Mengenal Berbagai Jenis Minuman Olahraga dan Fungsinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Saat Anda berolahraga, tubuh Anda banyak mengeluarkan cairan. Di saat inilah, mungkin Anda memerlukan minuman olahraga. Mengapa? Minuman olahraga merupakan minuman yang cocok dikonsumsi sebelum, selama, maupun sesudah berolahraga. Minuman ini biasanya mengandung karbohidrat dan elektrolit yang diperlukan oleh tubuh Anda setelah berolahraga. Minuman olahraga memang sengaja dirancang untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berolahraga.

Apa saja jenis minuman olahraga?

Terdapat tiga jenis minuman olahraga. Ketiga jenis ini mengandung cairan, elektrolit, dan karbohidrat yang berbeda.

Isotonik

Minuman olahraga isotonik mengandung konsentrasi garam dan gula yang sama seperti dalam tubuh Anda. Minuman isotonik dapat mengganti cairan tubuh yang hilang dengan cepat dan juga menyediakan karbohidrat yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang lebih tinggi. Karena keseimbangannya yang sama dengan yang ada dalam tubuh, minuman ini diserap tubuh lebih lambat, sehingga dapat menyediakan energi yang lebih lama untuk tubuh. Minuman ini merupakan pilihan yang baik bagi banyak atlet sebelum mereka memulai latihan, terutama pada atlet yang memiliki waktu latihan yang panjang.

Hipertonik

Minuman hipertonik mengandung konsentrasi garam dan gula yang lebih tinggi daripada yang terdapat dalam tubuh. Minuman hipertonik juga memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, sehingga lebih lama diserap tubuh. Biasanya minuman ini dikonsumsi setelah latihan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat harian dan meningkatkan cadangan glikogen dalam otot.

Hipotonik

Minuman hipotonik mengandung konsentrasi garam dan gula yang lebih rendah daripada yang ada dalam tubuh. Minuman hipotonik dapat mengganti cairan yang hilang melalui keringat dengan cepat, dan tubuh dapat menyerap gula dari minuman hipotonik ini lebih cepat. Formula ini memberikan Anda energi yang tinggi dalam jangka waktu lebih pendek, sehingga Anda dapat melakukan gerakan lebih maksimal. Minuman hipotonik dapat diminum selama waktu olahraga. Biasanya minuman ini cocok untuk atlet yang membutuhkan cairan tanpa meningkatkan asupan karbohidratnya, seperti atlet gimnastik.

Jadi, Anda dapat mengonsumsi minuman olahraga, baik sebelum, selama, maupun setelah olahraga untuk memulihkan kondisi tubuh Anda. Masing-masing jenis minuman olahraga (isotonik, hipertonik, dan hipotonik) dirancang dengan tujuan yang berbeda-beda, seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Apa saja fungsi minuman olahraga?

Minuman olahraga mempunyai beberapa fungsi utama sebelum, selama, dan setelah berolahraga, yaitu:

1. Hidrasi

The American College of Sports Medicine merekomendasikan untuk minum setidaknya 500 ml dalam 2 jam sebelum melakukan olahraga. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hidrasi yang cukup bagi tubuh dan juga untuk memberikan waktu bagi tubuh untuk mengeluarkan air yang berlebihan. Sebaiknya juga Anda minum secara rutin selama berolahraga untuk menggantikan cairan yang hilang melalui keringat. Hal ini baik dilakukan untuk mencegah dehidrasi selama melakukan olahraga.

2. Sumber energi

Karbohidrat yang tersedia dalam minuman olahraga dapat menyediakan energi yang diperlukan tubuh saat berolahraga, sehingga Anda tidak cepat mengalami kelelahan. Kandungan karbohidrat 6-8% dalam minuman olahraga adalah persentase optimal untuk mempercepat penggantian cairan dan energi dalam tubuh.

3. Mengganti elektrolit yang hilang

Natrium, kalium, dan klorida merupakan elektrolit yang biasanya hilang melalui keringat selama berolahraga. Minuman olahraga menyediakan kebutuhan elektrolit ini untuk tubuh.

Apa saja yang terkandung dalam minuman olahraga?

Tentu, minuman olahraga mengandung banyak nutrisi yang diperlukan tubuh untuk mengganti nutrisi yang hilang saat berolahraga. Beberapa kandungan utama yang biasanya ada dalam minuman olahraga adalah:

1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama saat berolahraga. Tentunya, karbohidrat merupakan nutrisi yang banyak hilang saat Anda melakukan olahraga. Untuk itu, minuman olahraga dirancang mengandung karbohidrat dalam jumlah yang cukup. Idealnya, konsentrasi karbohidrat dalam minuman olahraga tidak boleh lebih dari 8%, atau bahkan kurang. Kandungan karbohidrat yang tinggi dalam minuman olahraga justru dapat mengganggu pengosongan lambung selama olahraga.

2. Elektrolit

Saat berolahraga, tubuh Anda juga kehilangan elektrolit, sehingga Anda membutuhkan pengganti elektrolit yang hilang agar terjadi keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Penggantian elektrolit yang tepat dapat menunda kelelahan selama olahraga. Minuman olahraga mengandung elektrolit natrium, kalium, dan lainnya. Penambahan natrium dalam minuman olahraga mempunyai banyak manfaat, yaitu dapat mendorong asupan cairan dengan menimbulkan mekanisme haus, juga dapat meningkatkan penyerapan dan penyimpanan cairan. Biasanya minuman olahraga komersial mengandung natrium sekitar 10-25 mmol/L, atau mungkin lebih rendah.

3. Perasa

Tidak dipungkiri bahwa rasa minuman mempengaruhi kesukaan Anda terhadap minuman, tak terkecuali minuman olahraga. Untuk itu, minuman olahraga juga mengandung perasa agar mempunyai rasa yang nikmat saat diminum. Semakin Anda menikmati rasa minumannya, semakin banyak Anda meminumnya.

4. Kandungan lain

Selain ketiga kandungan tersebut, minuman olahraga juga mengandung bahan lainnya, seperti vitamin, mineral, dan protein. Beberapa kandungan mineral yang terdapat dalam minuman olahraga, seperti klorida, kalsium, dan magnesium, juga diperlukan untuk mengganti elektrolit yang hilang melalui keringat selama berolahraga. Sedangkan, kandungan vitamin dalam minuman olahraga, seperti vitamin E dan vitamin C yang mengandung antioksidan, tetapi dalam jumlah sedikit.

 

BACA JUGA

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Berapa Batas Asupan Karbohidrat yang Ideal Per Hari?

    Karbohidrat merupakan salah satu sumber energi yang penting dalam tubuh. Berapa batas kebutuhan karbohidrat? Apa dampaknya jika tidak terpenuhi?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Fakta Gizi, Nutrisi 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Kenapa Sit Up Tidak Bisa Menghilangkan Lemak Perut?

    Sudah rajin sit up tapi perut masih buncit? Wajar saja, karena kita tidak bisa hanya menghilangkan lemak di bagian tertentu saja. Jadi harus bagaimana?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

    Ini Bahayanya Jika Anda Berolahraga di Siang Hari Saat Panas Terik

    Katanya, olahraga di siang hari bisa membakar kalori lebih banyak sehingga efektif untuk menurunkan berat badan. Padahal, justru bisa berbahaya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Olahraga Lainnya, Kebugaran 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

    Ingin Membentuk Otot? Jangan Latihan Keras Setiap Hari

    Agar otot lebih kuat, tak perlu olahraga mati-matian. Penelitian membuktikan kalau Anda perlu meluangkan waktu satu hari untuk "rest day" dan tidak ngegym.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

    Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
    senam jantung sehat

    Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
    tips olahraga hiv

    Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Satria Perdana
    Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    olahraga kardio dan angkat berat untuk menurunkan berat badan

    Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit