirahat (resting tremor), peningkatan tonus otot (kekakuan), gerakan lambat, dan kesulitan menjaga keseimbangan (ketidakstabilan postural).

Penyebab utama penyakit Parkinson adalah hilangnya dopamin yang diproduksi sel-sel otak, juga dikenal sebagai substantia nigra. Ini terletak di tengah-tengah otak. Dopamin adalah zat kimia otak yang bertanggung jawab terhadap gerakan otot dan koordinasi. Ketika substantia nigra memburuk, dopamin kurang diproduksi. Ini mengganggu respon sinyal dari otak ke otot Anda.

Penyakit Parkinson bisa membuat frustrasi pasien serta keluarganya. Gerakan tak terduga dan ekstrem dalam kontrol gerakan membuatnya sulit untuk mengatur kegiatan rutinitas sehari-hari. Kegiatan seperti seperti mandi, berpakaian, dan makan bisa jadi sulit dilakukan

Sindrom Tourette

Sindrom Tourette adalah gangguan neurologis yang ditandai dengan gerakan berulang dan atau suara keras, juga dikenal sebagai tic. Gangguan ini paling sering terlihat pada anak-anak antara usia 6 dan 15 tahun. Ini adalah gangguan umum yang mempengaruhi lebih banyak pria daripada wanita.

Sindrom Tourette biasanya dimulai dengan sentakan otot seperti sentakan kepala, konstan berkedip dan meringis. Kemudian gejala dapat berkembang menjadi lebih intens. Ini mungkin termasuk ucapan vokal, memukul, menendang, dan tiba-tiba sesak napas. Ucapan vokal bisa sulit untuk dikontrol dan membuat malu, terutama di depan umum. Karena kebanyakan orang tidak memahami apa itu sindrom Tourette, ucapan vokal saat sindrom ini sedang kumat dapat dianggap sebagai tindakan yang disengaja. Ucapan vokal biasanya berupa mendengus, berteriak, dan menggonggong.

Spastisitas

Spastisitas terjadi ketika ada peningkatan kontraksi otot yang menyebabkan otot-otot Anda menjadi kaku dan tegang. Hal ini dapat mengganggu gerakan, ujaran, dan berjalan. Spastisitas disebabkan oleh kerusakan pada otak atau sumsum tulang belakang yang mengontrol gerakan sukarela. Kerusakan dapat disebabkan oleh kurangnya oksigen ke otak, cedera kepala berat atau penyakit metabolik seperti penyakit Lou Gehrig.

Tremor esensial

Tremor esensial bukan penyakit yang mengancam jiwa, tetapi dapat berdampak negatif terhadap hidup Anda. Tremor esensial adalah gemetar berirama yang tidak terkendali dari bagian tubuh. Paling umum, mempengaruhi tangan, lengan, atau kepala. Kondisi ini disebabkan oleh komunikasi yang abnormal antara daerah-daerah tertentu dari otak dan sering salah didiagnosis sebagai penyakit Parkinson.

Mungkin termasuk gangguan gerak neurologis paling umum, tremor esensial diduga mempengaruhi sebanyak 14.000 orang di seluruh Australia dan Selandia Baru. Sebagian besar, itu adalah gangguan progresif lambat. Mungkin banyak yang tidak mengalami progres, hanya tremor ringan selama sisa hidup mereka.

Tidak seperti tremor yang berhubungan dengan penyakit Parkinson yang tetap hadir bahkan ketika otot tidak aktif, gejala tremor esensial tidak ada atau berkurang selama periode istirahat. Tremor biasanya hilang sepenuhnya saat tidur.

Tremor esensial bisa memalukan dan melemahkan. Beberapa orang mungkin mengalami tremor dalam kaitannya dengan gejala neurologis lain, seperti tidak seimbang saat berjalan.

Dystonia

Dystonia adalah gangguan gerakan neurologis yang ditandai dengan kontraksi otot, biasanya dengan menghasilkan gerakan memutar dan berulang, atau postur serta posisi yang abnormal. Dystonia disebabkan oleh kerusakan ganglia basal. Gerakan-gerakan tak terkendali dapat mempengaruhi lengan, kaki, kelopak mata, dan pita suara. Ini mungkin membuat Anda tiba-tiba diam membeku di tengah-tengah aktivitas.

Dystonia mungkin akibat dari mutasi genetik (dystonia primer) atau gangguan atau karena obat (dystonia sekunder). Beberapa obat yang dapat menyebabkan distonia termasuk obat-obatan antipsikotik.

Jika Anda memiliki tanda-tanda dari gangguan gerakan, Anda harus memberitahukan dokter Anda segera. Penting untuk mendeteksi dini agar mendapat prognosis yang lebih baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Nyeri Otot (Myalgia)

Myalgia adalah rasa nyeri dan sakit yang melibatkan sejumlah kecil atau seluruh otot tubuh, mulai dari ringan sampai amat sangat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Myalgia (Nyeri Otot) 16 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Arthritis

Radang sendi atau arthritis dapat membuat sendi bengkak, kaku, nyeri, atau sulit digerakkan. Ketahui penyebab dan cara mengobatinya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Manfaat Terapi Musik untuk Pasien Penyakit Parkinson

Selain menjalani perawatan medis, pasien parkinson juga menjalani terapi untuk meningkatkan kualitas hidup, terapi musik salah satunya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Parkinson 23 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Tak Semua Gejala Tremor Akibat Parkinson, Ini Cara Mengetahuinya

Meski sama-sama memiliki gejala tangan gemetar, tetapi tremor esensial ternyata berbeda dengan tremor parkinson. Apa saja perbedaannya?

Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Otak dan Saraf 13 Juli 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nyeri atau sakit otot

Polymyositis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 18 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
nyeri sendi

Berbagai jenis Penyakit yang Dapat Menyerang Sendi dan Tendon

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit
penyebab fraktur atau patah tulang

Tak Hanya Cedera, Ini Berbagai Penyebab Patah Tulang yang Mungkin Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 7 November 2020 . Waktu baca 7 menit
gangguan muskuloskeletal

Gangguan Muskuloskeletal (Tulang, Sendi, Otot)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit