Definisi

Apa itu telat haid?

Telat haid atau terlambat menstruasi adalah kondisi di mana ada satu atau lebih periode menstruasi yang terlewat. Wanita yang telah melewatkan setidaknya 3 periode menstruasi berturut-turut disebut mengidap amenorea.

Penyebab utama dari telat haid adalah kehamilan. Penyebab lainnya meliputi masalah pada organ reproduksi atau pada kelenjar yang mengatur kadar hormon. Perawatan kondisi seringkali dapat mengatasi amenorea.

Seberapa umumkah telat haid?

Tidak ada bukti yang mengindikasikan adanya amenorea bervariasi terhadap asal atau kelompok etnis. Namun, faktor lingkungan yang terkait dengan nutrisi dan adanya penyakit kronis memiliki pengaruh. Namun, kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala telat haid?

Tanda utama dari terlambatnya menstruasi adalah tidak adanya periode menstruasi. Tergantung pada penyebab keterlambatan menstruasi, Anda dapat mengalami tanda-tanda atau gejala lain yang disertai tidak adanya periode menstruasi, seperti:

  • Cairan seperti susu dari puting
  • Rambut rontok
  • Sakit kepala
  • Perubahan penglihatan
  • Kelebihan rambut pada wajah
  • Nyeri pada pelvis
  • Jerawat

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab telat haid?

Selama hidup Anda, Anda dapat mengalami keterlambatan menstruasi dengan alasan yang alami, seperti:

  • Kehamilan
  • Menyusui
  • Menopause

Umumnya wanita mengalami menstruasi setiap 28 hari di antara mulainya periode dan menopause. Namun, siklus menstruasi yang sehat dapat memiliki rentang setiap 21 sampai 35 hari. Jika periode menstruasi Anda tidak berada dalam rentang tersebut, hal ini dapat disebabkan oleh salah satu alasan berikut.

  • Stress

Stress dapat mengganggu hormon, mengubah rutinitas harian, serta mempengaruhi bagian otak yang berperan untuk mengatur menstruasi, yaitu hipotalamus. Dengan berjalannya waktu, stress dapat menyebabkan penyakit atau perubahan berat badan, yang dapat mengakibatkan perubahan pada siklus menstruasi.

Jika Anda merasa stres mempengaruhi periode menstruasi Anda, cobalah berlatih teknik relaksasi dan lakukan perubahan gaya hidup. Berolahraga secara rutin dapat mengembalikan siklus.

  • Berat badan yang terlalu ringan

Wanita dengan gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia, dapat melewatkan menstruasi. Memiliki berat 10% di bawah rentang normal untuk tinggi Anda dapat mengubah fungsi tubuh dan menghentikan ovulasi. Mendapatkan perawatan untuk gangguan makan serta menambahkan berat badan secara sehat dapat mengembalikan siklus kembali normal.

  • Obesitas

Seperti bagaimana berat badan yang rendah dapat menyebabkan perubahan hormon, begitu juga dengan kelebihan berat badan. Dokter dapat merekomendasikan diet dan rencana olahraga jika dokter menyimpulkan bahwa obesitas adalah faktor pada periode yang terlambat atau terlewat.

  • Polycystic Ovary Symptom (PCOS)

PCOS adalah kondisi yang menyebabkan tubuh menghasilkan lebih banyak hormon pria, androgen. Kista yang terbentuk pada indung telur merupakan akibat dari ketidakseimbangan hormon ini. Hal ini dapat menyebabkan pembuahan tidak teratur atau bahkan terhenti.

Hormon lain, seperti insulin, juga dapat mengganggu keseimbangan, akibat resistensi insulin, yang terkait dengan PCOS. Perawatan untuk PCOS terfokus untuk meringankan gejala. Dokter dapat memberikan pil KB atau obat lain untuk mengatur siklus Anda.

  • Pil KB

Anda dapat mengalami perubahan pada siklus jika Anda mengonsumsi pil KB. Pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin, yang mencegah indung telur menghasilkan sel telur. Diperlukan hingga 6 bulan untuk siklus menjadi kembali konsisten setelah menghentikan konsumsi pil. Jenis lain dari kontrasepsi yang diimplan atau disuntikkan juga dapat menyebabkan periode yang terlewat.

  • Penyakit kronis

Penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit celiac juga dapat mempengaruhi siklus menstruasi Anda. Perubahan pada gula darah terkait dengan perubahan hormon, sehingga walaupun jarang, diabetes yang tidak terkendali dengan baik dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur.

Penyakit celiac menyebabkan peradangan yang dapat menyebabkan kerusakan pada usus kecil, yang dapat mencegah tubuh dari menyerap nutrisi penting. Hal ini dapat menyebabkan periode telat haid atau terlewat.

  • Menopause dini

Umumnya wanita mulai mengalami menopause di antara usia 45 sampai 55 tahun. Wanita yang mengalami gejala di sekitar usia 40 atau lebih awal dianggap mengalami menopause dini. Hal ini berarti suplai sel telur menurun, menyebabkan periode menstruasi terlewat dan berhenti.

  • Masalah pada tiroid

Kelenjar tiroid yang overaktif atau underaktif juga dapat menjadi penyebab untuk periode yang terlambat atau terlewat. Tiroid mengatur metabolisme tubuh, sehingga kadar hormon juga dapat terpengaruh. Masalah tiroid dapat diatasi dengan pengobatan. Setelah perawatan, periode menstruasi Anda akan kembali normal.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk telat haid?

Ada banyak faktor risiko untuk telat haid, yaitu:

  • Riwayat keluarga

Jika wanita pada keluarga Anda mengalami keterlambatan menstruasi, kondisi tersebut dapat menurun kepada Anda.

  • Gangguan makan

Jika Anda memiliki gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia, Anda berisiko lebih tinggi mengalami mensturasi yang terlambat.

  • Pelatihan atletis

Latihan atletis yang berat dapat meningkatkan risiko keterlambatan menstruasi.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana telat haid didiagnosis?

Saat pertemuan, dokter akan melakukan pemeriksaan pelvis untuk melihat adanya masalah pada organ reproduksi. Jika Anda tidak pernah mengalami menstruasi, dokter dapat memeriksa payudara dan kelamin Anda untuk melihat apakah Anda mengalami perubahan normal dari pubertas.

Menstruasi yang terlambat dapat menjadi pertanda dari masalah kompleks pada hormon. Menemukan penyebab dapat memakan waktu dan mungkin memerlukan lebih dari satu jenis tes.

Berbagai tes darah dapat diperlukan, termasuk:

  • Tes kehamilan

Tes ini mungkin adalah tes pertama yang digunakan dokter, untuk mengeliminasi atau mengonfirmasi kemungkinan kehamilan

  • Tes fungsi tiroid

Mengukur kadar thyroid-stimulating hormone (TSH) pada darah dapat menentukan apakah tiroid bekerja dengan benar.

  • Tes fungsi indung telur

Mengukur kadar follicle-stimulating hormone (FSH) pada darah dapat menentukan apakah indung telur bekerja dengan benar.

  • Tes prolaktin

Kadar prolaktin yang rendah dapat menjadi pertanda dari tumor kelenjar pituitari.

  • Tes hormon pria

Jika Anda mengalami pertambahan rambut pada wajah dan suara yang semakin rendah, dokter akan memeriksa kadar hormon pria pada darah Anda.

Tergantung pada tanda-tanda dan gejala – serta hasil dari tes darah – dokter dapat merekomendasikan salah satu atau beberapa tes imaging, seperti:

  • Ultrasound (USG)

Tes ini menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar organ internal. Jika Anda belum mengalami menstruasi, dokter dapat menyarankan tes ultrasound untuk melihat kelainan pada organ reproduksi Anda.

  • Computerized tomography (CT)

CT scan mengombinasikan beberapa gambar X-ray yang diambil dari beberapa arah untuk menghasilkan tampilan cross-sectional dari struktur internal. CT scan dapat mengindikasi apakah rahim, indung telur dan ginjal terlihat normal.

  • Magnetic resonance imaging (MRI)

MRI menggunakan gelombang radio dengan medan magnetik yang kuat untuk menghasilkan gambar detail dari jaringan lunak tubuh. Dokter dapat melakukan MRI untuk melihat adanya tumor pituitari.

Apa saja pengobatan untuk telat haid?

Perawatan tergantung pada penyebab kondisi. Pada beberapa kasus, pil kontrasepsi atau terapi hormon lain dapat mengulang siklus menstruasi. Keterlambatan menstruasi yang disebabkan oleh gangguan pada tiroid atau pituitari dapat diatasi dengan pengobatan. Apabila tumor atau penyumbatan struktural menyebabkan masalah, operasi dapat diperlukan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi telat haid?

Beberapa faktor gaya hidup – seperti terlalu banyak olahraga atau terlalu sedikit makanan – dapat menyebabkan keterlambatan menstruasi, jadi seimbangkan pekerjaan, rekreasi dan istirahat. Lihat area stres dan konflik pada hidup Anda. Jika Anda tidak dapat mengurangi stres sendiri, minta bantuan dari keluarga, teman atau dokter Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 13, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 13, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan