10 Ciri Anda Berisiko Stroke di Kemudian Hari

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Dapatkah kita mengetahui bila kita berisiko stroke? Walau tidak ada cara pasti untuk mengetahui bahwa Anda akan mengalami stroke atau tidak di sepanjang hidup Anda, ada beberapa tanda bahwa Anda berisiko tinggi terkena stroke. Kabar baiknya adalah Anda bisa melakukan sesuatu terkait tanda-tanda ini sehingga Anda secara signifikan bisa menurunkan risiko stroke Anda.

Tekanan darah yang tidak terkontrol

Bila Anda secara konsisten memiliki tekanan darah tinggi atau bila Anda mencoba menghindar untuk mencari tahu tekanan darah Anda, hal itu merupakan berita buruk.

Kabar baiknya adalah tekanan darah bisa ditangani dengan obat-obatan, diet dan penyesuaian gaya hidup seperti mengurangi stres dan tidak merokok. Pastikan Anda mengunjungi dokter untuk mencari tahu tekanan darah Anda, dan di bawah pengawasan dokter, mulailah lakukan perubahan jika diperlukan.

Gula darah tinggi

Gula darah tak menentu, secara kronis bisa meningkatkan gula darah atau diabetes tidak terkontrol bisa merusak pembuluh darah, meningkatkan risiko Anda terhadap stroke. Pastikan memeriksakan diri secara teratur ke dokter sehingga Anda mendapatkan skrining diabetes dan pengobatan yang tepat melalui diet atau obat-obatan, sesuai kebutuhan.

Merokok

Merokok adalah kebiasaan yang sulit dihilangkan. Ini merupakan salah satu tanda paling signifikan bahwa Anda berisiko stroke. Kabar baiknya adalah, meskipun bahaya rokok berdampak pada risiko stroke, efek ini hebatnya dapat menurun setelah Anda berhenti merokok.

Gaya hidup pasif

Olahraga mudah diabaikan. Meski sebenarnya mudah dilakukan, banyak orang malas memulai.

Namun, tidak peduli situasi kesehatan Anda, apakah Anda sehat atau sudah mengalami stroke serius, selalu ada olahraga yang aman dan mudah dilakukan untuk menjaga Anda tetap sehat selama menurunkan risiko stroke Anda.

Kadar kolesterol tinggi

Tingkat optimal diperkirakan di bawah 150 mg/dL untuk trigliserida, di bawah 100 mg/dL untuk LDL, di atas 50 mg/dL untuk HDL dan di bawah 200 mg/dL untuk kolesterol total. Rekomendasi baru menyatakan bahwa diet kolesterol bukanlah penyebab kolesterol darah tinggi, tetapi sebaliknya bahwa lemak makanan dan faktor genetik yang menyebabkan kolesterol tinggi. Ini adalah perbedaan tipis yang benar-benar berarti banyak terkait diet.

Stres

Stres adalah kontributor utama terhadap hipertensi, penyakit jantung, serebrovaskular dan diabetes, di mana semuanya menyebabkan stroke. Mengendalikan stres dan gaya hidup yang santai serta tenang bisa secara signifikan menurunkan risiko stroke.

Stres yang tersembunyi

Beberapa orang stres karena memiliki beban dalam menyembunyikan sesuatu, hidup dengan amarah, terus mencoba untuk mengesankan seseorang yang sulit merasa puas atau tanpa henti mengejar pengakuan. Mengatasi stres yang tidak terlihat sama pentingnya dengan mengatasi stres yang nyata.

Melewatkan dosis obat-obatan

Kebanyakan faktor risiko stroke bisa ditangani. Namun, membutuhkan penggunaan obat yang teratur, mengisi ulang resep dan melakukan pemeriksaan rutin jika perlu penyesuaian dosis. Jagalah kesehatan Anda, bahkan jika terasa sedikit sulit.

Penyakit jantung

Jika Anda sesak napas ketika Anda berjalan atau jika Anda mengalami nyeri dada, maka Anda berisiko besar terhadap stroke atau serangan jantung. Jangan menunda mendapatkan perhatian medis jika Anda pernah mengalami nyeri dada.

Mengabaikan mini-stroke

Kebanyakan orang tidak akan mengenali mini-stroke. Jika Anda memiliki salah satu dari tanda-tanda atau gejala mini-stroke, Anda perlu mendapatkan perhatian medis segera, karena ini adalah tanda peringatan paling penting bahwa Anda berada pada risiko stroke.

Apa yang harus saya ingat?

10 tanda-tanda teratas bahwa Anda berisiko stroke adalah serius dan tidak boleh dianggap enteng. Pastikan Anda mendapatkan tindakan pencegahan stroke yang tepat untuk diri sendiri atau untuk seseorang yang Anda sayangi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Lebih Baik Kompres Dingin atau Hangat untuk Menurunkan Demam?

Mana yang lebih baik untuk menurunkan demam: kompres dingin atau hangat? Simak masing-masing penjelasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 10 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Daftar Pantangan Makanan untuk Penderita Stroke

Penting bagi Anda untuk mematuhi berbagai pantangan makanan penderita stroke agar penyakit ini tidak kambuh lagi. Yuk, simak daftarnya di sini!

Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 10 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Apa yang Terjadi pada Pasien Setelah Stroke Berlalu?

Setelah kondisi stroke, terdapat beberapa dampak yang mungkin muncul pada tubuh. Berikut adalah hal yang dapat terjadi pasca stroke.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

7 Cara Jitu Mencegah Terjadinya Stroke, Apa Saja yang Bisa Dilakukan?

Stroke merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Oleh sebab itu, sebelum terlambat, lebih baik lakukan pencegahan stroke sejak dini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 7 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

oral thrush

Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta, dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
sindrom pura-pura sakit

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
komplikasi stroke

13 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Stroke, Apa Saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
wajah tidak simetris

8 Sebab Mengapa Seseorang Memiliki Wajah yang Tidak Simetris

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit