Kepala Kliyengan Seperti Terasa Melayang? Mungkin Ini 5 Penyebabnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah tiba-tiba Anda mengalami kepala yang terasa seolah melayang atau ringan? Perasaan melayang di kepala atau dikenal dengan lightheadedness merupakan bagian dari kepala pusing, ada pula yang menyebutnya kliyengan. Kondisi ini bisa membuat seseorang merasa hampir pingsan.

Sebenarnya, apa yang menyebabkan terjadinya kondisi ini? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Penyebab kepala terasa seolah melayang (kliyengan)

Kepala pusing dapat digambarkan dengan berbagai gejala, salah satunya kepala Anda yang terasa seolah melayang. Orang juga menyebutnya dengan kepala yang terasa ringan.

Munculnya sensasi tidak menyenangkan di kepala ini ternyata dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Berikut berbagai penyebab yang umumnya sering menyebabkan kepala terasa ringan.

1. Efek samping penggunaan obat

Setiap obat memiliki efek samping setelah diminum. Contohnya, seperti kepala terasa ringan dan melayang-layang.

Obat yang menimbulkan efek samping tersebut biasanya bekerja dengan menurunkan tekanan darah atau membuat Anda lebih sering buang air kecil (diuretik).

Jika efek samping tersebut membuat Anda tidak nyaman, lakukan konsultasi ke dokter. Minta dokter untuk memberikan obat lain atau menyesuaikan kembali dosisnya.

2. Dehidrasi

Efek samping penggunaan obat diuretik, ternyata tidak jauh berbeda dengan ketika Anda mengalami dehidrasi. Keduanya menandakan tubuh kekurangan cairan sehingga bisa memicu Anda merasa kliyengan.

Dehidrasi dapat terjadi ketika suhu udara terlalu panas dan Anda kurang minum. Bisa juga terjadi ketika Anda demam tinggi dan tubuh terus mengeluarkan keringat.

Tanpa cairan yang mencukupi, volume darah akan menurun. Akibatnya, darah yang mengalir ke otak akan berkurang dan menyebabkan kepala terasa melayang.

Untuk mengatasi kondisi ini, segelas air adalah solusi terbaik. Selain air, cairan tubuh juga bisa didapatkan dari makanan, seperti buah, sayur, dan sup.

Pada kondisi yang kritis, Anda mungkin memerlukan infus sampai kondisi Anda kembali stabil.

3. Tekanan darah menurun sementara

Sistem saraf otonom membantu tubuh untuk mengatur perubahan tekanan darah ketika Anda berdiri.

Seiring bertambahnya usia, sistem ini akan memburuk sehingga menyebabkan penurunan tekanan darah sementara.

Kondisi ini disebut juga dengan hipotensi ortostatik yang dapat menimbulkan kepala kliyengan.

Turunnya tekanan darah sementara ini biasanya bersifat jangka panjang. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena beberapa obat dapat mengurangi gejalanya, seperti fludrocortisone atau midodrine.

Konsultasikan lebih dahulu pada dokter sebelum Anda menggunakan obat ini.

4. Gula darah rendah

Glukosa adalah makanan utama bagi otak. Ketika asupan gula menurun, kadar gula darah akan ikut menurun.

Akibatnya, tubuh termasuk otak akan menggunakan energi sesedikit mungkin. Kondisi ini dapat menyebabkan kepala Anda tiba-tiba terasa seolah melayang.

Makan camilan atau minum jus bisa membantu Anda untuk menormalkan kembali gula darah.

Jika menurunnya gula darah terkait dengan diabetes, Anda harus rutin mengecek gula darah. Jangan lupa, untuk melakukan minum obat diabetes dan cek kesehatan secara rutin.

5. Serangan jantung dan stroke

Pada kasus parah, kliyengan bisa menjadi tanda serangan jantung atau stroke. Biasanya, gejala seperti sesak napas, nyeri dada, atau kelemahan di salah satu sisi tubuh akan menyertai.

Namun pada lansia, kepala yang seolah terasa melayang bisa menjadi gejala serangan jantung atau stroke.

Apalagi jika gejala tersebut sangat sering terjadi. Langkah yang paling tepat untuk mengatasinya adalah segera memeriksakan kesehatan Anda ke dokter.

Haruskah pergi ke dokter?

penyebab sakit kepala dan mata serta pusing

Kepala kliyengan umumnya menyerang orang dewasa dan lansia. Meskipun tidak semua penyebabnya membahayakan jiwa, bukan berarti Anda boleh menyepelekannya.

Seorang asisten dosen bagian Penanganan Kegawatdaruratan di Harvard Medical School, dr. Shamai Grossman, menyatakan, “Jangan abaikan kondisi, sekalipun lightheadedness bukan disebabkan oleh penyebab serius. Ini bisa menyebabkan cedera serius karena terjatuh akibat keseimbangan terganggu.”

Jangan tunda konsultasi ke dokter, jika kepala terasa melayang yang Anda alami dibarengi dengan kondisi berikut:

  • Sakit dada hingga menyebar ke area lengan, leher, dan rahang
  • Mual dan disertai sakit kepala parah
  • Satu sisi tubuh terasa lemah, mati rasa, atau tidak mampu digerakkan
  • Detak jantung menjadi lebih cepat atau tidak teratur

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Subdural Hematoma

Subdural hematoma adalah perdarahan otak yang umumnya terjadi karena adanya trauma pada kepala. Namun, ini bisa juga terjadi secara kronis akibat penuaan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Trombosit 16 November 2020 . Waktu baca 6 menit

4 Penyebab Kepala Anda Pusing Saat Puasa

Kepala pusing saat puasa pasti membuat Anda tidak nyaman. Tapi, apa penyebab kepala senut-senut saat sedang menjalani ibadah puasa? Apakah berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 3 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Saya Merasa Pusing Saat Naik Lift?

Beberapa orang mungkin merasa pusing saat naik lift atau melihat permukaan air yang bergelombang. Namun, apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 10 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Tiba-tiba Mimisan Tanpa Sebab Jelas? Mungkin Anda Sedang Stres

Udara kering atau kebiasaan mengupil terlalu keras bisa membuat hidung mimisan. Namun, tahukah Anda kalau mimisan juga bisa karena stres berkepanjangan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 18 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Labirinitis adalah

Labirinitis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit Meniere adalah

Penyakit Meniere

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
sakit kepala

Sakit Kepala

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 13 menit
atrial flutter adalah

Atrial Flutter

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit