Ciri-ciri Pubertas Anak Saat Mulai Memasuki Usia Remaja

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Anda mungkin bertanya-tanya pada umur berapa anak Anda mengalami pubertas. Sebelumnya, perlu Anda ketahui bahwa usia pubertas seorang anak bisa berbeda-beda antar anak. Ada anak yang memasuki usia pubertas lebih cepat dan lainnya lebih lambat daripada teman seusianya. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena  hal yang terpenting adalah mengetahui ciri pubertas pada anak dan memerhatikan berbagai perubahan pada tubuh anak. Nah, apa saja sih sebenarnya ciri pubertas yang akan dialami oleh anak?

Ciri tubuh anak sudah mulai memasuki usia puber

Sebagai orangtua, tentu Anda tidak ingin melewatkan masa pubertas anak. Masa pubertas ini bisa menjadi masa terakhir dari proses tumbuh kembang anak. Pada masa ini terjadi puncak pertumbuhan (growth spurt) anak, yang merupakan masa pertumbuhan kedua tercepat setelah masa bayi.

Puber atau pubertas merupakan ciri dari anak yang sudah mulai memasuki usia remaja. Pada saat ini, anak mengalami berbagai perubahan, terutama perubahan fisiknya. Perubahan fisik anak laki-laki dan perempuan saat memasuki usia pubertas berbeda. Bahkan, usia mulai pubertas juga berbeda antar keduanya. Biasanya, anak perempuan lebih cepat memasuki usia pubertas dibandingkan dengan laki-laki.

Pubertas pada anak perempuan

Perempuan biasanya sudah memasuki usia pubertas pada usia 8-13 tahun. Usia ini sangat bervariasi, bahkan ada yang lebih dini sebelum usia 8 tahun atau lebih lambat setelah usia 13 tahun. Namun, normalnya, anak perempuan mendapatkan ciri pubertas pada usia ini. 

Tanda pertama pubertas

Melansir NHS, ciri awal dari seorang anak perempuan saat mengalami pubertas adalah pertumbuhan payudara. Pertumbuhan payudara ini bahkan bisa saja terjadi tidak secara bersamaan. Sebagai contoh, payudara yang satu terbentuk lebih dahulu dibanding payudara yang lain.

Selain itu, ciri awal lainnya yang dialami anak perempuan saat pubertas adalah pertumbuhan rambut pada lengan dan kaki. Tidak hanya itu saja, rambut di area organ seksual dan di ketiak juga mulai tumbuh.

Jika anak sudah mengalami pertumbuhan payudara dan pertumbuhan rambut pada kemaluan dan ketiak, tandanya sebentar lagi anak akan mencapai puncak pertumbuhannya dan juga akan mengalami menarche atau menstruasi pertama.

Apa yang terjadi selanjutnya?

Ciri pubertas yang dialami oleh anak perempuan tidak hanya berhenti pada tanda awalnya saja. Anak perempuan, selanjutnya akan mengalami beberapa ciri pubertas lain, seperti:

  • menstruasi pertama
  • mulai tumbuh jerawat pada wajah
  • payudara terus tumbuh hingga seperti orang dewasa
  • rambut di area organ seksual menjadi semakin lebat
  • rambut di ketiak juga mulai lebat
  • munculnya kumis tipis pada beberapa anak perempuan tertentu
  • lebih mudah berkeringat
  • tidak hanya jerawat, mulai muncul komedo pada wajah
  • mulai mengalami keputihan
  • tinggi badan meningkat drastis sejak menstruasi, biasanya 5-7.5 sentimeter (cm) setiap tahunnya
  • berat badan mulai meningkat juga, khususnya disebabkan karena lemak yang tumbuh di lengan atas dan paha
  • pinggul membesar sementara pinggang mengecil

Ya, beberapa ciri pubertas di atas akan dialami oleh anak perempuan Anda seiring berjalannya waktu. Kurang lebih 1-2 tahun setelah ciri awal pubertas anak muncul, tubuh anak perempuan akan mulai membangun lemak. Hal ini paling banyak terjadi di payudara dan di sekitar pinggul serta paha.

Hal ini terjadi karena bentuk tubuh anak perempuan mulai mengarah seperti perempuan dewasa. Tubuh anak Anda akan mulai membesar, khususnya pada lengan, paha, tangan, dan kaki. Itu sebabnya, pada masa puber, berat badan anak perempuan cenderung bertambah.

Selain itu, tinggi anak perempuan Anda juga akan bertambah. Oleh karena itu, sebelum anak perempuan mendapatkan menarche, penting bagi Anda untuk selalu mencukupi kebutuhan nutrisinya untuk membantu memaksimalkan pertumbuhan tinggi badan anak.

Banyak orang berpikir bahwa tanda anak perempuan sudah memasuki usia pubertas adalah pada saat ia sudah mendapatkan menstruasi pertamanya (menarche). Namun, jauh sebelum itu, ketika tubuh anak sudah menunjukkan berbagai perubahan menuju ke bentuk tubuh seperti perempuan dewasa, sebenarnya anak sudah memasuki usia puber.

Menarche biasanya dimulai sekitar 18 bulan sampai 2 tahun setelah anak menunjukkan tanda-tanda pubertas pertamanya. Pada umumnya, anak perempuan mendapatkan menstruasi pertamanya pada usia 13 tahun, tapi ini sangat bervariasi.

Pubertas pada anak laki-laki

Sedikit berbeda dengan anak perempuan, anak laki-laki akan mendapatkan ciri pubertas lebih lambat daripada anak perempuan. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu khawatir jika anak perempuan yang seusia anak laki-laki Anda sudah lebih dahulu mengalami masa puber.

Pada umumnya, anak laki-laki akan menunjukkan ciri pubertas pertamanya pada rentang usia 10-16 tahun. Namun, usia ini juga sangat bervariasi antar anak. Artinya, bisa saja anak Anda mengalami gejala puber lebih awal atau justru lebih lambat dibanding teman laki-laki sebayanya.

Tanda pertama pubertas

Pada anak laki-laki, ciri pertama yang menunjukkan bahwa ia sudah mulai memasuki masa pubertas adalah pembesaran ukuran testis. Umumnya, hal ini terjadi rata-rata pada usia 11 tahun. Setelah itu, diikuti dengan pembesaran ukuran penis. Berikutnya, rambut keriting pada area organ seksual mulai tumbuh, juga pada ketiak anak.

Apa yang terjadi selanjutnya?

Selain ciri pubertas yang dialami pada masa awal puber, anak laki-laki juga akan terus mengalami pubertas. Berikut adalah beberapa ciri pubertas yang dialami anak selama masa pubernya:

  • anak laki-laki akan mengalami pertumbuhan penis dan testis
  • skrotum anak laki-laki akan berubah menjadi semakin gelap
  • rambut di area organ seksual menjadi lebih tebal dan keriting
  • rambut ketiak mulai tumbuh
  • anak Anda akan lebih sering berkeringat
  • pada kasus tertentu, dada anak laki-laki akan sedikit membengkak
  • anak laki-laki akan mengalami mimpi basah
  • suara anak laki-laki akan lebih berat
  • mulai tumbuh jerawat dan juga komedo, baik di area wajah maupun badan
  • tinggi anak laki-laki bertambah hingga 7-8 sentimeter (cm) setiap tahunnya
  • mulai terbentuk otot-otot pada tubuh
  • mulai tumbuh rambut pada wajah

Anak laki-laki Anda mungkin tidak akan mengalami kondisi ini secara serentak. Bahkan, belum tentu anak Anda akan mengalaminya tepat waktu. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena masing-masing anak memiliki waktu untuk merasakan ciri pubertas ini.

Saat proses ini, anak laki-laki sudah bisa mengalami ereksi dan juga ejakulasi. Ejakulasi pertama kali atau spermarche biasanya menjadi ciri pubertas pada laki-laki yang paling mudah dikenali. Hal ini biasanya terjadi antara usia 12-16 tahun. Ejakulasi ini biasanya ditandai dengan mimpi basah, tapi ereksi sendiri bisa secara spontan terjadi saat anak bangun tidur tanpa alasan yang jelas.

Pada anak laki-laki, puncak pertumbuhan akan terjadi sekitar dua tahun setelah ciri awal pubertas muncul. Pada saat ini, anak laki-laki akan mengalami puncak pertumbuhan tinggi badan dan berat badannya secara bersama-sama. Jika perempuan akan memiliki massa lemak yang lebih besar, maka laki-laki akan memiliki massa otot yang lebih besar. 

Konsultasi ke dokter mengenai ciri pubertas yang dialami anak

Mungkin banyak di antara Anda, orangtua, yang merasa khawatir dengan ciri pubertas yang dialami anak. Umumnya, orangtua merasa khawatir jika anak tidak mengalami ciri pubertas saat sudah memasuki usia puber. Sebenarnya, hal ini tidak perlu terlalu Anda khawatirkan. Pasalnya, setiap anak memiliki masanya sendiri-sendiri untuk mengalami berbagai ciri pubertas yang telah disebutkan di atas.

Namun, jika Anda khawatir, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi pada dokter mengenai ciri pubertas yang dialami anak. Dokter akan membantu Anda menemukan cara yang tepat dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk salah satunya mendorong agar anak mengalami ciri pubertas tepat pada waktunya.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 19, 2016 | Terakhir Diedit: April 2, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca