home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tanda-Tanda Bayi Sudah Kenyang dan Boleh Berhenti Makan

Tanda-Tanda Bayi Sudah Kenyang dan Boleh Berhenti Makan

Jika anak-anak atau orang dewasa bisa setop makan sendiri kalau sudah merasa kenyang, bayi tidak demikian. Bayi belum bisa lancar berbicara dengan Anda untuk minta berhenti makan. Maka ia biasanya akan menunjukkan gerak-gerik khusus untuk memberi tahu Anda bahwa ia sudah kekenyangan. Yuk, perhatikan apa saja tanda-tanda bayi kenyang, dan apakah ia selama ini sudah cukup makan atau belum.

Tanda-tanda bayi kenyang

Ketika bayi kenyang, ia akan:

  • Tangan bayi terbuka dan rileks.
  • Bayi yang menyusu akan menjauhkan mulutnya dari payudara ibu atau botolnya.
  • Bayi terlihat tenang dan santai.
  • Bayi tertidur saat atau setelah menyusui.
  • Bayi bersendawa, atau gumoh sedikit.
  • Bayi yang sedang makan sambil duduk di kursi biasanya akan bersandar jika sudah kenyang.
  • Bayi memalingkan kepalanya dari suapan makanan; atau menolak membuka mulut ketika akan disuapi makan.
  • Bayi yang sudah bisa makan sendiri biasanya akan jadi memainkan sendok dan makanannua ketika sudah kenyang.
  • Bayi yang sudah agak besar bisa menggelengkan kepalanya ketika akan disuapi makan.

Apakah bayi Anda selama ini sudah cukup makan?

penyebab bayi turun berat badan

Selain memerhatikan tanda-tanda bayi yang kekenyangan, Anda juga perlu cari tahu apakah bayi Anda selama ini sudah cukup makan atau belum. Bayi yang tidak cukup makan bisa jadi kekurangan nutrisi.

Ketika bayi sudah cukup makan, tanda-tandanya adalah:

Popoknya sering basah

Beberapa hari pertama setelah kelahirannya, bayi jarang ngompol atau pup. Ia mungkin hanya butuh ganti 1-2 popok saja dalam sehari. Ini normal. Semakin besar, ia akan semakin sering menyusu dan bisa menghabiskan 6-8 popok setiap 24 jam. Ini menunjukan bahwa makanan yang ia makan bisa dicerna baik oleh tubuhnya.

Berat badan naik

Menurut Kementrian Kesehatan Indonesia, salah satu tanda yang paling mudah dilihat jika bayi sudah cukup makan adalah berat badannya yang bertambah. Berat badan anak yang bergizi baik akan bertambah sesuai kurva pertumbuhannya, yang bisa Anda lihat di KMS.

Maka, Anda harus rajin-rajin mampir ke puskemas atau dokter anak Anda untuk cek apakah berat badan si kecil sudah ideal untuk anak seumurnya atau belum.

Bayi terlihat aktif dan bahagia

Anak yang bergizi baik karena cukup makan akan terlihat aktif, berenergi, dan responsif. Tidak hanya lemas dan diam saja.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Baby Center. 2017. Introducing Solids. [Online] Tersedia pada: https://www.babycenter.com/0_introducing-solids_113.bc#articlesection8 (Diakses 7 Agustus 2018)

Bear Jolie Black. Tanpa tahun. How Can I Tell If My Baby is Full?. [Online] Tersedia pada: https://breastfeedingusa.org/content/article/how-can-i-tell-if-my-baby-full (Diakses 7 Agustus 2018)

Web Md. 2018. How Much to Feed Your New Baby. [Online] Tersedia pada: https://www.webmd.com/parenting/baby/new-baby-eating-enough#1 (Diakses 7 Agustus 2018)

Kemenkes RI. 2009. Kartu Menuju Sehat Model Baru Diluncurkan. [Online] Tersedia pada: http://www.depkes.go.id/article/view/463/kartu-menuju-sehat-model-baru-diluncurkan.html (Diakses 7 Agustus 2018)


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 04/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x