Granuloma Annulare

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu granuloma annulare?

Granuloma annulare adalah penyakit kulit kronis. Tanda paling khas dari penyakit granuloma annulare adalah bintik merah berbentuk cincin yang muncul pada kulit. Penyakit ini sering terjadi di lengan atau kaki.

Granuloma annulare adalah salah satu penyakit kulit yang sering terjadi dan biasanya tidak membutuhkan pengobatan khusus karena tidak menyebabkan gatal, sakit, atau luka lainnya.

Seberapa umumkah granuloma annulare?

Granuloma annulare adalah penyakit kulit yang bisa terjadi pada siapa saja di segala usia. Namun, penyakit ini lebih umum terjadi pada anak-anak dan remaja. Selain itu, penyakit ini lebih banyak menjangkit wanita daripada pria.

Granuloma annulare dapat dikontrol dengan mengurangi faktor-faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala granuloma annulare?

Granuloma annulare dapat ditandai dengan kemunculan bengkak merah pada suatu titik di tubuh. Lambat laun, bengkak merah berbentuk bulat-bulat kecil seperti cincin yang biasanya timbul di tangan, kaki, lengan dan persendian (siku atau lutut).

Benjolan ini agak cekung di tengah dan menyebabkan gatal, khususnya menyebabkan gatal serius pada orang-orang di usia lebih dari 40 tahun. Di beberapa titik, benjolan dapat hilang setelah beberapa bulan. Sementara pada beberapa orang lainnya, benjolan dapat berlangsung tahunan.

Terdapat beberapa tanda dan gejala yang mungkin tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir terhadap suatu gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda sebaiknya menghubungi dokter jika Anda merasa gatal, kulit kering atau bengkak, atau hilang tiba-tiba. Tubuh setiap orang bereaksi berbeda-beda. Selalu baik untuk berdiskusi dengan dokter Anda mengenai solusi terbaik bagi Anda.

Penyebab

Apa penyebab granuloma annulare?

Penyebab granuloma annulare sampai saat ini belum diketahui. Namun, para ahli menduga bahwa orang-orang yang mengalami penyakit tiroid atau diabetes lebih rentan terjangkit penyakit ini.

Granuloma annulare adalah penyakit yang bisa diobati. Akan tetapi, penyakit ini cenderung mudah kambuh.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk granuloma annulare?

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena granuloma annulare adalah:

  • Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
  • Memiliki riwayat penyakit tiroid
  • Digigit serangga atau binatang
  • Suntikan
  • Terkena paparan sinar matahari secara berlebihan

Tidak memiliki faktor risiko tidak berarti Anda tidak dapat terjangkit penyakit ini. Tanda-tanda ini hanya sebagai referensi. Anda sebaiknya bertanya pada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk granuloma annulare?

Karena penyakit ini tidak parah, sering kali pengobatan tidak diperlukan. Namun, jika gejala-gejala granuloma annulare memburuk, dokter Anda dapat menentukan krim steroid atau petroleum jelly untuk dioleskan ke kulit.

Steroid juga dpat digunakan sebagai suntikan. Selain itu, jika granuloma annulare menyebar luas dan bertambah parah, dokter akan merekomendasikan pasiennya untuk melakukan terapi cahaya ultraviolet khusus supaya menghabat sistem imun lainnya.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk granuloma anulare?

Dokter akan mendiagnosis penyakit ini dengan melihat kulit Anda secara cermat. Selain itu, Anda mungkin akan diminta melakukan biopsi atau tes Pap. Tes-tes ini dilakukan untuk mengonfirmasi jika Anda memiliki melasma atau lainnya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi granuloma annulare?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu mengatasi granuloma annulare adalah:

  • Pakai obat yang diresepkan dokter dengan teratur
  • Menghindari paparan alergi agar tidak membuat gejala semakin memburuk
  • Segera hubungi dokter Anda jika terasa gatal, kulit kering, atau tanda-tanda infeksi seperti demam, bengkak, atau berhenti tiba-tiba

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Syok Anafilaktik

%%title%% adalah reaksi alergi parah yang berakibat fatal. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mencegah %%title%% di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Alergi 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Impetigo

Impetigo adalah penyakit infeksi kulit bagian paling atas yang sangat menular. Apa penyebab dan gejalanya? Bagaimana mengobati kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Kulit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 3 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Pruritus

Prutitus atau kulit gatal merupakan kondisi yang umum terjadi. Penyebab penyakit ini cukup banyak. Apa saja itu? Bagaimana cara meredakannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Tes Tempel (Skin Patch Test)

Tes tempel (skin patch test) adalah metode untuk memastikan apa pemicu alergi Anda. Cari tahu persiapan, proses, dan cara baca hasilnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
hipospadia

Hipospadia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
gejala alergi kulit

Selain Gatal, Ini Gejala Alergi pada Kulit Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit