Anak Tidak Suka Air Putih, Bolehkah Memberikan Infused Water Sebagai Penggantinya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19/08/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Infused water sebenarnya merupakan air putih yang biasanya diberi tambahan irisan sayur maupun buah-buahan. Melihat tampilannya yang cantik dan menarik, mungkin membuat Anda ingin memberikannya pada si kecil. Bahkan, anak bisa saja tertarik juga ingin mencicipinya karena melihat air yang tampak segar. Lantas, amankah memberikan minuman infused water untuk anak?

Bolehkah memberikan infused water untuk anak?

cara membuat infused water

Infused water memang terkenal memiliki beragam manfaat baik. Ini karena selain buah dan sayur-sayuran, infused water juga biasanya diberi tambahakan bahan herbal maupun rempah-rempah yang memperkaya rasanya.

Manfaat yang bisa dirasakan dengan rutin minum infused water ada berbagai macam. Mulai dari detoks alias membuang racun di dalam tubuh, menghidrasi tubuh, hingga membantu melancarkan sistem pencernaan.

Ditambah dengan kebiasaan anak yang mungkin susah sekali ketika disuruh menenggak segelas air putih. Padahal, penting untuk selalu mencukupi kebutuhan cairan anak setiap harinya.

Atas dasar itulah, Anda mungkin mulai tergerak untuk memberikan infused water pada si kecil. Berkat tampilannya yang hadir berbeda dengan air putih biasa, infused water seolah menjadi pilihan terbaik untuk mengisi kebutuhan cairan anak.

Sebenarnya, sah-sah saja untuk memberikan infused water pada anak. Bahkan karena tampilannya yang menarik, anak biasanya jadi lebih tergugah untuk mencobanya.

Rasa yang dihasilkan dari infused water sendiri bukan seperti air putih biasa yang tidak berasa sama sekali. Infused water biasanya terasa segar, manis, atau agak asam, tergantung dari sayur, buah, atau rempah-rempah yang dicampur ke dalamnya.

Jika biasanya anak menolak dan beralasan rasanya yang hambar ketika disuruh minum banyak air putih, kini tidak lagi. Infused water bisa jadi cara mudah untuk membantu mencukupi kebutuhan cairan si kecil setiap harinya.

Perhatikan bahan tambahan di dalam infused water untuk anak

minum teh manis pakai madu atau gula

Meski tidak masalah untuk memberikan infused water pada anak, tapi perhatikan juga bahan-bahan yang ada di dalamnya. Sebaiknya hindari memasukkan kalori tambahan dari gula maupun pemanis.

Entah itu madu, gula putih, gula merah, dan lain sebagainya. Memberikan beberapa potong buah, sayur, herbal, maupun rempah-rempah saja sebenarnya sudah cukup untuk menciptakan rasa segar saat diminum.

Bukan hanya itu saja. Anak juga bisa mendapatkan zat gizi tambahan untuk tubuhnya dari buah, sayur, dan rempah-rempah segar yang dicampur bersama infused water.

Selain berisiko meningkatkan asupan gula harian anak, menambahkan terlalu banyak gula ke dalam infused water berisiko menimbulkan gigi berlubang. Terlebih jika infused water ini diminum secara teratur setiap hari oleh anak.

Jadi, alih-alih memperbanyak asupan gula harian untuk anak, lebih baik tambahkan lebih banyak potongan sayur atau buah-buahan jika ingin menambah rasa pada infused water.

Nah, untuk menemukan rasa yang paling disukai anak, Anda bisa mencoba berbagai kombinasi sayur dan buah-buahan.

Bagaimana cara membuat infused water untuk anak?

Di samping bahan-bahan infused water bisa dengan mudah didapat, proses pembuatannya pun tidak sulit dan bisa dilakukan di rumah. Anda hanya membutuhkan 1 botol air matang, ditambah dengan beberapa potong rempah-rempah, buah, atau sayur kesukaan anak.

Ambil contohnya, 3 buah stroberi yang dipotong menjadi dua, 2 lembar daun mint, dan 3 iris mentimun. Masukkan semua bahan-bahan tersebut ke dalam satu botol air matang tadi, kemudian simpan di dalam kulkas sekitar 12-24 jam. Setelah itu, infused water siap untuk diberikan dan diminum oleh anak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Memenuhi Kebutuhan Gizi Anak di Bulan Puasa

Saat anak belajar berpuasa, penuhi kebutuhan gizi hariannya agar ia tetap aktif menjalani hari. Ibu tak perlu bingung, ini berbagai tips yang bisa dicoba.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hari Raya, Ramadan 27/05/2019 . Waktu baca 5 menit

Kelebihan Gizi Pada Anak Bisa Berbahaya, Ini yang Harus Dipahami Ortu

Asupan makanan harian dalam porsi besar bisa membuat anak mengalami gizi lebih. Mari cermati pola makan yang tepat untuk mengatasi gizi lebih pada anak!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak 15/05/2019 . Waktu baca 9 menit

Penilaian Status Gizi Anak, Cara Mengukur Hingga Membaca Hasilnya

Metode penilaian status gizi anak dan dewasa tidaklah sama, karena adanya perbedaan usia dan ukuran tubuh. Lantas, bagaimana cara menilai status gizi anak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 15/05/2019 . Waktu baca 16 menit

Panduan Lengkap Memenuhi Kebutuhan Gizi Bayi (Usia 0-11 Bulan)

Pemberian nutrisi di awal masa kehidupan penting bagi pertumbuhan si kecil. Bagaimana aturan untuk memenuhi kebutuhan gizi pada bayi setiap harinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak 09/05/2019 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

infused water saat puasa

Minum Air Putih vs Infused Water Saat Puasa, Mana yang Lebih Baik?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020 . Waktu baca 4 menit
masalah gizi balita

Masalah Gizi pada Balita yang perlu Diperhatikan Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 27/02/2020 . Waktu baca 9 menit
resep infused water

5 Resep Infused Water untuk Metabolisme Tubuh

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 01/02/2020 . Waktu baca 5 menit
wasting adalah

Mengulas Seputar Wasting, Ketika Berat Badan Anak Tidak Setara Dengan Tinggi Badannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 09/06/2019 . Waktu baca 6 menit