Apa Itu Menstruasi Berlebihan (Menorrhagia)?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu menstruasi berlebihan (menorrhagia)?

Menorrhagia adalah sebutan untuk keluarnya perdarahan yang berlebihan dan tidak biasa pada menstruasi normal.

Darah haid yang keluar deras cukup umum di hari-hari pertama dan bisa terjadi sebelum menopause, namun tidak sampai separah kasus menorrhagia.

Ketika Anda mengalami menorrhagia, aktivitas sehari-hari akan terganggu karena darah yang keluar sangat banyak disertai kram perut. Bahkan Anda perlu mengganti tampon atau pembalut setelah sekitar 2 jam setiap harinya.

Perdarahan berat yang berkepanjangan ini bisa membahayakan nyawa pengidapnya jika dibiarkan tanpa pengobatan. Untuk itu, berkonsultasi ke dokter adalah cara paling tepat untuk mendapatkan pengobatan yang efektif.

Seberapa umumkah menstruasi berlebihan (menorrhagia)?

Menorrhagia adalah kondisi yang sering dialami wanita. Dilansir dari Cleveland Clinic, sekitar 1 dari setiap 20 wanita mengalami menstruasi yang berlebih.

Secara khusus, 90 persen kasus menorrhagia terjadi pada wanita yang baru mengalami pubertas dan wanita di atas 40-50 tahun.

Anda bisa meminimalkan kemungkinan terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor-faktor risikonya. Silakan diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala menstruasi berlebihan (menorrhagia)?

Dalam sehari, wanita yang mengalami menstruasi berlebihan bisa mengganti pembalut hingga 8 kali bahkan lebih.

Untuk lebih jelasnya, berikut tanda-tanda menorrhagia:

  • Mengalami perdarahan lebih dari 7 hari
  • Menghabiskan satu atau lebih pembalut selama beberapa jam berturut-turut
  • Selalu terbangun untuk mengganti pembalut di malam hari
  • Perdarahan berat yang tidak biasa atau haid dua kali dalam satu bulan secara berturut-turut
  • Munculnya gumpalan darah yang besar
  • Sulit beraktivitas karena perdarahan tidak terkendali
  • Mengalami kelelahan atau kekurangan energi
  • Mengalami sesak napas
  • Nyeri di perut bagian bawah

Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan. Jika Anda memiliki kekhawatiran terkait gejalanya, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami tanda-tanda dan gejala di atas atau memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter. Selain itu, gejala lain yang membuat Anda tak boleh lagi menunda untuk ke dokter yaitu:

Tubuh setiap orang bereaksi berbeda. Selalu lebih baik untuk berdiskusi dengan dokter Anda apa yang terbaik bagi situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab menstruasi berlebihan (menorrhagia)?

Menstruasi yang berlebihan memiliki banyak penyebab, di antaranya:

Hormon yang tidak seimbang

Pada siklus menstruasi normal, keseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron mengatur penumpukan lapisan rahim (endometrium), yang ditumpahkan saat menstruasi. Jika hormon wanita tidak seimbang, endometrium berkembang secara berlebihan dan akhirnya membuat perdarahan berat saat menstruasi.

Sindrom ovarium polikistik (PCOS), obesitas, resistensi insulin, dan masalah tiroid termasuk yang menyebabkan hormon tubuh menjadi tidak seimbang.

Ovarium tidak berfungsi semestinya

Disfungsi ovarium bisa menyebabkan hormon menjadi tidak seimbang. Dalam satu siklus menstruasi (biasanya sebulan), seharusnya sel telur dilepaskan untuk mempersiapkan pembuahan.

Proses lepasnya telur ini dikenal sebagai ovulasi. Jika ovarium Anda terganggu dan tidak melepaskan telur selama siklus menstruasi, tubuh tidak dapat memproduksi hormon progesteron.

Akibatnya, jaringan yang melapisi rahim tumbuh berlebih sehingga bisa menyebabkan perdarahan berat.

Fibroid rahim

Fibroid rahim adalah tumor non-kanker yang tumbuh di masa subur wanita. Tumor yang berukuran besar bisa menekan kandung kemih sehingga membuat pengidapnya sering buang air kecil.

Selain itu, tumor yang berkembang di dinding rahim ini bisa menyebabkan perdarahan yang berat saat menstruasi.

Polip

Polip adalah daging kecil yang tumbuh pada lapisan rahim. Biasanya daging ini tergolong jinak dan tidak bersifat kanker. Meski jinak, pertumbuhan polip di rahim bisa menyebabkan masalah seperti menstruasi yang lebih lama, sering, atau bahkan tidak teratur.

Selain itu, darah yang keluar biasanya sangat banyak melebihi normal. Pada wanita yang telah menopause, polip juga bisa menyebabkan perdarahan yang seharusnya tidak terjadi. Untuk itu, jangan anggap enteng jika pascamenopause Anda masih mengalami perdarahan seperti haid.

Adenomiosis

Adenomiosis adalah kondisi saat lapisan rahim (endometrium) menembus dindim otot rahim (miometrium). Adenomiosis merupakan satu dari banyak penyebab menstruasi berlebih pada wanita.

Selain menyebabkan menorrhagia, adenomiosis juga membuat pengidapnya mengalami kram, perut bawah yang serasa tertekan, dan kembung.

Meski adenomiosis dianggap tidak membahayakan, berbagai gejala yang menyertai sangat mengganggu aktivitas pengidapnya.

Menggunakan IUD

IUD atau yang juga dikenal sebagai KB spiral memiliki efek samping, salah satunya adalah perdarahan hebat saat menstruasi. Kondisi ini juga menyebabkan pemakainya bisa mengalami perdarahan di antara siklus haid.

Jika Anda mengalami hal ini, ada baiknya untuk mengatakan pada dokter untuk kemudian dicarikan alternatif lainnya.

Obat-obatan tertentu

Obat antiradang, obat hormonal (estrogen dan progestin), dan antikoagulan (warfarin) dapat menyebabkan menstruasi berlebih yang berkepanjangan.

Selalu konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami hal ini untuk dicari obat lain dengan efek samping yang lebih ringan.

Selain berbagai faktor tersebut, gangguan perdarahan turunan, kanker rahim, kanker ovarium, dan kanker serviks bisa menyebabkan menstruasi yang berlebih.

Faktor-faktor risiko

Apa yang membuat saya berisiko mengalami menstruasi berlebihan (menorrhagia)?

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko menorrhagia sangat bervariasi. Namun, usia jadi salah satu faktor yang membuat wanita rentan mengalami perdarahan yang berlebihan ini. Remaja perempuan yang baru saja haid dan wanita perimenopause termasuk golongan yang cenderung sering mengalami menorrhagia.

Pada anak remaja, menorrhagia biasanya disebabkan ovarium yang tidak melepaskan sel telur (anovulasi). Sementara pada wanita yang lebih tua, tak hanya menopause yang jadi penyebabnya tetapi juga berbagai masalah pada rahim.

Tidak memiliki faktor-faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat terkena penyakit ini. Faktor-faktor tersebut hanya referensi. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk menstruasi berlebihan (menorrhagia)?

Dokter akan melakukan diagnosis mulai dari riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, hingga berbagai tes lain yang diperlukan.

Berbagai pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi menstruasi berlebihan dapat meliputi:

  • Tes darah, dilakukan untuk memeriksa apakah Anda mengalami anemia, masalah dengan tiroid, atau pembekuan darah
  • Tes pap, mengambil contoh sel dari leher rahim untuk diperiksa apakah ada infeks, peradangan, atau kecenderungan kanker
  • Biopsi endometrium, mengambil contoh jaringan lapisan rahim untuk mengetahui keberadaan masalah di dalamnya
  • Ultrasonografi, tes dengan menggunakan gelombang suara dan komputer untuk melihat kondisi pembuluh darah, jaringan, dan organ
  • Sonohysterogram, tes ultrasound dengan sebelumnya menyuntikkan cairan ke tabung yang dimasukkan ke rahim melalui vagina atau serviks
  • Histeroskopi, melihat bagian dalam rahim dengan alat khusus untuk melihat keberadaan fibroid, polip, dan masalah lainnya
  • Dilation & curetage, tes untuk menemukan sekaligus mengobati penyebab perdarahan

Apa saja pilihan pengobatan menstruasi berlebihan (menorrhagia)?

Jenis pengobatan yang dilakukan tergantung pada penyebab dan seberapa parah kondisinya.

Selain itu, dokter juga akan mempertimbangkan usia, kondisi kesehatan, riwayat medis, dan keinginan Anda. Dengan begitu, semua langkah pengobatan yang diambil sudah disesuaikan dan berdasar persetujuan Anda.

Ada dua jenis pengobatan untuk mengobati menstruasi berlebih yaitu dengan obat dan juga bedah. Berikut obat dan prosedur bedah yang sering kali direkomendasikan:

Terapi obat

Obat-obatan yang biasa dilakukan untuk membantu mengatasi atau meringankan menstruasi yang berlebih yaitu:

  • Suplemen zat besi, untuk membantu mencegah tubuh mengalami anemia akibat perdarahan yang berlebihan
  • Ibuprofen (Advil), untuk membantu mengurangi rasa sakit, kram, dan volume darah yang keluar
  • Pil KB, untuk membuat haid menjadi lebih teratur dan mengurangi volume perdarahan
  • IUD, untuk membuat haid lebih teratur dan mengurangi aliran darah yang keluar
  • Terapi hormon, menggunakan obat yang mengandung estrogen dan atau progesteron untuk mengurangi perdarahan
  • Desmopressin Nasal Spray (Stimate®), untuk menghentikan perdarahan pada mereka yang memiliki kelainan darah tertentu
  • Obat-obatan antifibrinolitik (asam traneksamat, asam aminokaproat), untuk mengurangi jumlah perdarahan dengan menghentikan bekuan agar tidak pecah begitu terbentuk

Pembedahan

Ada banyak jenis prosedur pembedahan untuk mengatasi menstruasi berlebih sesuai penyebabnya, seperti:

Dilation & curetage

Prosedur yang juga dikenal dengan pelebaran dan kuret adalah prosedur yang dilakukan dengan menghilangkan lapisan atas rahim. Tujuan dari prosedur ini yaitu untuk mengurangi perdarahan saat haid. Dalam beberapa kasus, prosedur ini perlu dilakukan berulang kali sesuai kebutuhan.

Histeroskopi operasi

Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan alat khusus untuk melihat bagian dalam rahim. Operasi ini juga membantu menghilangkan polip dan fibroid, memperbaiki kelainan rahim, dan menghilangkan lapisan rahim. Dengan menghilangkan lapisan rahim, aliran menstruasi tak akan lagi berlebihan.

Ablasi atau reseksi endometrium

Prosedur bedah ini dilakukan dengan teknik yang berbeda. Namun, keduanya sama-sama dilakukan untuk mengangkat sebagian lapisan rahim agar aliran menstruasi tetap terkendali. Sayangnya, prosedur ini membuat wanita tidak bisa memiliki anak meski rahim tetap ada dan tidak diangkat.

Histerektomi

Histerektomi adalah operasi pengangkatan rahim yang membuat seseorang berhenti haid dan tidak bisa hamil. Oleh karena itu, prosedur ini hanya dilakukan untuk mengatasi kasus yang parah dan tidak disarankan untuk wanita yang belum hamil.

Meski sering terjadi, banyak wanita merasa sungkan, malu, atau takut untuk berobat ke dokter. Padahal, memeriksakan diri sedini mungkin membuat Anda bisa terhindar dari berbagai komplikasi akibat menstruasi berlebihan. Anda juga akan mendapatkan perawatan yang paling tepat sesuai dengan kondisi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi menstruasi berlebihan (menorrhagia)?

Untuk mengatasi menstruasi berlebih, beberapa kebiasaan atau hal yang perlu dilakukan yaitu:

  • Makan makanan bergizi seimbang, terutama yang kaya akan zat besi
  • Mencukupi kebutuhan cairan setiap hari
  • Beristirahat cukup di malam hari agar stamina tetap terjaga dan tidak semakin lemas
  • Membatasi aktivitas harian saat menstruasi sedang deras-derasnya

Jangan lupa untuk selalu memeriksakan diri secar rutin ke dokter terlebih saat sedang melakukan perawatan. Hal ini dilakukan agar pengobatan berjalan efektif dan kesehatan pun tetap terkendali. Jika ada berbagai efek samping pengobatan yang memperburuk kondisi, Anda juga harus memberitahukannya ke dokter.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Juli 5, 2019

Sumber