×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:

Sistem Imun Bayi yang Minum ASI dan Susu Formula, Kuat Mana?

Oleh Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Bakteri yang ada di usus bayi harus seimbang dan tepat jumlahnya. Mengapa? Bakteri baik adalah “tentara” yang bertugas memperkuat sistem imun bayi untuk melawan serangan bakteri jahat yang bisa menyebabkan penyakit atau gangguan kesehatan. Jadi, dalam usus bayi jumlah serta jenis bakteri baiknya harus lebih banyak daripada bakteri jahat.

Nah, salah satu cara untuk menjaga keseimbangan bakteri (mikrobiota) di usus bayi adalah dengan memberikan air susu ibu atau ASI secara eksklusif pada enam bulan pertama. Lalu bagaimana dengan bayi yang minum susu formula? Apakah berarti keseimbangan bakterinya jadi kacau? Simak jawabannya di bawah ini.

Mengenal peran bakteri dalam sistem imun bayi

Pada saat lahir, bayi memiliki jumlah dan keragaman bakteri yang lebih sedikit dibandingkan dengan orang dewasa. Bacteroides dan Lactobacillus adalah kelompok bakteri usus yang besar peranannya dalam meningkatkan sistem imun bayi. Komposisi bakteri akan menyerupai dengan orang dewasa setelah tiga tahun.

Jadi, dua hingga tiga tahun pertama kehidupan buah hati adalah masa-masa penting untuk perkembangan bakteri baik usus. Adanya gangguan pada masa ini mungkin berkaitan dengan beberapa penyakit anak seperti penyakit dermatitis atopik, asma, alergi, penyakit Celiac, inflammatory bowel disease (IBD), dan obesitas. Komposisi bakteri usus yang normal dan seimbang juga diduga dapat mencegah penyakit diabetes.

Mengapa ASI penting untuk menjaga keseimbangan bakteri?

Menurut rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, bayi diberikan ASI eksklusif (hanya ASI) selama enam bulan pertama. Kemudian ditambahkan dengan makanan pendamping ASI (MP-ASI) sampai satu tahun pertama. ASI boleh dilanjutkan sampai usia dua tahun.

ASI memiliki berbagai macam fungsi yang baik untuk bayi. Kandungan nutrisi dalam ASI sesuai dengan usus bayi karena mudah dicerna. ASI mengandung imunitas pasif dari ibu, lactoferrin dan zat-zat lain yang berperan membantu sistem imun bayi. Sebuah penelitan menyimpulkan konsumsi ASI terutama selama 6 bulan pertama kehidupan penting dalam perkembangan imunitas bayi.

Kandungan pada ASI yang paling penting dan berhubungan dengan perkembangan bakteri di usus bayi adalah Human Milk Oligosaccharide (HMO). HMO merupakan oligosakarida atau molekul karbohidrat yang bersifat sebagai gula dalam tubuh manusia. Sayangnya, HMO hanya ditemukan pada ASI, tidak ada di susu formula.

Kenapa HMO ini penting? HMO merupakan gula yang tidak dapat diserap oleh usus halus. Oligosakarida ini akan difermentasi oleh bakteri usus menjadi sumber energi untuk sel-sel usus besar dan menjadi bahan untuk pertumbuhan Bacteroides.

Selain itu, juga terdapat short chain fatty acid (asam lemak rantai pendek / SCFA), salah satunya asam laktat, yang dapat digunakan untuk pertumbuhan Lactobacillus.

Keseimbangan bakteri pada usus bayi yang minum ASI dan susu formula

Adanya perbedaan oligosakarida ini menyebabkan perbedaan antara bakteri usus bayi yang mengonsumsi ASI dengan susu formula. Bila dibandingkan, Bacteroides dan Lactobacillus mendominasi pada bayi yang mengkonsumsi ASI. Kedua bakteri inilah yang membantu mematangkan sistem imun bayi dan membantu pertahanan jaringan usus bayi.

Sedangkan pada bayi yang mengonsumsi susu formula, kebanyakan bakteri berasal dari Enterococcus dan Enterobacteria. Akibatnya, pembentukan sistem imun bayi menjadi kurang optimal. Karena itu, Anda sebaiknya mengusahakan ASI untuk si buah hati. Jangan sembarangan pakai susu formula bila belum berkonsultasi dan dianjurkan oleh dokter.

Baca Juga:

Sumber
×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We are excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca