home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Ragam Nutrisi Makanan untuk Mengurangi Rambut Rontok dari Dalam

Ragam Nutrisi Makanan untuk Mengurangi Rambut Rontok dari Dalam

Tahukah Anda bahwa salah satu penyebab rambut rontok yang tidak banyak orang sadari adalah pola makan yang tidak sehat? Nah, Anda bisa mengatasi kerusakan rambut yang satu ini dengan menambah asupan nutrisi tertentu dalam makanan untuk mengurangi rambut rontok.

Makanan untuk rambut rontok, apa saja nutrisinya?

makanan gigi dan mulut
Sumber: Dentist Conroe, TX

Umumnya, rambut yang sehat akan mengalami siklus rambut rontok dengan jumlah 50 – 100 helai setiap harinya. Bila melebihi jumlah tersebut, Anda mungkin mengalami rambut rontok berlebihan yang cukup parah dan membutuhkan penanganan khusus.

Masalahnya, kerontokan rambut yang tidak segera ditangani dapat berujung pada kebotakan permanen. Untungnya, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rambut rontok dan salah satunya adalah mengubah pola makan lebih sehat.

Lantas, zat gizi pada makanan apa saja yang perlu ditambahkan demi mendapatkan nutrisi tepat untuk bantu mengatasi rambut rontok?

1. Zat besi

Kekurangan zat besi adalah salah satu penyebab umum dari kerontokan rambut. Hal tersebut karena kekurangan zat besi berhubungan dengan anemia yang dapat ditandai dengan rambut rontok.

Hal ini dibuktikan lewat penelitian dari Dermatology Practical & Conceptual. Penelitian tersebut melaporkan bahwa kadar feritin yang rendah lebih sering dijumpai pada wanita yang mengalami rambut rontok.

Kadar feritin adalah protein yang menunjukkan jumlah total cadangan besi dalam tubuh. Meski begitu, hingga saat ini para ahli masih mencari tahu apa kaitannya zat besi dengan kerontokan rambut.

Akan tetapi, sebaiknya Anda tetap memenuhi zat besi untuk mengurangi jumlah rambut rontok lewat makanan di bawah ini.

  • Sayuran berdaun hijau, seperti bayam
  • Kacang-kacangan
  • Daging dan unggas
  • Suplemen zat besi sesuai anjuran dokter

2. Protein

Selain zat besi, protein ternyata juga menjadi nutrisi yang penting untuk mengurangi rambut rontok. Umumnya, kekurangan protein dapat menyebabkan rambut menjadi kering dan mudah patah, sehingga lebih rentan terhadap kerontokan.

Begini, protein adalah zat gizi yang menjadi sumber energi yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut. Nutrisi dalam makanan daging ini dipercaya dapat menguatkan rambut dan memberi rangsangan dalam memanjangkan rambut dengan cepat.

Berikut ini berbagai sumber protein yang bisa Anda dapatkan untuk mengatasi rambut rontok dari dalam.

  • Daging
  • Telur
  • Produk susu
  • Ikan
  • Kacang-kacangan

https://wp.hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/perawatan-rambut/cara-menjaga-kesehatan-rambut/

3. Zinc

Zinc adalah mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk mengatur sintesis protein dan pembelahan sel, termasuk saat proses pertumbuhan rambut. Itu sebabnya, zinc menjadi salah satu nutrisi dalam makanan yang bisa digunakan untuk mengurangi rambut rontok.

Kekurangan zinc biasanya dijumpai pada orang yang menjalani diet vegetarian. Pasalnya, mereka lebih banyak mengonsumsi kacang dan biji-bijian yang mengandung phytate. Phytate ini dapat mengikat zinc dan menghambat penyerapan.

Sejumlah penelitian melaporkan bahwa orang dengan kadar zinc yang rendah cenderung lebih sering mengalami rambut rontok. Namun, ketika diberikan suplemen zinc secara oral, kondisi mereka membaik dan jumlah rambut yang jatuh pun berkurang.

Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat khasiat suplemen ini terhadap orang sehat yang mengalami kerontokan rambut.

4. Vitamin B kompleks

vitamin untuk wanita

Vitamin B, termasuk biotin (vitamin B7) dan vitamin B6 dipercaya sebagai nutrisi penting untuk merawat rambut rontok. Hal ini mungkin dikarenakan kedua vitamin tersebut dapat meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala dan meremajakan folikel rambut.

Sementara itu, vitamin B5 (asam pantotenat) juga dapat mengurangi rambut rontok dan penipisan pada rambut.

Anda bisa mendapatkan vitamin B kompleks pada sejumlah makanan, seperti:

  • alpukat, pisang, dan apel,
  • bayam, kubis, brokoli, dan kembang kol,
  • daging dan ikan,
  • kacang-kacangan, serta
  • telur dan produk susu.

Anda juga bisa mengonsumsi 100 mg suplemen vitamin B kompleks per hari untuk menumbuhkan rambut yang sehat. Namun, cara ini sebaiknya dilakukan dengan anjuran dokter kulit yang didatangi.

5. Vitamin E

Salah sumber antioksidan yang cukup terkenal adalah vitamin E. Pasalnya, kandungan antioksidan di dalamnya dapat mengurangi kerusakan akibat radikal bebas dan melindungi sel-sel tubuh.

Kandungan vitamin E biasa digunakan untuk membantu melindungi kulit dari penuaan, peradangan, dan kerusakan akibat sinar matahari. Namun, akhir-akhir ini fungsinya diperluas sebagai obat untuk rambut rontok dan mengubahnya menjadi rambut yang sehat.

Penelitian dari Tropical Life Sciences Research membuktikan hal tersebut. Ahli menemukan bahwa suplemen vitamin E meningkatkan pertumbuhan rambut pada mereka yang mengalami kerontokan.

Hal ini mungkin dikarenakan sifat antioksidan di dalamnya membantu mengurangi stres oksidatif di kulit kepala yang menjadi penyebab rambut rontok. Dengan memenuhi kebutuhan nutrisi vitamin E untuk tubuh, Anda pun terbebas dari rambut rontok.

https://wp.hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/4-minyak-untuk-rambut-sehat/

6. Asam lemak

Anda juga bisa menambahkan asam lemak, terutama asam linoleat dan asam lemak arakidonat, sebagai nutrisi penting untuk mengurangi rambut rontok. Hal ini dikarenakan cara kerja asam linoleat dalam tuuh mirip dengan obat rambut rontok, yaitu finasteride.

Asam linoleat dapat menghambat hormon androgen yang merusak folikel rambut, sehingga rambut mudah patah dan rontok. Sementara itu, asam arakidonat dan asam omega-6 juga diklaim membantu meningkatkan pertumbuhan rambut dengan meningkatkan siklus folikel rambut.

Sebenarnya, ada banyak makanan yang bisa Anda manfaatkan untuk mengatasi rambut rontok. Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Guo, E. L., & Katta, R. (2017). Diet and hair loss: effects of nutrient deficiency and supplement use. Dermatology practical & conceptual, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.5826/dpc.0701a01. Retrieved 5 November 2020. 

Hair Loss: tips managing. (n.d). American Academy of Dermatology. Retrieved 5 November 2020, from https://www.aad.org/public/diseases/hair-loss/treatment/tips 

Beoy, L. A., Woei, W. J., & Hay, Y. K. (2010). Effects of tocotrienol supplementation on hair growth in human volunteers. Tropical life sciences research, 21(2), 91–99. Retrieved 5 November 2020.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 25/11/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro