Kentut Terus-terusan? Simak 9 Langkah Praktis untuk Mengurangi Kebiasaan Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Flatulensi atau dikenal sebagai kentut adalah istilah medis saat tubuh mengeluarkan gas dari sistem pencernaan melalui anus. Anda tidak perlu malu kalau kentut, ini proses yang normal. Yang perlu dikhawatirkan adalah kalau Anda kentut terus dan terlalu sering.

Bagaimana cara mengurangi kentut yang terus-menerus?

mengurangi kentut

Dari laman Mayo Clinic, diperkirakan kentut yang normal adalah sekitar 10 – 20 kali dalam sehari. Nah, jika terlalu sering, ini justru akan mengganggu, atau bahkan bisa jadi pertanda adanya suatu penyakit.

Untuk mengurangi kentut yang terus-menerus, berikut ini ada cara-cara praktis yang bisa Anda lakukan di rumah.

1. Kurangi makanan yang mengandung gas tinggi

Bukan berarti harus dihindari, karena beberapa makana ini justru sehat untuk tubuh Anda. Tapi jika Anda merasa mudah kembung dan terlalu sering buang angin, ada baiknya Anda mulai mengurangi makan makanan yang bisa menghasilkan gas.

Di bawah ini daftar bahan makanan untuk dihindari agar tidak kentut terus-terusan.

  • Kacang-kacangan
  • Kol
  • Kismis
  • Bawang bombay
  • Brokoli
  • Kembang kol
  • Jamur
  • Bir dan minuman berkarbonasi lainnya

Di usus besar, makanan-makanan ini akan dipecah oleh bakteri di usus. Proses pemecahan tersebut akan menghasilkan gas yang kemudian dikeluarkan dari anus sebagai kentut.

Selain itu, makanan tertentu seperti bawang dapat menyebabkan produksi gas yang mengandung belerang. Adanya kandungan inilah yang menyebabkan kentut berbau busuk.

2. Makan dan minum dengan perlahan

Saat makan, pastikan Anda mengunyah makanan dengan perlahan untuk mengurangi jumlah udara yang tertelan. Udara yang terlalu banyak terkumpul di dalam pencernaan akan menjadi cikal bakal gas yang akan Anda keluarkan.

3. Hindari pemanis buatan untuk mengurangi kentut terus

Gula buatan seperti sorbitol dan mannitol biasanya ditemukan di permen, permen karet, dan produk makanan bebas gula.

Bagi beberapa orang yang tubuhnya memiliki toleransi rendah dengan zat ini, akan berdampak timbulnya diare dan peningkatan pembuangan gas.

4. Olahraga teratur untuk memperbaiki pencernaan

Berolahraga dapat meningkatkan fungsi sistem pencernaan, termasuk usus. Hal ini akan membantu mencegah terjadinya kembung dan melancarkan perjalanan gas dalam sistem pencernaan.

5. Kurangi makanan yang tinggi serat untuk sementara

Serat memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Namun, banyak makanan yang tinggi serat yang bertindak sebagai produsen gas. Sebaiknya kurangi dahulu makanan tinggi serat untuk mengurangi produksi gas yang berlebih. Jika sudah semakin membaik, perlahan tambahkan lagi serat dalam makanan Anda.

6. Kurangi kebiasaan menelan udara

Kebiasaan sehari-hari tanpa disadari ternyata memicu tubuh memasukan udara ke dalam tubuh. Contohnya merokok, mengunyah permen karet, minum dari sedotan juga bisa meningkatkan volume udara yang menumpuk masuk ke dalam perut.

7. Minum teh chamomile

Teh chamomile bisa membantu mengurangi gangguan pencernaan, termasuk saat ada gas yang terperangkap dalam perut kembung. Minum teh chamomile sebelum makan dan menjelang tidur direkomendasikan untuk mengurangi kentut yang terus-terusan.

8. Minum larutan cuka apel

Encerkan satu sendok makan cuka apel dalam minuman, misalnya dengan air mineral atau teh. Minum sebelum makan secara teratur. Anda bisa mengonsumsi sebanyak 3 kali sehari atau sesuai kebutuhan. Campuran cuka apel ini dapat mengurangi kentut yang berlebihan.

9. Arang aktif

Arang aktif alias activated charcoal dapat membantu mengurangi kelebihan gas dan kembung. Ini berbeda dengan arang yang Anda temukan di panggangan atau perapian. Arang aktif sudah mengalami perlakuan khusus hingga aman dikonsumsi manusia, bahkan juga sering digunakan dalam makanan dan minuman.

Arang aktif biasanya berbentuk pil, contohnya norit. Ketika arang aktif masuk ke dalam usus, arang akan menempel pada cairan di usus untuk mengurangi gas dan kembung dengan membuat tinja lebih kencang sehingga mengurangi keinginan kentut terus.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Manfaat Kentut Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat kentut begitu banyak bagi tubuh kita. Mulai dari kesehatan pencernaan hingga alergi bisa dideteksi lewat kentut. Bagaimana penjelasannya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Kesehatan, Informasi Kesehatan 31 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Biji Adas untuk Meredakan Perut Kembung, Apakah Benar Ampuh?

Selain bisa dimanfaat untuk menambah cita rasa masakan, biji adas juga berguna untuk meredakan perut kembung. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan 16 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Saya Terus Kentut Saat Olahraga?

Selain badan sakit, terus kentut saat olahraga juga sering dialami banyak orang. Namun, apa penyebabnya, ya? Lantas, normalkan bila ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan, Informasi Kesehatan 4 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Perut Terasa Ramping Setelah Kentut, Apa Karena Ada Kalori yang Ikut Terbakar?

Anda mungkin pernah merasa tubuh jadi lebih ramping setelah kentut. Karena itulah, banyak orang menduga bahwa tubuh membakar kalori saat kentut. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 4 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perut kembung setiap pagi

Perut Kembung Setiap Pagi? Ini Penyebab dan Cara Menghentikannya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
kentut saat berhubungan seks

Kentut Saat Berhubungan Seks, Apakah Ini Normal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
jenis makanan pemicu sering kentut

5 Jenis Makanan yang Bikin Kita Sering Kentut

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
kalori saat kentut

Mencium Bau Kentut Ternyata Berpotensi Baik untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 3 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit