Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

8 Cara Menghilangkan Racun dari dalam Tubuh

8 Cara Menghilangkan Racun dari dalam Tubuh

Setiap hari, kita terpapar racun dari luar maupun dalam tubuh. Bahkan, sisa-sisa metabolisme atau fungsi yang dilakukan tubuh untuk mencerna zat gizi pun bisa menghasilkan “racun”. Untuk itu, detoksifikasi diperlukan sebagai cara menghilangkan racun tersebut dari dalam tubuh.

Tubuh Anda sebenarnya sudah memiliki cara detoks alami untuk membersihkan zat-zat yang tidak lagi dibutuhkan, misalnya melalui keringat atau urine.

Namun, ada baiknya Anda juga turut membantu tubuh membersihkan racun tersebut. Setelah melakukan detoksifikasi, Anda akan merasa lebih segar dan bugar.

Bagaimana cara mengeluarkan racun dari tubuh?

buah pengganti cairan tubuh saat puasa

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Mulai dari cara yang mudah dan murah hingga cara yang sedikit membutuhkan usaha dan biaya. Anda bisa memilih sendiri mana yang lebih cocok untuk Anda.

1. Puasa

Mungkin beberapa dari Anda sudah sering menjalankan puasa. Tanpa disadari, sebenarnya Anda juga sedang melakukan detoksifikasi saat menjalankannya.

Pada saat puasa, Anda tidak minum dan tidak makan selama beberapa jam. Waktu ini dapat dimanfaatkan oleh tubuh untuk membersihkan diri dan juga untuk beristirahat sejenak.

Ini merupakan kesempatan tubuh untuk mengatur ulang fungsinya dan melakukan pemulihan serta penyegaran.

Pada saat ini, sebaiknya Anda juga menghindari stres. Jadi, Anda bisa memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat secara mental dan emosional, tidak hanya secara fisik. Anda bisa mencoba cara ini satu hari dalam seminggu.

2. Minum air lebih banyak

Tubuh kita mengandung 80% air, sehingga kita tentu memerlukan air untuk membantu tubuh menjalankan fungsinya. Minum air tidak hanya memuaskan dahaga, tetapi juga merupakan cara detoks tubuh.

Saat ingin mengeluarkan racun dari tubuh, Anda mungkin membutuhkan lebih banyak air daripada rekomendasi biasanya.

Jika biasanya minum sekitar 2 liter air per hari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, Anda perlu lebih banyak minum saat melakukan detoksifikasi.

Namun, kebutuhan air setiap orang berbeda-beda tergantung dari jenis kelamin dan ukuran tubuh. Kebutuhan cairan seseorang juga akan meningkat saat ia lebih banyak melakukan aktivitas fisik.

3. Lakukan aktivitas yang dapat mengeluarkan keringat

badan gatal saat olahraga

Salah satu cara menghilangkan racun dalam tubuh adalah dengan berkeringat. Suatu penelitian menemukan bahwa kandungan arsenik, kadmium, timbal, dan merkuri terkandung di dalam keringat yang Anda keluarkan.

Namun, bagaimana cara mengeluarkan keringat? Tentu, Anda bisa melakukannya dengan cara olahraga atau pergi ke sauna.

Olahraga merupakan salah satu cara sehat untuk menjaga tubuh tetap bugar dan membantu tubuh mengeluarkan racun. Untuk Anda yang tidak suka olahraga, mulai sekarang lakukan olahraga setidaknya 30 menit saja dalam sehari.

4. Konsumsi lebih banyak sayur dan buah

Sayur dan buah mengandung banyak zat-zat penting yang dapat membantu fungsi tubuh. Ditambah lagi, kandungan serat dalam sayuran dan buah-buahan dapat membantu tubuh menghilangkan racun.

Anda bisa memperbanyak asupan buah dan sayuran dengan menerapkan diet makanan mentah (raw diet). Diet ini dapat membantu usus dan hati dalam mengeluarkan racun.

Pada diet ini, Anda diharuskan untuk mengonsumsi sayuran dan buah mentah, termasuk kacang-kacangan dan biji-bijian mentah.

Jika Anda merasa tidak mampu menghabiskan banyak sayuran dan buah dalam satu hari, mungkin Anda bisa membuatnya menjadi jus.

Buatlah jus dengan campuran sayuran dan buah-buahan kesukaan Anda, terutama buah-buahan kaya vitamin C. Cara ini bisa menambah asupan vitamin dan mineral Anda.

5. Jauhi kebiasaan yang tidak baik

Jika Anda perokok, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok Anda saat sedang menjalankan detoksifikasi. Rokok dan asapnya pastinya merupakan racun bagi tubuh.

Begitu juga jika Anda terbiasa minum minuman alkohol, sebaiknya tinggalkan kebiasaan ini. Alkohol dapat memberatkan kerja hati yang tentu tidak baik saat Anda sedang mengeluarkan racun dari tubuh.

Sebuah studi dalam World Journal of Hepatology menunjukkan bahwa konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan lemak, peradangan, hingga terbentuknya jaringan parut pada hati.

Jika Anda penggemar kopi, Anda juga harus berhenti sejenak untuk menikmati sajian kopi Anda. Kopi mengandung kafein yang dapat menjadi “racun” bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Sebaiknya, ganti minuman kopi Anda setiap pagi dengan secangkir teh hijau. Walaupun kopi dan teh sama-sama mengandung kafein, jenisnya berbeda.

Teh hijau juga mengandung polifenol, sejenis antioksidan yang dapat membantu menghilangkan racun dalam tubuh.

6. Minum air lemon setiap pagi

Dalam sebuah penelitian terbitan Journal of Medicinal Food, disebutkan bahwa lemon merupakan salah satu buah terbaik untuk detoks tubuh.

Anda bisa minum air lemon setiap pagi saat lambung masih kosong. Hal ini dapat mendorong detoksifikasi sebelum tubuh menjalankan fungsinya yang lain.

Selain membersihkan tubuh dari racun, air lemon juga dapat melancarkan pencernaan. Namun, Anda mungkin baru dapat merasakan hasilnya setelah melakukan rutinitas ini dalam jangka panjang.

7. Tidur yang cukup

Tidur cukup untuk merawat kulit

Tidur merupakan waktu untuk beristirahat sehingga tubuh segar kembali keesokan harinya. Untuk itu, waktu tidur yang cukup merupakan suatu keharusan untuk mendukung kesehatan Anda.

Selain itu, tidur yang cukup setiap malam ternyata juga membantu tubuh dalam mengurangi racun yang terbentuk.

Pasalnya, saat tidur, organ-organ dalam tubuh tidak bekerja sekeras saat Anda bangun. Kurang tidur justru dapat melemahkan sistem imun sehingga Anda mudah sakit.

8. Kurangi konsumsi gula

Mengurangi konsumsi gula, termasuk pemanis buatan, juga merupakan sebuah usaha untuk mengurangi racun dalam tubuh. Mengonsumsi banyak gula juga dapat memberatkan kerja pankreas dalam menghasilkan insulin.

Maka dari itu, sebaiknya, pilihlah makanan sumber gula (karbohidrat) yang juga mengandung serat, seperti gandum, oat, dan beras merah. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan manfaat lebih.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

12 detoxifying foods to help cleanse your body naturally. (2019). Retrieved 10 June 2022 from https://foodrevolution.org/blog/detoxifying-foods/

Abdel-Salam, O. M., Youness, E. R., Mohammed, N. A., Morsy, S. M., Omara, E. A., & Sleem, A. A. (2014). Citric acid effects on brain and liver oxidative stress in lipopolysaccharide-treated mice. Journal of medicinal food, 17(5), 588–598. https://doi.org/10.1089/jmf.2013.0065. Retrieved 10 June 2022.

Cleansing and detox: how water fasting works and why it benefits you. (2022). Retrieved 10 June 2022 from https://waterfasting.org/the-deepest-detox/

Suk, K. T., & Kim, D. J. (2015). Staging of liver fibrosis or cirrhosis: The role of hepatic venous pressure gradient measurement. World journal of hepatology, 7(3), 607–615. https://doi.org/10.4254/wjh.v7.i3.607. Retrieved 10 June 2022.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ocha Tri Rosanti Diperbarui Jul 04
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.