Stop Kentut yang Bau Busuk Dengan 7 Trik Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 April 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kentut merupakan cara alami tubuh untuk membuang limbah tubuh yang berupa gas. Menurut American College of Gastroenterology, rata-rata manusia mengalami kentut sebanyak 10 hingga 20 kali dalam sehari. Namun, tidak semua kentut memiliki suara dan berbau busuk. Banyak faktor yang menyebabkan kentut bau busuk, salah satunya yang paling umum ialah makanan. Mengeluarkan kentut yang berbau tidak sedap tentu akan sangat menganggu. Aromanya yang menusuk hidung bisa membuat Anda atau orang di sekitar merasa tidak nyaman. Untuk itu, artikel ini akan membahas berbagai cara mengatasi dan mencegah kentut yang berbau busuk.

Penyebab kentut bau busuk

Sebelum mencari tahu bagaimana cara mencegah kentut bau busuk, Anda perlu tahu berbagai penyebab gas yang Anda buang berbau tidak sedap. Kentut yang berbau busuk disebabkan oleh berbagai hal berikut.

  • Intoleransi makanan. Kondisi ini menyebabkan tubuh tidak mampu memecah makanan tersebut yang akhirnya membuat makanan mengendap di dalam perut dan difermentasikan oleh bakteri yang berada di usus. Akibatnya, gas yang berbau pun terbentuk di dalam perut sebelum akhirnya dilepaskan ke luar. Beberapa orang mengalami intoleransi laktosa dan gluten (protein yang biasanya terkandung dalam gandum).
  • Makanan kaya serat. Kelompok makanan beserat tinggi menghasilkan kentut bau busuk karena tiga hal. Pertama, makanan tinggi serat lebih lambat dicerna sehingga proses fermentasinya cukup lama dan akhirnya menghasilkan gas yang berbau. Kedua yaitu bau alami dari makanan itu sendiri. Yang terakhir, kandungan sulfur pada beberapa jenis makanan bisa menghasilkan gas yang berbau tidak sedap.
  • Sembelit. Saat feses menumpuk di usus besar dan tidak juga dikeluarkan, bakteri penyebab bau akan terus berkembang biak sehingga gas yang dikeluarkan pun berbau busuk.
  • Bakteri dan infeksi di saluran pencernaan. Bakteri penyebab infeksi yang menyerang usus dan saluran pencernaan bisa menyebabkan volume gas di dalam perut menjadi lebih tinggi dan berbau tajam.
  • Kanker usus besar. Polip atau tumor yang terbentuk di saluran pencernaan bisa menyebabkan penyumbatan usus yang berakibat pada penumpukan gas di perut.
  • Obat-obatan tertentu. Jenis obat tertentu, salah satunya antibioitik, menyebabkan ketidakseimbangan dalam saluran pencernaan karena bisa membunuh sebagian bakteri baik

Mengatasi kentut yang berbau tidak sedap

kentut berlebih saat menstruasi

Untuk mengatasi dan mengurangi kentut yang berbau, kenali penyebab bau kentut yang Anda alami berdasarkan berbagai penyebab yang telah dipaparkan. Setelah itu, atasi dengan mengubah pola makan atau periksa ke dokter jika kondisi ini disebabkan oleh penyakit tertentu.

Anda juga perlu menanyakan pada dokter apakah obat-obatan yang sedang dikonsumsi menyebabkan gas berbau busuk. Jika Anda merasa memiliki intoleransi terhadap makanan tertentu, hindari makan tersebut. Kemudian lihat perubahannya, apakah gas yang Anda keluarkan masih tetap berbau atau tidak.

Selain itu, coba pertimbangkan untuk mengonsumsi obat yang bisa memecah gelembung dalam gas dan menghilangkan perut kembung yang dijual bebas di pasaran seperti simetikon, arang aktif, dan beano.

Anda bisa menemui dokter jika:

  • Mengalami gejala lain di samping kentut yang berbau busuk
  • Obat untuk mengatasi bau gas tidak berpengaruh apa-apa.
  • Perubahan pola makan tidak mempan mengatasi kentut yang bau.

Jika Anda mengalami hal ini, gas yang berbau tak sedap ini kemungkinan disebabkan oleh infeksi dan masalah kesehatan tertentu yang membutuhkan perawatan lanjutan.

Cara mencegah kentut agar tidak berbau busuk

dampak menahan kentut

Berikut adalah cara-cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kentut bau busuk. Simak baik-baik, ya.

  • Makan sedikit-sedikit untuk membuat pencernaan tetap dalam keadaan sehat.
  • Menghindari atau mengurangi makanan pemicu, yakni makanan yang tidak bisa dicerna tubuh Anda.
  • Menghindari makanan yang berbau alami seperti bawang-bawangan serta kembang kol.
  • Makan pelan-pelan agar tidak terlalu banyak gas yang masuk ke dalam perut.
  • Minum air yang banyak untuk mengeluarkan zat sisa dan gas dalam tubuh.
  • Menghindari minuman bersoda yang bisa menghasilkan banyak gas perut.
  • Makan yoghurt dan makanan lainnya yang mengandung probiotik untuk membantu memulihkan bakteri baik di dalam usus sehingga bisa memperbaiki pencernaan Anda.

Jika berbagai cara telah Anda lakukan untuk mencegah bau busuk datang kembali namun tetap tidak ada perubahan, maka konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penjelasan medis yang lebih akurat tentang kondisi Anda saat ini.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Selama kehamilan, Anda harus menjaga asupan makanan dan minuman, termasuk minum teh. Simak panduan aman minum teh saat hamil berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
ciri tipes yang parah

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
mencium bau

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit