Memahami Tahap Perkembangan Kemampuan Bahasa Bayi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Kecepatan perkembangan kemampuan bahasa bayi yang satu dan lainnya tidak selalu sama. Namun, ada beberapa patokan perkembangan kemampuan bahasa bayi seiring usia si kecil yang bertambah. Patokan atau tonggak ini dapat menjadi acuan Anda dalam menilai apakah proses perkembangan bahasa bayi sudah berjalan dengan baik.

Sejak dilahirkan, menangis menjadi “senjata” andalan bayi untuk mengekspresikan perasaan dan keinginannya. Ini karena perkembangan kemampuan bahasa bayi belum berjalan dengan baik. Setelah akhirnya berhasil mendengar kata-kata pertama bayi, tentu menjadi kebahagiaan yang tak ternilai harganya bagi para orangtua.

Apa itu kemampuan bahasa?

kemampuan motorik halus bayi

Kemampuan bahasa bayi adalah keterampilan yang dimiliki bayi untuk berbicara atau berkomunikasi dengan orang lain. Sama seperti kemampuan motorik kasar, motorik halus, sensorik, emosional, dan kognitif, maka perkembangan bahasa bayi juga berlangsung secara bertahap.

Masa awal kehidupan, tepatnya sekitar usia bayi 3 tahun atau 36 bulan, merupakan periode perkembangan keterampilan bahasa yang paling pesat. Perkembangan ini didapat bayi dengan banyak berkomunikasi, mendengar suara, maupun melihat orang lain berbicara.

Usia awal ini memungkinkan otak bayi untuk menyerap bahasan sekaligus melatih kemampuan berkomunikasinya. Itu sebabnya, perhatikan dan latih perkembangan kemampuan bahasa bayi guna memudahkannya dalam berkomunikasi.

Begini perkembangan kemampuan bahasa bayi

Bayi menangis adalah kemampuan bahasa pertama yang dapat dilakukan si kecil. Semakin bertambah usia, akan semakin berkembang pula kemampuan bayi untuk menunjukkan keinginannya dalam bentuk komunikasi dan bahasa yang lebih mudah dimengerti.

Mengacu pada grafik skrining perkembangan anak Denver II, perkembangan kemampuan bahasa bayi sesuai dengan usia adalah sebagai berikut:

Usia 0-6 bulan

purple crying pada bayi

Selain menangis, kemampuan bahasa bayi di awal kelahirannya sebenarnya termasuk memberi respons ketika mendengar suara lonceng atau bel. Sekitar usia bayi 1 bulan 3 minggu, ia sudah dapat mengatakan “ooh” dan “aah” saat Anda mengajaknya bicara.

Beranjak di sekitar usia bayi 2 bulan 2 minggu, Anda akan dibuat semakin jatuh hati saat melihat si kecil tertawa. Selang satu minggu setelahnya, yakni di usia bayi 2 bulan 3 minggu, bayi telah dapat memekik keras sebagai salah satu cara untuk menunjukkan keinginannya.

Kemampuan bahasa bayi usianya di atas 5 bulan, atau kurang lebih usia bayi 5 bulan 2 minggu, ia mulai mengubah suaranya seperti hendak bicara.

Usia 6-12 bulan

tanda bayi cukup asi

Memasuki usia bayi 6 bulan, perkembangan kemampuan bahasa si kecil tampak semakin mengagumkan. Sekarang, ia bisa dibilang sudah mampu menirukan suara yang baru saja didengarnya. Berjalan ke usia bayi 6 bulan 3 minggu, Anda akan mendengar kosa kata pertama yang berhasil dilontarkan si kecil.

Sebagai contoh “a”, “i”, “u”. Selain itu, si kecil juga sedang berusaha untuk mengkombinasikan kosa kata di usia bayi 7 bulan 2 minggu. Anda mulai mendengar bayi mengatakan, “ba-ba”, “ga-ga”, “ja-ja”, dan sebagainya.

Di usia ini juga, buah hati Anda sedang belajar untuk mengucapkan “dada” dan “mama”. Akan tetapi, ia baru berhasil mengucapkannya meski belum begitu spesifik, di usia bayi 7 bulan 3 minggu.

Seiring bertambahnya usianya, bayi akan banyak mengoceh dengan baik berbagai kata yang bisa diucapkannya pada usia bayi 8 bulan 1 minggu. Sekitar usia bayi 9 bulan 1 minggu, buah hati Anda sedang dalam belajar untuk bisa mengucapkan “dada” dan “mama” dengan lancar.

Di usia bayi 11 bulan, ucapan “mama” dan “dada” bayi tampak sudah lebih jelas. Tepat di usia bayi 12 bulan, si kecil sedang dalam proses untuk dapat mengucapkan 1 kata dengan baik.

Usia 12-18 bulan

bayi belum bisa merangkak

Ketika menginjak usia bayi 13 bulan, ia mulai lebih fasih mengucapkan 1 kata, tapi sedang belajar untuk lancar mengatakan 2-3 kata. Baru satu bulan setelahnya alias di usia bayi 14 bulan, biasanya bayi telah mampu mengucapkan 2 kata dengan baik.

Berjalan ke usia bayi 16 bulan, perkembangan kemampuan bahasa bayi semakin baik. Hal ini ditandai dengan telah kemampuan si kecil mengucapkan 1-3 kata dengan lancar. Sampai usianya menginjak 18 bulan, buah hati Anda masih akan terus belajar untuk menambah kata-kata yang mampu diucapkannya.

Usia 18-24 bulan

perkembangan bayi 12 bulan perkembangan bayi 1 tahun

Tepat di usia bayi 18 bulan, si kecil masih dalam proses belajar untuk mampu mengucapkan sekitar 6 kata. Di usia ini juga, ia sedang belajar menunjuk sekitar 2 gambar dan mengkombinasikan kata saat berbicara.

Hanya saja, ia baru benar-benar fasih menunjuk 2 gambar di usia bayi 21 bulan dan mengkombinasikan kata di usia bayi 23 bulan. Selain mengkombinasikan kata, di usia bulan ke-23, si kecil juga dapat menyebutkan sekitar 6 nama anggota tubuhnya.

Contohnya mata, hidung, mulut, telinga, tangan, kaki, dan lain sebagainya. Menginjak usia bayi 24 bulan atau 2 tahun, ia sedang belajar untuk mengerti setidaknya 1 nama gambar, seperti menyebut gambar rumah, gedung, dan pohon.

Bagaimana cara melatih kemampuan bahasa bayi?

Asah kemampuan bahasa bayi sejak dini agar perkembangan yang terbentuk bisa semakin optimal. Tak perlu bingung, beberapa tips berikut ini bisa Anda terapkan:

Usia 0-6 bulan

Begini tips melatih kemampuan bahasa bayi usia 0-6 bulan:

1. Bicara dengan bayi

Selama Anda melatih kemampuan bahasa bayi, selama itu pula Anda harus rajin mengajaknya berbicara banyak hal. Meski mungkin si kecil belum sepenuhnya mengerti, tapi cara ini membuatnya paham bahwa Anda sedang mengajaknya berkomunikasi.

2. Jelaskan hal yang dilakukan dengan bayi

Cobalah dengan lebih sering menjelaskan padanya apa yang sedang Anda berdua lakukan. Saat akan mengajak mandi, Anda dapat mengatakan, “Sudah jam segini, kita mandi dulu ya sayang. Enak nih pakai air hangat.” Kemudian Anda bisa melanjutkannya dengan, “Sudah mandi, sudah wangi, sudah cantik/ganteng, sekarang kita minum susu ya, Nak.”

Usia 6-12 bulan

Begini tips melatih kemampuan bahasa bayi usia 6-12 bulan:

1. Bacakan cerita untuk bayi

Tidak ada kata terlalu cepat untuk mulai membacakan cerita pada bayi, sebagai upaya melatih kemampuan bahasa bayi. Oleh karena si kecil belum mampu membaca, Anda bisa menggunakan buku cerita yang lebih didominasi oleh beraneka macam gambar-gambar menarik.

Sembari Anda membacakan cerita, jelaskan satu per satu pada si kecil nama dari setiap gambar di dalam buku ceritanya.

2. Lebih sering menyebut “dada” dan “mama”

Salah satu upaya si kecil mengenal panggilan orangtuanya, sekaligus melatih kemampuan bahasa bayi, sebutlah diri Anda dan pasangan dengan panggilan tertentu. Setiap kali Anda mengajaknya bicara, Anda bisa mengatakan “Yuk, kakak ganti popok dulu sama Mama.”

Mulai biasakan juga untuk memanggil sebutan tersebut pada pasangan Anda saat sedang bersama si kecil. Perlahan-lahan, bayi secara refleks akan menyebut “dada” atau “mama” saat melihat Anda dari kejauhan.

Bahkan, dari yang tadinya belum cukup lancar, lama-kelamaan si kecil dapat mengucapkannya dengan sangat fasih.

perkembangan bayi 16 minggu

Usia 12-18 bulan

Begini tips melatih kemampuan bahasa bayi usia 12-18 bulan:

1. Kenalkan bayi dengan nama-nama benda

Setiap kali si kecil sedang bermain atau Anda mengajaknya berjalan-jalan di luar rumah, jelaskan padanya satu per satu nama objek yang ia temui. Di usia lebih dari 1 tahun ini, ia sedang belajar untuk mengerti nama-nama benda, khususnya yang sering ia lihat.

2. Ucapkan rangkaian kata

Anda dapat memperbanyak mengucapkan rangkaian kata pada bayi usia ini. Setelah hafal dan mengerti 1 kata, ia akan mengoleksi kata-kata lainnya, hingga mampu memahami 3-5 kata di akhir usia 18 bulan.

Usia 18-24 bulan

Begini tips melatih kemampuan bahasa bayi usia 18-24 bulan:

1. Dengarkan musik

Bukan sekadar menyenangkan dan menghibur, musik yang Anda perdengarkan pada bayi juga dapat membantu melatih kemampuan bahasa bayi. Di awal, ia mungkin hanya akan sekadar mengucapkan lirik lagu tersebut dan belum begitu fasih.

Seiring berjalannya waktu, pengucapannya akan menjadi lebih lancar disertai dengan kemampuannya untuk mengerti arti dari lagu yang selama ini ia dengar.

2. Jelaskan nama setiap anggota tubuh bayi

Setidaknya di usia 23 bulan, kemampuan bahasa si kecil sudah harus termasuk kemampuan menyebutkan nama-nama anggota tubuhnya. Maka itu, Anda bisa mulai memperkenalkan anggota tubuh beserta fungsinya pada si kecil. Namun, usahakan tetap menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti.

3. Bawa bayi jalan-jalan di luar rumah

Rekreasi ke kebun binatang, taman bunga, maupun tempat bermain lainnya, dapat menjadi dunia belajar baru bagi anak, sekaligus melatih perkembangan kemampuan bahasa bayi. Anda bisa membantu menambah koleksi nama benda yang diketahui anak dengan menyebutkan satu per satu nama binatang, saat di kebun binatang.

Memahami tahap perkembangan kemampuan bahasa bayi dapat membantu Anda melatih kemampuan tersebut. Jika si kecil mengalami gangguan atau keterlambatan kemampuan bahasa, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 26, 2019 | Terakhir Diedit: Januari 22, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca