Perkembangan Bayi di Usia 3 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Bayi Usia 3 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi saya di usia 3 minggu?

Menurut Denver II, perkembangan bayi di usia 3 minggu, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Mampu melakukan gerakan tangan dan kaki secara bersamaan dan berulang kali.
  • Mampu mengangkat kepalanya sendiri.
  • Bersuara dengan menangis.
  • Mampu memandang wajah orang yang berada di dekatnya.

Kemampuan motorik kasar

Bayi Anda sekarang sudah berumur 3 minggu. Di masa perkembangan bayi 3 minggu ini, umumnya bayi Anda bisa melihat benda dalam jarak 20-35 cm. Ini juga merupakan perkiraan jarak antara mata bayi dan mata ibu saat menyusui.

Faktanya ada yang perlu diketahui, usia baru lahir sekitar usia mingguan ini, bayi lebih senang memerhatikan wajah daripada benda. Anda bisa mendorong bayi berlatih fokus dengan cara melihat bayi Anda lurus saat menyusui.

Pada saat yang bersamaan, gerakkan kepala perlahan dari satu sisi ke sisi lain dan lihat apakah matanya melihat mengikuti gerak kepala Anda. Ini membantu melatih otot mata untuk melacak dan mengikuti benda.

Sering melakukan kontak mata sambil berkomunikasi dengan si kecil juga melatih kesejajaran matanya, sekaligus mempererat ikatan batin. Di masa perkembangan bayi 3 minggu ini, umumnya si kecil sudah dapat menggerakkan tangan dan kakinya dengan cukup leluasa ketimbang usia sebelumnya, yakni usia 1 minggu dan 2 minggu

Selain itu, ia juga bisa mengangkat kepalanya selama beberapa detik. Bahkan, mungkin si kecil juga dapat memalingkan atau memiringkan kepalanya saat melihat Anda atau pengasuhnya bergerak menjauh.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Masih sama usia sebelumnya, perkembangan komunikasi dan bahasa bayi usia 3 minggu masih akan terus menangis dan menangis. Sebab inilah satu-satunya cara yang bisa si kecil lakukan untuk membuat Anda dan orang di sekitarnya mengerti apa yang ia inginkan.

Kemampuan motorik halus

Bayi usia 3 minggu dapat menggerakkan kedua lengan tanggannya kapan pun. Entah saat Anda ajak bicara, berbaring, mandi, menyusu, dan lain sebagainya.

Kemampuan sosial dan emosional

Si kecil telah mampu memandang wajah Anda dan orang-orang di sekitarnya. Bukan itu saja. Ia juga dapat memelajari ekspresi wajah Anda dengan cermat atau mendengarkan obrolan Anda.

Meskipun mereka belum dapat memahami kata-kata Anda, berbicara dengan suara keras kepada bayi Anda bagus untuk perkembangan bahasa, bahkan pada usia dini ini.

Apa yang harus saya lakukan untuk membantu perkembangan bayi usia 3 minggu?

Satu-satunya cara bayi berkomunikasi adalah dengan menangis, tapi Anda bisa berkomunikasi dengannya melalui suara dan sentuhan Anda. Dia sekarang bisa mengenali suara Anda dan memilih suara Anda di antara suara orang lain.

Bayi Anda mungkin suka dipegang, dibelai, dicium, dielus, dipijat, dan digendong. Ia bahkan mungkin membuat suara “ah” ketika dia mendengar suara Anda atau melihat wajah Anda, dan dia akan senang menemukan Anda di tengah keramaian.

Kesehatan Bayi Usia 3 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 3?

Di masa perkembangan bayi 3 minggu ini, umumnya Anda tidak perlu membawanya ke dokter bila si kecil tidak mengalami masalah atau gejala tertentu. Namun, Anda tetap waspada dan memerhatikan hal berikut ini:

  • Mengawasi keluarnya air kencing dan feses atau pup bayi agar bisa mendeteksi masalah kesehatan apapun pada bayi
  • Jika ada masalah penyumbatan darah, dokter mungkin menyarankan suntikan vitamin K untuk menghilangkan sumbatan.

Jangan ragu untuk mengonsultasikannya dengan dokter, apabila ada masalah pada bayi yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 3 minggu?

Sebagai seorang ibu, penting untuk mengetahui tanda-tanda sindrom kematian mendadak pada bayi (sudden infant death syndrome/SIDS) dan bagaimana cara mencegahnya. SIDS adalah kondisi terjadi ketika bayi tiba-tiba meninggal dalam tidur. Bayi di bawah 1 tahun lebih berisiko mengalami kondisi serius ini.

Walaupun SIDS adalah penyebab utama kematian bayi berusia antara 1 bulan sampai 1 tahun, kondisi ini masih termasuk langka. Tidak diketahui penyebab SIDS yang sebenarnya tapi ada beberapa faktor yang diduga sebagai pemicunya berikut ini:

  • Orangtua atau pengasuh yang merokok.
  • Bayi berbaring menelungkup di atas matras.
  • Lahir prematur.
  • Berat badan di bawah rata-rata.
  • Tidur di atas kasur atau permukaan yang terlalu lunak.
  • Merasa kepanasan saat tidur.

Untuk mencegah risiko perkembangan SIDS pada bayi, khususnya di usia 3 minggu, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

Selalu tidurkan bayi dengan posisi tubuh telentang

Kemungkinan terjadinya SIDS bisa berkurang sebanyak 50 persen jika bayi dibaringkan dalam posisi telentang. Sebaliknya, tidak disarankan untuk menidurkan bayi dengan posisi menyamping.

Kosongkan tempat tidur atau kasur bayi dari bantal dan mainan empuk yang bisa secara tidak terduga menutup mulut bayi dan menghalangi pernapasannya. Jaga kepala bayi agar tidak tertutup apapun. Jaga suhu ruangan tetap sejuk sekitar 24 derajat Celcius.

Hindari menidurkan bayi di kasur yang terlalu empuk

Para ahli melarang Anda tidur dengan bayi di atas ranjang Anda selama beberapa bulan pertama karena berisiko tinggi. Namun ahli lainnya percaya bahwa berbagi ranjang membuat orangtua merespon lebih cepat terhadap perubahan pada pernafasan atau pergerakan bayi.

Jika Anda tidur bersama bayi, pastikan kasur yang Anda gunakan tidak terlalu empuk. Bayi tetap harus tidur terlentang meskipun ia tidur di ranjang Anda.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada perkembangan bayi 3 minggu?

Di masa perkembangan bayi 3 minggu ini, orangtua mungkin akan merasa depresi karena bayi selalu menangis. Namun, sebenarnya menangis adalah metode komunikasi utama bayi dengan Anda. Jangan putus asa atau cemas, cobalah cari tahu mengapa bayi Anda menangis dan temukan solusinya.

Bila bayi menangis lebih dari 3 jam sehari dan berlangsung selama 3 minggu, dia mungkin mengalami kolik. Kolik adalah saat bayi menangis keras dan tak bisa dikendalikan, padahal kondisi bayi sebenarnya sehat dan bayi sudah dalam keadaan kenyang.

Akan tetapi berita baiknya adalah kolik tidak berlangsung terlalu lama. Sebanyak 60 persen bayi bisa sembuh dengan sendirinya dalam 3 bulan, dan 90 persen akan membaik setelah bayi berusia 4 bulan.

Beri tahu dokter bila Anda merasa ada gejala abnormal atau ingin bertanya tentang sesuatu. Dokter akan memberikan jalan keluar dan perawatan terbaik untuk bayi Anda.

Bagaimana perkembangan bayi Anda di minggu ke-4?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca