home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

11 Bahaya yang Mungkin Anda Alami Jika Tidur Terlalu Lama

11 Bahaya yang Mungkin Anda Alami Jika Tidur Terlalu Lama

Anda mungkin termasuk satu dari sekian banyak orang yang begitu menikmati waktu tidur. Lagipula, siapa yang tidak suka tidur? Berbaring di atas tempat tidur yang nyaman sepanjang hari rasanya seolah impian bagi banyak orang, daripada harus stres bekerja atau melakukan aktivitas lain yang melelahkan. Namun, jika mengikuti hawa nafsu dan ingin tidur terus, kondisi ini bisa menyebabkan bahaya khususnya bagi kesehatan fisik dan mental. Lalu, apa saja bahaya tidur terlalu lama? Simak penjelasan berikut ini.

11 bahaya tidur terlalu lama

Secara umum, tidur adalah cara terbaik untuk memulihkan kondisi tubuh agar kembali sehat dan bugar. Namun, bukan berarti Anda boleh tidur seharian tanpa melakukan aktivitas yang lain. Sama halnya dengan kurang tidur, tidur berlebihan juga tak baik untuk kesehatan. Oleh sebab itu, hal yang terbaik adalah tidur cukup sesuai porsi.

Tidur terlalu lama bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan, di antaranya:

1. Mengalami diabetes

Salah satu bahaya yang mungkin Anda alami saat tidur terlalu lama adalah mengalami diabetes. Kondisi ini bisa terjadi baik saat Anda kurang tidur maupun terlalu lama tidur. Oleh sebab itu, penting sekali untuk mengatur siklus tidur Anda.

Ya, siklus tidur memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kemampuan tubuh untuk memproses glukosa dalam tubuh. Saat Anda tidak bisa mengatur pola dan siklus tidur, proses tersebut akan terganggu. Alhasil, kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko Anda mengalami diabetes.

2. Mengalami obesitas

Terlalu banyak tidur ternyata juga bisa menimbulkan bahaya terhadap berat badan Anda. Pasalnya, kebiasaan tak sehat ini juga berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan hingga obesitas. Secara logika, saat terlalu banyak tidur, tubuh menjadi jarang bergerak apalagi berolahraga.

Hal tersebut menyebabkan risiko mengalami obesitas semakin meningkat. Bahkan, meski masih rutin berolahraga, Anda masih tetap rentan mengalami kenaikan berat badan jika terlalu banyak tidur. Menurut para ahli, ada penyebab lain yang mungkin bisa memicu hal tersebut terjadi.

3. Mengalami sakit kepala

Pernahkah Anda tidur lebih dari 12 jam lamanya? Hal tersebut bisa menyebabkan otak seolah berembun dan timbul sakit kepala. Ya, kondisi ini bisa menjadi salah satu bahaya yang mungkin Anda alami jika tidur terlalu lama.

Pada saat Anda tidur, tubuh Anda tidak mendapatkan cairan hingga 12 jam lebih. Itu sebabnya, Anda bisa saja mengalami dehidrasi selama tidur dan bangun dalam kondisi kepala terasa sakit akibat kekurangan cairan.

4. Menyebabkan rasa sakit pada sekujur tubuh

Salah satu bahaya yang mungkin Anda alami saat tidur terlalu lama adalah sekujur tubuh yang terasa sakit. Kondisi ini bisa saja terjadi karena saat tidur Anda tidak melakukan banyak gerakan.

Namun, hal tersebut bisa juga terjadi jika Anda tidur pada kasur yang tidak nyaman. Bayangkan jika Anda harus tidur belasan jam pada kasur yang tidak empuk dan tidak dapat menopang tubuh dengan baik. Tentu nyeri tulang dan otot akan terasa di sekujur tubuh.

5. Penyakit jantung

Salah satu penyakit yang sering dikaitkan dengan kebiasaan atau pola hidup yang tak sehat adalah penyakit jantung. Nah, kondisi ini ternyata juga bisa menjadi salah satu bahaya yang mungkin Anda alami akibat tidur terlalu lama.

Hal ini bisa akan semakin rentan Anda alami jika terdapat anggota keluarga yang memiliki riwayat kesehatan yang berkaitan dengan penyakit jantung. Oleh sebab itu, pastikan untuk tidur dan bangun tepat waktu setiap hari agar tidak tidur secara berlebihan.

6. Stroke

Selain penyakit jantung, stroke juga merupakan salah satu bahaya yang mungkin Anda alami jika tidur terlalu lama. Bahkan, kurang tidur juga bisa menyebabkan Anda mengalami kondisi ini. Hal ini juga telah dibuktikan oleh sebuah penelitian pada tahun 2017.

Menurut penelitian tersebut, durasi tidur sangat berpengaruh terhadap risiko stroke. Oleh sebab itu, baik kurang tidur maupun tidur secara berlebihan sama-sama meningkatkan kesempatan Anda mengalami salah satu penyakit mematikan ini.

7. Mengganggu kesuburan

Baik pada wanita maupun pria, terlalu banyak tidur dapat mengganggu kesuburan. Hal ini tentu menjadi salah satu bahaya tidur terlalu lama yang mungkin Anda alami. Sama halnya dengan kurang tidur, kondisi ini juga dapat memengaruhi kadar hormon dalam tubuh.

Sementara itu, kadar hormon sangat berkaitan erat dengan kesuburan. Oleh sebab itu, jika Anda tidak ingin kesuburan terganggu, lebih baik terapkan kebiasaan tidur yang sehat dan jangan tidur secara berlebihan.

8. Menyebabkan kematian

Anda mungkin menilai bahwa bahaya dari tidur dalam kurun waktu lama ini terlalu berlebihan. Padahal, risiko ini sebaiknya tidak Anda abaikan, karena hal ini mungkin saja terjadi. Meski begitu, kondisi ini masih belum dapat terbukti secara medis.

Apalagi, biasanya orang yang tidur terlalu lama juga telah mengalami kondisi kesehatan tertentu sehingga terpaksa harus tinggal di tempat tidur hingga bertahun-tahun lamanya. Ini artinya, bisa saja kematian yang terjadi bukan karena tidur terlalu lama, melainkan penyakit yang sedang pasien derita.

9. Mengalami depresi

Ternyata, orang yang tidur terlalu lama bisa mengalami masalah pada kesehatan mentalnya. Ya, ternyata salah satu bahaya tidur terlalu lama adalah gangguan pada kesehatan mental, salah satunya depresi. Namun, kondisi ini masih cukup membingungkan bagi para ahli.

Pasalnya, para ahli masih belum bisa menentukan apakah kebiasaan tidur terlalu lama ini terjadi akibat depresi, atau sebaliknya? Yang jelas, kedua hal ini saling terkait. Ini tandanya, jika Anda tidur terlalu lama, kemungkinan mengalami depresi pun akan semakin besar.

10. Mengalami gangguan kecemasan

Orang yang memiliki gangguan kecemasan memang memiliki kecenderungan untuk tidur terlalu sebentar atau justru terlalu lama. Ada yang merasa kecemasan yang dialaminya membuat semakin susah tidur. Akan tetapi, ada pula yang justru merasa cemas hingga tidur terlalu lama sebagai cara lari dari kenyataan.

Meski begitu, saat bangun dari tidur, kondisi tersebut justru memperparah gangguan kecemasan yang dialaminya. Hal tersebut menyebabkan efek yang diharapkan dari tidur terlalu lama juga tak dirasakannya.

11. Mengalami perubahan dalam mengingat

Ternyata, bahaya dari tidur terlalu lama juga dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan Anda dalam berpikir. Padahal, tidur yang baik justru dapat memperkuat kemampuan Anda dalam mengingat. Sayang, jika Anda memiliki pola tidur yang berantakan, efek yang diberikan justru sebaliknya.

Tidur berlebihan atau terlalu lama akan memperlambat fungsi sel otak, sehingga memperlihatkan tanda-tanda kepikunan. Tentu saja Anda tidak ingin mengalaminya saat masih berusia produktif, bukan?

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Is Too Much Sleep (Oversleep) Bad? – The Effects, Cause, and Prevention. Retrieved 13 April 2021, from https://www.sleepadvisor.org/why-do-i-sleep-so-much/

Oversleeping: Bad For Your Health? Retrieved 13 April 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/oversleeping-bad-for-your-health

Are you tired from… too much sleep? Retrieved 13 April 2021, from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/are-you-tired-from-too-much-sleep

Is It Possible to Get too much sleep? Retrieved 13 April 2021, from https://www.sleep.org/is-it-possible-to-get-too-much-sleep/

Phua, C. S., Jayaram, L., & Wijeratne, T. (2017). Relationship between Sleep Duration and Risk Factors for Stroke. Frontiers in neurology8, 392. https://doi.org/10.3389/fneur.2017.00392

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal diperbarui 16/01/2017
x