Anak Senang Makan, Tapi Berat Badan Tidak Naik. Mungkinkah Gejala TB?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tuberkulosis atau TB merupakan salah satu penyakit infeksi kronis yang paling banyak terjadi di Indonesia. TB pada anak umumnya dapat terlihat dengan penurunan berat badan anak yang drastis. Penurunan berat badan ini diawali dengan menurunnya nafsu makan anak. Itu merupakan gejala umum yang dapat dilihat pada anak. Namun, untuk beberapa kasus tidak seperti itu. Anak masih bisa makan dengan porsi normal tapi berat badannya tidak naik, ada kemungkinan juga memiliki TB. Oleh karena itu, orang tua tetap harus waspada TB pada anak.

Pengaruh nafsu makan terhadap gejala TB pada anak

Gejala TB pada anak yang pertama kali dikenali oleh orang tua adalah pertumbuhan anak yang terhambat, sehingga tubuhnya jadi lebih kecil dari anak-anak sebayanya. Anak terlihat kurus dan nafsu makan berkurang.

Akan tetapi, tidak semua gejala yang terlihat seperti itu. TB pada anak juga tetap bisa terjadi jika anak tetap mau makan seperti biasanya, tapi berat badan tidak mengalami kenaikan atau justru menurun.

Kondisi ini memang jarang terjadi, namun orang tua tetap harus waspada. Mengenali gejala TB pada anak dapat membantu Anda untuk mengatasi penyakit ini lebih cepat.

Bagaimana bisa berat badan anak tetap atau turun padahal masih mau makan pada infeksi TB?

Pada dasarnya, kebutuhan kalori tubuh akan juga meningkat, jika seseorang memiliki penyakit kronis, seperti TB. Oleh karena itu, beberapa anak tetap memiliki nafsu makan yang normal, untuk memenuhi kebutuhan kalori tersebut. Hal ini memang bertolak belakang dengan gejala yang umum TB pada anak.

Namun di sisi lain, kebutuhan kalori ini tidak akan terpenuhi karena anak dan orangtua tidak menyadari bahwa sebenarnya asupan kalori yang biasanya anak dapat sehari-hari sudah tidak cukup untuk menutupi kebutuhan kalori yang seharusnya.

Infeksi pada tubuh membuat anak Anda membutuhkan asupan kalori lebih dari biasanya sehingga anak harus meningkatkan asupan nutrisinya. Tingginya kebutuhan kalori ini merupakan cara tubuh mendapatkan energi tambahan yang digunakan untuk menyerang infeksi. Kebutuhan kalori ini juga digunakan untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Selain itu, nutrisi makanan yang dimakan oleh anak tidak digunakan dengan baik karena digunakan tubuh untuk menyerang infeksi yang dimilikinya. Sehingga berat badan anak tidak mengalami peningkatan meskipun nafsu makan anak cenderung normal.

Beberapa orangtua tidak menyadari hal ini, sehingga asupan makanan anak tidak ditambah lagi. Anak pun tetap kurus dan TB tetap ada di tubuh anak Anda tanpa Anda sadari. Jika anak Anda tidak mengalami kenaikan berat badan dalam waktu lama, segera periksakan keluhan ini ke dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

perkembangan bayi usia 47 minggu

Gejala lainnya TB pada anak

Selain berat badan yang tidak naik-naik atau pertumbuhan yang terhambat, orangtua wajib memerhatikan beberapa gejala tuberkulosis lainnya. Apa saja gejala dan ciri-cirinya? Berikut ulasan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2013.

  • Demam yang tidak kunjung sembuh selama lebih dari dua minggu, meskipun demamnya tidak terlalu tinggi
  • Berkali-kali kena demam dalam kurun waktu beberapa minggu (panasnya naik-turun)
  • Batuk yang tidak kunjung sembuh atau malah tambah parah selama lebih dari tiga minggu
  • Berat badan turun atau tidak naik selama dua bulan atau lebih
  • Anak terlihat lemas, tidak bertenaga, dan tidak seaktif biasanya
  • Pembengkakan kelenjar getah bening (biasanya terlihat dari adanya benjolan di sekitar leher atau bawah rahang anak)
  • Tinggal di wilayah persebaran tuberkulosis atau berdekatan dengan orang yang baru saja terinfeksi dengan tuberkulosis

Bila anak menunjukkan ciri-ciri di atas, segera bawa anak untuk periksa ke dokter atau ke rumah sakit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berapa Asupan Karbohidrat untuk Menambah Berat Badan?

Selain protein dan lemak, peningkatan asupan karbohidrat itu perlu untuk membantu menambah berat badan. Namun, berapa jumlah idealnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Tips Berat Badan Turun 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Kartu Menuju Sehat (KMS), Manfaat dan Cara Membacanya

Kartu Menuju Sehat (KMS) sudah digunakan di Indonesia sejak tahun 1970-an sebagai alat untuk memantau tumbuh kembang anak. Bagaimana cara membacanya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 25 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

3 Jenis Nutrisi untuk Menambah Berat Badan Dengan Cepat

Menambah berat badan tak hanya asal makan yang banyak, tapi perhatikan juga nutrisi dari makanan yang Anda makan. Lalu apa saja nutrisi yang diperlukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Tips Berat Badan Turun 20 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Demam Anak Tidak Sembuh-Sembuh Meski Sudah Minum Obat, Harus Bagaimana?

Demam anak umumnya mudah ditangani dengan obat penurun panas. Tapi jika demamnya tidak kunjung sembuh setelah minum obat, bahayakah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gejala Umum pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membuat susu formula yang benar

Begini Cara Tepat Membuat Susu Formula untuk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
berapa banyak susu formula untuk bayi

Berapa Banyak Susu Formula yang Diperlukan Bayi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit