Penyebab dan Cara Menghilangkan Rambut Bercabang

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 November 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Rambut sehat adalah impian bagi setiap orang. Itu sebabnya, merawat rambut tidak boleh asal-asalan agar tidak mengundang masalah. Salah satu masalah rambut itu adalah rambut bercabang. Yuk, kenali apa saja penyebab dan cara menghilangkan rambut bercabang. 

Apa penyebab rambut bercabang?

tanda rambut rusak

Rambut bercabang atau dikenal dalam dunia medis sebagai trichoptilosis adalah kondisi ketika ujung rambut membelah akibat paparan kimia pada batang rambut. Bila diperhatikan, ujung rambut ini terasa kering, rapuh, hingga terlihat terurai menjadi dua bagian.

Ada beragam faktor yang menjadi penyebab rambut bercabang, mulai dari pengaruh cuaca, cara merawat rambut, hingga penggunaan produk perawatan rambut. Agar Anda mendapatkan penanganan yang tepat, kenali apa yang menyebabkan trichoptilosis ini terjadi.

1. Sering memakai hair dryer atau catokan

Bagi Anda yang rela menghabiskan waktu untuk mencatok atau mengeringkan rambut agar lebih mudah ditata. Sayangnya, suhu panas dari alat penata rambut ini dapat menghilangkan kandungan alami pada rambut

Semakin sering Anda menggunakan hair dryer, catokan, dan pengeriting rambut, nutrisi alami penyusun rambut pun akan hilang. Akibatnya, rambut menjadi kering dan bercabang. 

Terlebih lagi jika Anda melakukan cara yang salah saat menggunakan alat penata rambut. Sebagai contoh, memakai catokan di tempat yang sama berulang kali justru dapat menyebabkan kerusakan rambut karena terpapar suhu yang panas. 

2. Pengaruh dari cuaca

Selain cara merawat rambut yang salah, cuaca ternyata juga berpengaruh terhadap kesehatan rambut. Perubahan iklim berdampak pada rambut, mulai dari tingkat kelembapan, musim, hingga faktor lainnya. 

Anda mungkin sudah tahu bahwa rambut yang terpapar sinar matahari tentu akan kering dan mudah patah. Lantas, bagaimana dengan cuaca lainnya?

Pada cuaca berangin, rambut akan lebih mudah kusut dan bergelombang. Selain itu, angin meningkatkan laju penguapan kelembapan rambut, sehingga lebih rapuh dan kering. 

Bila rambut Anda berulang kali terkena angin yang kencang, bukan tidak mungkin ujung rambut akan terbelah. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa meningkatkan risiko kerontokan rambut yang juga berujung pada kebotakan.

Yuk, Atasi Rambut Lepek Berminyak dengan 5 Cara Ini!

3. Efek dari pewarna rambut

Sudah bukan rahasia umum lagi bila kandungan produk pewarna rambut dapat membahayakan kesehatan rambut. Bahkan, salah satu bahaya dari mewarnai rambut terlalu sering adalah menyebabkan ujung rambut menjadi bercabang. 

Perubahan kimia dalam rambut yang terjadi akibat produk pewarna rambut dapat menghilangkan melanin dari batang rambut. Alhasil, rambut tidak akan sekuat dulu dan menyebabkan ujungnya terbelah menjadi dua. 

Kondisi ini akan semakin parah jika proses pewarnaan dilakukan berulang-ulang, terutama bila tidak diberikan serum atau vitamin rambut. 

4. Mengikat rambut terlalu kencang

Ikatan rambut yang kencang memang akan memudahkan pemilik rambut panjang untuk beraktivitas. Namun, kebiasaan ini ternyata perlu diperhatikan. Terlalu kencang dan mengikat rambut di tempat yang sama dapat menjadi penyebab rambut bercabang. 

Hal ini dikarenakan tekanan kuat dari ikat rambut membuat batang rambut tidak dapat bernapas. Selain itu, rambut tidak dapat bergerak bebas, sehingga lebih berisiko mengalami kerusakan. Bila dibiarkan, kerusakan rambut akan cepat terjadi dengan ujung rambut akan terurai jadi dua. 

5. Produk perawatan rambut yang tidak cocok

pakai sampo sama rusak rambut

Rutin melakukan perawatan dengan produk sampo dan kondisioner rambut untuk menjaga kesehatannya sebenarnya sah-sah saja. Namun, Anda tentu perlu memerhatikan kandungan di dalam produk-produk perawatan rambut tersebut.

Alih-alih membuat rambut lebih sehat, pakai produk yang salah justru dapat menjadi bumerang bagi kesehatan rambut. Pasalnya, kandungan produk perawatan yang tidak cocok justru menghilangkan nutrisi alami rambut. 

Akibatnya, rambut pun mudah kusut, rapuh, rusak, dan membuatnya rentan pecah dan bercabang di bagian ujungnya. 

Cara menghilangkan rambut bercabang

Satu-satunya cara menghilangkan rambut bercabang adalah memotong ujungnya. Perlu diingat bahwa mencabut ujung rambut yang terurai menjadi dua justru akan merusak rambut Anda. Itu sebabnya, cara terbaik mengatasi masalah ini adalah memotong ujung rambut.

Usahakan untuk menggunakan gunting yang tajam ketika memotong rambut sendiri. Gunting yang tumpul justru dapat merobek rambut yang dapat memperparah kerusakan rambut.

Bila memilih untuk melakukan perawatan rambut di salon dengan memotongnya, bicarakan masalah ini dengan penata rambut agar mereka dapat membantu Anda menghilangkan rambut bercabang.

Cara merawat rambut agar tidak bercabang

Rambut bercabang sebenarnya tidak dapat dicegah. Namun, Anda bisa mengurangi jumlah masalah rambut ini dengan perawatan tertentu. Kunci utama dari cara merawat rambut bercabang adalah memahami rambut Anda dengan baik. 

Nah, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah agar ujung rambut tidak cepat rusak. 

1. Rutin memotong rambut

potong rambut

Salah satu cara merawat rambut bercabang adalah rutin memotong rambut, terutama di bagian ujungnya. Menurut pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat CDC, pertumbuhan rambut terjadi sekitar 1 cm per bulan. Namun, hal ini juga dapat terjadi lebih dari 0,6 – 3,36 cm.

Setiap orang akan mengalami pertumbuhan rambut yang cukup bervariasi. Namun, rambut akan segera tumbuh kembali, sehingga sebaiknya potong ujung rambut secara teratur. 

Para ahli merekomendasikan untuk memotong rambut setiap 6 – 10 minggu sekali. Hal ini bertujuan agar ujung rambut yang rusak tidak terurai semakin jauh dan membuat rambut lebih sehat dan tampak tebal. 

Bila Anda tertarik untuk memanjangkan rambut, metode ini tidak perlu dilakukan terlalu sering. Intinya, setiap Anda melihat ujung rambut mulai terbelah menjadi dua atau terasa agak kering, sudah saatnya untuk memotong rambut. 

2. Berhati-hati ketika rambut dalam keadaan basah

Rambut dalam keadaan basah setelah keramas lebih berisiko mengalami kerusakan. Pasalnya, rambut ini akan lebih mudah kusut dan rapuh, terutama ketika Anda menyisirnya dengan sisir bergigi rapat. 

Selain itu, jangan pernah menggunakan alat pelurus atau pengeriting rambut pada rambut yang basah. Kebiasaan ini justru dapat membuat helai rambut panas dan menyebabkan kerusakan yang fatal. 

Anda juga perlu berhati-hati saat mengikat rambut dalam keadaan pasah karena dapat merusak rambut. Bila Anda harus mengikatnya, cobalah untuk mencoba ikat rambut berbahan lembut dan tidak membuat rambut mudah kusut. 

3. Pakai masker rambut

masker rambut pisang

Salah satu cara merawat rambut bercabang dan mudah rusak adalah menggunakan masker rambut. Beberapa bahan alami di bawah ini diklaim ampuh untuk mengatasi rambut bercabang. 

Pisang

Masker pisang adalah satu masker rambut yang terkenal dalam mengembalikan kesehatan rambut. Bagaimana tidak, buah berwarna kuning ini mengandung kalium, zinc, zat, besi, dan sejumlah vitamin yang dapat mengembalikan elastisitas rambut.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan rambut yang halus dan terjaga kelembapannya. 

Cara memakainya
  • Potong pisang yang sudah matang
  • Tambakan 2 sdm yogurt tawar dan sari lemon
  • Campurkan bahan tersebut dengan blender
  • Oleskan masker pisang pada rambut
  • Diamkan selama satu jam 
  • Bilas hingga bersih

Telur

Kandungan protein keratin dan asam lemak di dalam telur dapat membantu membentuk kembali helaian rambut yang rusak. Protein juga mengisi bagian pada rambut yang rapuh dan membuat rambut kembali halus, serta tahan kerusakan. 

Cara memakainya:
  • Kocok kuning telur dan campurkan 2 – 3 sdm minyak zaitun atau 1 sdt madu
  • Aduk hingga rata
  • Oleskan campuran tersebut pada rambut yang basah
  • Diamkan selama 30 menit
  • Bilas hingga bersih menggunakan sampo agar baunya hilang

Beragam Minyak dari Bahan Alami untuk Rambut yang Lebih Sehat

4. Pilih alat penata rambut yang berkualitas

Dengan kemajuan teknologi yang sekarang, sudah tersedia alat penata rambut, seperti catokan dan pengering rambut, yang jauh lebih protektif untuk rambut Ada. 

Sebagai contoh, pengering rambut yang dilengkapi dengan teknologi infra merah membantu mengeringkan rambut dari dalam ke luar. Hal ini ternyata mengurangi rambut kusut, tetapi lebih cepat kering. 

Beberapa produk juga memiliki teknologi ionik dengan bantuan ion negatif untuk memecah molekul air agar menguap lebih cepat. 

Rambut bercabang memang bisa merusak kesehatan rambut secara keseluruhan bila tidak langsung dipotong. Meski dapat diatasi dengan mudah, Anda tetap perlu menjaga kesehatan rambut agar hal yang sama tidak terulang. 

BIla memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter rambut untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Menghilangkan Bekas Luka yang Membandel

Punya bekas luka yang mengganggu penampilan? Simak cara menghilangkan bekas luka yang bisa Anda coba dari cara alami sampai cara medis di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Siapa yang suka makan bengkoang? Nyatanya, kandungan dan manfaat bengkoang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Vitamin C Bisa Membuat Warna Kulit Lebih Cerah?

Banyak orang menjalani suntik vitamin C dan memakai produk berbahan vitamin C untuk memutihkan kulit. Tapi apa benar vitamin C bisa mencerahkan kulit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Hidup Sehat, Kecantikan 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Segudang Manfaat Minyak Zaitun untuk Rambut dan Cara Memakainya

Manfaat minyak zaitun untuk rambut bukan hanya membuatnya berkilau, tapi juga bisa mengurangi ketombe. Bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

krim muka dari dokter bikin ketagihan

Sederet Fungsi Vitamin B untuk Kecantikan

Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit
obat flu paling ampuh obat flu di apotek

Beragam Pilihan Obat Flu Paling Ampuh yang Aman untuk Orang Dewasa dan Anak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 7 menit
kedutan mata kiri atas

9 Cara Alami Memanjangkan Bulu Mata Supaya Lebih Lentik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
mengatasi kulit siku kering

Siku Kering? Ini 6 Cara Efektif untuk Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit