Apa itu Infeksi Saluran Kencing?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu infeksi saluran kencing?

Infeksi saluran kencing atau ISK terjadi ketika ada bakteri pada organ saluran kencing. Bakteri penyebab infeksi saluran kencing dapat memengaruhi ginjal, kandung kemih, dan tabung yang mengalir di antara mereka.

Saluran kemih atau kencing dapat dibagi menjadi dua, ada saluran kemih bagian atas dan saluran kemih bagian bawah. Saluran kemih bagian atas terdiri dari ginjal dan ureter, dan saluran kemih bagian bawah terdiri dari kandung kemih dan uretra.

Seberapa umumkah infeksi saluran kencing?

Infeksi saluran kencing ini bisa terjadi pada semua orang tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Namun wanita lebih sering terkena dibanding laki-laki, karena wanita memiliki uretra yang lebih pendek sehingga wanita lebih rentan infeksi.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala urinary tract infection?

Gejala urinary tract infection yang paling umum yaitu sering buang air kecil (anyang-anyangan), nyeri saat kencing, urin keruh atau berbau, nanah atau darah dalam urin. Pasien, khususnya wanita akan merasa nyeri pada pubis. Dan juga, tergantung dari organ yang terinfeksi, gejala yang muncul dapat berbeda:

  • Jika infeksi pada ginjal, pasien dapat demam, mual, dan muntah atau menggigil atau nyeri punggung.
  • Jika infeksi pada kandung kemih, pasien akan merasakan tekanan pada pelvis depan (perut bawah), sering buang air kecil, dan kencing berdarah
  • Jika infeksi pada uretra, pasien akan merasakan nyeri saat kencing dan keluarnya cairan dari uretra

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami gejala di atas, khususnya saat buang air kecil, Anda harus pergi ke dokter. Hubungi dokter Anda jika Anda tetap demam dalam 48 jam setelah konsumsi antibiotik atau gejala muncul kembali setelah konsumsi obat.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab infeksi saluran kencing?

Penyebab paling sering infeksi saluran kencing yaitu bakteri Escherichia coli (E.coli) yang ditemukan pada usus, walaupun penyakit ini juga dapat disebabkan oleh bakteri jenis lain.

Saat E. coli terdapat pada  kulit atau dekat anus, bakteri ini dapat masuk ke saluran kencing dan berpindah ke tempat lain. Pada wanita, karena saluran kencing dan anus terletak berdekatan, risiko infeksi ini menjadi lebih tinggi.

Bakteri juga mampu memasuki saluran kencing melalui kateter yang digunakan pada terapi medis. Selain itu, hubungan seksual juga dapat menyebabkan cystitis. Anda bisa terkena meskipun Anda tidak aktif berhubungan seksual. Infeksi saluran kencing juga dapat disebabkan oleh infeksi dari area lain ke ginjal.

Infeksi pada saluran kencing ini umumnya tidak menular, namun berhubungan seksual saat Anda sedang terinfeksi dapat menyebabkan nyeri dan Anda harus menghindarinya.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk infeksi saluran kencing?

Ada banyak faktor risiko untuk infeksi saluran kencing, yaitu :

1. Jenis kelamin

Wanita lebih rentan terkena infeksi ini karena uretra wanita lebih pendek dibanding laki-laki, sehingga jalur bakteri menuju kandung kemih lebih pendek yang membuat wanita lebih mudah terkena penyakit ini dibanding laki-laki.

2. Melakukan hubungan seksual yang tidak aman

Melakukan hubungan seksual dengan tidak pakai kondom bisa menyebabkan wanita atau bahkan pria terkena infeksi saluran kemih. Pasalnya, bakteri penyebab ISK bisa berada di kulit kelaminn dan menyebar atau berpindah saat berhubungan seksual.

3. Penggunaan kontrasepsi

Wanita yang menggunakan alat pencegah kehamilan seperti spremisida berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini.

4. Menopause

Setelah menopause, penurunan kadar estrogen menyebabkan perubahan tubuh dalam berkemih, sehingga lebih rentan terhadap infeksi.

5. Saluran kencing yang tidak normal

Bayi yang terlahir dengan malformasi (pertumbuhan arteri dan vena yang tidak normal) saluran kencing, umumnya tidak dapat mengeluarkan kencing dengan normal. Selain itu, malformasi saluran kencing juga dapat menyebabkan seseorang mengalami atau retensi urin pada uretra.

6. Penyumbatan saluran kencing

Adanya batu atau pembesaran prostat dalam saluran kencing, dapat menyebabkan infeksi di saluran kandungan kemih.

7. Sistem imun lemah

Diabetes dan kondisi lain menyebabkan sistem imun menjadi lemah dan meningkatkan risiko infeksi saluran kencing.

8. Pemakaian kateter

Infeksi saluran kemih ini sering terjadi pada orang yang tidak dapat berkemih dan harus menggunakan kateter untuk berkemih. Hal ini dapat terjadi pada pasien di rumah sakit dengan kondisi seperti neuropathy uncontrolled urinary function, dan kelumpuhan.

9. Arah membersihkan saluran kencing salah

Bila membersihkan anus terlebih dahulu, kemudian membersihkan saluran kencing, bakteri dari anus dapat berpindah ke saluran kencing dan menyebabkan infeksi pada saluran kencing

Komplikasi

Apa saja komplikasi yang bisa terjadi akibat infeksi saluran kencing?

Ketika kondisi ini dirawat dengan cepat dan tepat, infeksi saluran kemih bagian bawah jarang menyebabkan komplikasi. Tetapi jika tidak diobati, infeksi saluran kemih dapat memiliki konsekuensi serius.

Komplikasi infeksi ini dapat meliputi:

  • Infeksi berulang, terutama pada wanita yang mengalami dua atau lebih ISK dalam periode enam bulan atau empat atau lebih dalam setahun.
  • Kerusakan ginjal permanen akibat infeksi ginjal akut atau kronis (pielonefritis) karena Infeksi saluran kemih yang tidak diobati.
  • Pada wanita hamil, ada peningkatan risiko untuk melahirkan dengan berat badan lahir rendah atau bayi prematur.
  • Penyempitan uretra (striktur) pada pria akibat uretritis rekuren, yang sebelumnya terlihat dengan uretritis gonokokal.
  • Sepsis, suatu komplikasi infeksi yang berpotensi mengancam jiwa, terutama jika infeksi berjalan dengan cara naik ke saluran kemih ke ginjal Anda.

Infeksi saluran kencing juga berisiko pada kesehatan jantung

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa respons peradangan tubuh terhadap infeksi dapat mendorong pembentukan gumpalan di arteri, tak terkecuali infeksi di saluran kemih. Hal ini dapat berujung menghalangi aliran darah ke jantung atau otak. Maka penting untuk diobati secara tuntas infeksi pada saluran kemih Anda.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk infeksi saluran kencing?

Pasien biasanya dianjurkan atau diresepkan obat antibiotik selama 3-10 hari. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi air yang banyak untuk membantu mengeluarkan urin. Dianjurkan untuk mengonsumsi jus buah dan vitamin C untuk meningkatkan keasaman urin yang akan akan membantu proses sembuh infeksi ini.

Dokter juga akan memberikan obat pereda nyeri saat berkemih seperti phenazopyridine. Obat ini akan mengubah warna urin Anda menjadi jingga kemerahan. Obat antinyeri seperti paracetamol atau ibuprofen juga dapat digunakan. Pasien dapat berendam pada air hangat untuk mengurangi rasa tidak nyaman. Beristirahatlah yang cukup hingga demam dan nyeri mereda.

Untuk beberapa kasus ISK ini, seseorang mungkin hanya perlu minum antibiotik selama 3 hari. Akan tetapi, biasanya orang dengan ISK perlu tetap minum obat selama 7 hingga 14 hari.

Penting untuk minum antibiotik sampai habis sesuai yang dianjurkan dokter. Banyak orang berhenti minum obat ketika mereka mulai merasa lebih baik, tetapi ini malah bisa  meningkatkan risiko infeksi akan muncul kembali.

Jika Anda telah didiagnosis dengan ISK dan gejala berlanjut setelah Anda menggunakan semua obat Anda atau jika gejala Anda tidak jauh lebih baik setelah 2 sampai 3 hari perawatan, hubungi dokter Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk infeksi saluran kencing?

Untuk mendeteksi infeksi saluran kemih, umumnya akan dilakukan tes urin (urinalisis lengkap) dapat dilakukan. Sampel urin harus murni berasal dari urin Anda, tidak tercampur dengan cairan tubuh lainnya. Untuk mendapatkan sampel urin, pasien harus mengambil aliran tengah, yaitu aliran saat di tengah-tengah kencing (bukan aliran di awal kencing atau pun di akhir kencing).

Urinalisis terkadang berhubungan dengan implantasi urin yang menggunakan sampel urin untuk implantasi bakteri di laboratorium. Tes ini akan menjelaskan jenis bakteri  penyebab infeksi saluran kencing dan obat yang paling efektif.

Jika dokter curiga infeksi saluran kencing menyebabkan penyakit saat ini, Anda akan disarankan untuk melakukan  pemeriksaan ultrasound atau CT scan untuk diagnosis yang lebih jelas.

Pada beberapa keadaan, dokter akan menggunakan kontras untuk mengklarifikasi struktur saluran kencing. Tes lainnya juga bisa dilakukan dengan intravena pyelonefritis atau yang biasa disebut BNO IVP atau IVP. Tes ini menggunakan x-ray dan pewarnaan untuk mendapatkan gambar struktur sistem kemih Anda.

Sebelumnya, tes ini sering digunakan untuk merekam gambar saluran kencing, namun secara bertahap digantikan dengan ultrasound dan CT scan. Jika Anda mengalami kekambuhan infeksi saluran kencing, dokter dapat menggunakan saluran panjang dan tipis dengan lampu untuk melihat dalam uretra dan kandung kemih. Lampu dimasukan ke uretra dan kandung kemih.

Pengobatan lainnya

Pilihan non-bedah:

1. Pelatihan kandung kemih

Pelatihan kandung kemih adalah program untuk menyehatkan kandung kemih. Di sini Anda akan dilatih memperkuat otot kandung kemih, belajar minum dan banyak berkemih, dan makan makanan yang mengandung serat.

Untuk anak-anak, pelatihan ulang kandung kemih akan waktu, pemahaman dan kesabaran. Mungkin butuh enam berbulan-bulan hingga setahun untuk mencapai hasil yang diinginkan.

2. Penting untuk banyak minum di siang hari

Penting untuk mengonsumsi banyak cairan di siang hari. Air dapat membantu menyiram ginjal dan kandung kemih secara alami. Minum banyak cairan di pagi hari membantu memastikan volume urin yang cukup di kandung kemih

3. Pastikan makan makanan berserat

Saat mengalami infeksi saluran kemih, tak jarang beberapa orang juga mengalami sembelit. Apabila Anda mengonsumsi cukup serat, ini dapat membantu Anda buang air besar teratur meski pun mengalami ISK.

Contoh makanan yang tinggi serat adalah buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan. Minum banyak air saat makan makanan berserat tinggi ini penting karena air akan membantu mendorong tinja melalui usus.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi infeksi saluran kencing?

Saat mengalami infeksi pada saluran kencing, ada beberapa hal yang bisa membantu Anda mengatasi masalah tersebut. Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi infeksi saluran kencing:

  • Minumlah 6-8 gelas air per hari. Air dan jus cranberry yang telah disaring dapat membantu terapi infeksi saluran kencing.
  • Jangan lupa untuk jaga kebersihan alat kelamin.  Setelah buang air kecil, wanita harus membersihkan bagian kelamin dari depan ke belakang agar bakteri dari anus (belakang) tidak terbawa ke saluran kencing (depan).
  • Hindari douching, yaitu membersihkan vagina dengan menyemprotkan air atau cairan pembersih lainnya ke dalam vagina. Mandilah di shower dan kurangi mandi secara berendam.
  • Kurangi risiko. Wanita harus buang air kecil dan cebok sebelum dan sesudah berhubungan seks. Hindari pemakaian diafragma sperma dan spermisida.
  • Jangan menahan rasa ingin kencing, segera kosongkan kandung kemih alias kencing.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda menggunakan kontrasepsi oral. Beberapa antibiotik dapat berinteraksi dengan pil pengontrol kehamilan.
  • Konsumsi antibiotik hingga sembuh total. Dokter Anda dapat memberikan obat antibiotik untuk mencegah penyakit. Selalu habiskan antibiotik meskipun gejala sudah tidak dirasakan untuk menghindari resistensi antibiotik yang dapat mempersulit penanganan infeksi di kemudian hari.
  • Jika anak Anda gemar mandi dengan  bubble bath atau menggunakan sabun yang kuat, pastikan bahwa area kelamminya bersih dibilas sepenuhnya. Pasalnya, area kelamin yang tidak bersih sering menyebabkan anak terkena ISK.  Setelah iritasi dimulai, akan terasa sakit saat buang air kecil, menyebabkan anak menahan kencingnya.
  • Jaga agar bagian bawah anak Anda bersih dan kering. Ganti popok (untuk anak-anak) setiap kali basah atau kotor.
  • Ganti celana dalam setiap hari dan setiap kali celana dalam basah atau kotor.Pakailah celana dalam terbuat dari katun dan hindari celana ketat.
  • Bersihkan penis dengan air setiap hari. Jika penis tidak disunat tarik kembali kulupnya untuk membersihkan dari kerak atau bakteri. Membersihkan kulup penis ini umumnya harus dibersihkan sekali dalam sehari.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

 

Sumber

Direview tanggal: April 1, 2019 | Terakhir Diedit: April 1, 2019

Yang juga perlu Anda baca