6 Tanda Bahwa Anda Kurang Tidur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidur merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan dan dibutuhkan tubuh. Ketika Anda kurang tidur, tubuh akan mengirim sinyal sebelum kondisi tersebut berdampak terhadap kesehatan tubuh. Anda harus memperhatikan tanda-tanda tubuh Anda kurang tidur.

Tidur sangatlah penting untuk menjaga kondisi tubuh. Setelah tidur tubuh biasanya akan kembali berenergi sebab saat tidur, korteks (bagian otak yang berperan dalam menyimpan memori pikiran, bahasa, dan lain-lain) akan melepaskan diri dari indra dan masuk ke mode pemulihan.  Tidur yang cukup dapat memperbaiki tubuh dan pikiran agar tubuh dapat  melakukan fungsi terbaiknya.

Rata-rata kebutuhan tidur setiap orang setidaknya 7 sampai 8 jam per hari. Namun, sering kali seseorang, mungkin termasuk Anda, mengorbankan waktu tidur untuk menyelesaikan pekerjaan, tugas, atau sekadar bermain ponsel pintar untuk menjelajah di dunia maya. Padahal, menurut sebuah studi, kurang tidur dapat berkaitan dengan terjadinya tekanan psikologis dan risiko penyakit jantung/diabetes tipe 2 yang lebih besar.

Berikut ini beberapa tanda bahwa Anda kurang tidur yang perlu diketahui:

1. Mudah lupa

Tidur tidak hanya dapat mengembalikan energi Anda, namun juga berperan dalam proses belajar. Kurang tidur dapat memengaruhi kemampuan kognitif, termasuk dalam proses belajar, berpikir,  dan memecahkan masalah. Sehingga kurang tidur dapat membuat Anda kesulitan untuk belajar secara efektif. Selain itu, kurang tidur juga dapat membuat Anda sulit mengingat sesuatu yang telah Anda pelajari.

2. Berat badan bertambah

Jika Anda kurang tidur, tubuh Anda akan cenderung memproduksi lebih banyak hormon ghrelin yang berperan dalam menimbulkan rasa lapar dan menghasilkan sedikit hormon leptin yang berperan dalam menimbulkan rasa kenyang.

Selain itu, kurang tidur akan membuat Anda tetap merasa lelah. Saat lelah, Anda tidak memperhatikan apa yang Anda makan ataupun jumlah makanan yang dikonsumsi. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko bertambahnya berat badan.

Kurang tidur tidak hanya membuat Anda terus lapar, namun juga keinginan untuk makan makanan yang tinggi lemak dan karbohidrat. Sebuah studi menunjukkan bahwa seseorang yang tidur kurang dari 6 jam per hari lebih beresiko untuk mengalami obesitas dibandingkan dengan mereka yang tidur lebih dari 6 jam per hari.

3. Lebih mudah sakit

Saat tidur cukup, sistem kekebalan tubuh Anda akan memproduksi sitokin, protein yang membantu melindungi tubuh dari infeksi. Sehingga, kurang tidur dapat memperburuk sistem kekebalan tubuh yang berdampak pada produksi hormon sitokin tersebut. Akibatnya, kurang tidur dapat membuat Anda lebih mudah mengalami sakit.

Sebuah studi menemukan bahwa seseorang yang tidur kurang dari 7 jam per hari memiliki risiko tiga kali lebih besar untuk mengalami demam atau flu dibandingkan dengan mereka yang tidur lebih dari 8 jam per hari.

4. Stres, emosi, dan depresi

Sebuah studi menyebut bahwa kurang tidur membuat seseorang lebih mudah mengalami stres dan emosi menjadi tidak terkendali. Emosi yang tidak terkendali tersebut sering kali akan membuat orang bertindak tanpa berpikir lebih panjang atau melakukan sesuatu yang buruk tanpa bermaksud melakukannya.

Sulit tidur biasanya diakibatkan oleh depresi, sementara kurang tidur juga dapat membuat Anda lebih mudah mengalami depresi. Kedua hal tersebut merupakan hal yang saling berkaitan.

5. Kulit terlihat kusam atau berjerawat

Tidur cukup dapat membuat kulit melakukan regenerasi yang optimal. Sehingga kurang tidur dapat memberikan dampak pada kesehatan kulit Anda, yaitu :

  • Meningkatan produksi hormon kortisol. Hormon kortisol dalam jumlah yang banyak tersebut dapat memecahkan kolagen, protein yang berperan dalam menjaga kelembutan dan keelastisitasan kulit Anda. Akibatnya, kulit Anda akan lebih mudah keriput dan terlihat lebih tua.
  • Mengurangi produksi hormon pertumbuhan yang berperan dalam proses pertumbuhan dan meningkatkan massa otot, ketebalan kulit, dan menguatkan tulang.
  • Mengganggu keseimbangan hormon dan meningkatkan kadar estrogen pada tubuh. Sehingga dapat memicu pertumbuhan jerawat pada kulit.
  • Membuat mata Anda terlihat lelah dan meningkatkan risiko timbulnya garis-garis halus pada kulit, kulit menjadi tindak kencang, dan lingkaran hitam pada bawah mata Anda atau sering disebut dengan mata panda.

6. Gangguan pada mata

Tanpa disadari, tanda Anda kurang tidur adalah gangguan terhadap kesehatan mata Anda. Mata merah, mata lelah, mata menjadi lebih sulit untuk fokus, dan berpotensi mengalami penglihatan ganda salah satu ciri Anda kurang tidur.  

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Pernah merasakan tidak bisa kentut? Tentu rasanya sangat mengganggu dan membuat perut terasa sakit. Tenang, atasi masalah susah kentut dengan cara alami ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Ragam Makanan dengan Kandungan Bakteri yang Baik untuk Usus

Tubuh kita membutuhkan bakteri dalam usus untuk menjaga fungsinya. Cari tahu makanan yang baik untuk usus dalam artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Pencernaan 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Panduan Memotong Kuku dengan Benar

Salah cara memotong kuku sering memicu cantengan dan infeksi jamur kuku. Bagaimana cara gunting kuku yang aman? Ikuti panduan ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
tidak enak badan

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makan makanan yang sama

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit