Manfaat Buah dan Sayur Untuk Anak

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/10/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Buah-buahan dan sayuran memberikan banyak manfaat untuk anak-anak, termasuk peningkatan gizi, penurunan risiko obesitas, dan aktivitas akademik yang lebih baik. Sayangnya, sebagian besar anak tidak mendapatkan lima atau lebih porsi buah dan sayuran yang direkomendasikan dalam sehari.

Peningkatan gizi

Anak-anak dalam masa tumbuh kembangnya memerlukan gizi yang baik, dan buah-buahan serta sayuran menyediakan banyak suplai vitamin, mineral, dan senyawa penting lainnya. Buah jeruk dan stroberi kaya vitamin C yang bisa meningkatkan sistem imun tubuh, wortel kaya dengan kandungan vitamin A yang baik untuk mata, dan bayam merupakan sumber zat besi yang bagus untuk mencegah anemia. Apel mengandung 16 macam polifenol, antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan. Makan buah dan sayuran berbagai macam warna akan memberikan sejumlah nutrisi untuk menjaga anak-anak tetap sehat.

Penurunan risiko obesitas

Buah dan sayuran memiliki kandungan serat tinggi, namun rendah lemak dan kalori. Membiasakan anak untuk makan buah-buahan dan sayuran daripada makanan ringan bergula dan makanan cepat saji yang berlemak akan membantunya untuk menghindari risiko obesitas. Anak dengan kelebihan berat badan memiliki risiko lebih tinggi mengalami diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, hipertensi, masalah pernapasan dan depresi.

Aktivitas di sekolah yang lebih baik

Anak-anak yang rajin makan makanan sehat, termasuk mengonsumsi banyak buah dan sayuran, menunjukan hasil yang lebih baik saat tes akademik dibanding anak-anak yang jarang mengonsumsi buah dan sayuran. Anak-anak dengan menu makanan sehat memilki persentase hingga 41% untuk tidak mengalami kegagalan dalam tes kemampuan akademik daripada anak-anak lain. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi aktivitas akademik anak-anak, tetapi gizi merupakan kontributor utama untuk prestasi di sekolah yang lebih baik.

Berikan lebih banyak buah dan sayuran dalam menu makanan anak Anda

Buah dan sayuran mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat makanan. Untuk tetap fit dan sehat, anak Anda perlu makan makanan yang seimbang yang mencakup buah dan sayuran setiap hari. Berapa banyak yang ia butuhkan tergantung pada usianya.

Buah-buahan dan sayuran yang berbeda warna memiliki manfaat kesehatan yang berbeda pula sehingga cobalah untuk memberikan banyak buah dan sayuran dengan warna yang berbeda untuk anak Anda.

Tambahkan buah dan sayuran ke dalam makanan setiap kali anak makan

Ada banyak cara yang menarik untuk melakukan hal ini. Buah dan sayuran dapat disajikan mentah, dipanggang, diparut, atau dipotong kotak-kotak. Mereka juga dapat ditambahkan ke bahan-bahan makanan lainnya.

Trik lainnya adalah:

  • Masukkan irisan pisang atau stroberi di sereal.
  • Tambahkan potongan buah ke yoghurt.
  • Buatlah smoothie menggunakan buah segar atau buah beku.
  • Siapkan potongan sayur di kotak makan siang anak Anda.
  • Cobalah kebab sayuran dengan makan malam anak Anda.
  • Berikan anak Anda pizza dengan irisan jamur dan capsicum.

Makan buah yang segar jauh lebih baik untuk anak Anda daripada minum segelas jus buah dalam kemasan, yang dapat mengandung hingga enam sendok teh gula dan sangat sedikit serat makanan.

Buah dan sayuran yang segar merupakan hal yang baik tapi buah dan sayuran kalengan (rendah garam), buah dan sayuran kering, dan buah dan sayuran beku adalah alternatif lain yang juga baik. Tetap lebih baik Anda untuk memilih buah dan sayuran yang telah dikemas dalam kaleng atau jus alami, daripada yang diberi tambahan gula atau garam.

Buah kering, seperti aprikot, apel dan kismis, mengandung vitamin, mineral dan serat. Namun, mereka juga mengandung gula yang tinggi dan dapat menyebabkan kerusakan gigi, terutama karena buah ini cenderung menempel gigi anak Anda. Lebih baik untuk hanya sedikit mengonsumsi sejumlah kecil buah kering, dan pastikan anak Anda meminum segelas air setelah mengonsumsinya.

Berapa banyak porsi yang dibutuhkan?

Satu porsi buah sama dengan satu potongan buah sedang, dua potongan kecil, atau satu mangkuk potongan buah.

Satu porsi sayuran sama dengan satu kentang dengan ukuran sedang, setengah mangkuk sayuran yang dimasak atau satu mangkuk salad sayuran.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . 5 menit baca

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
    pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

    Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
    akibat anak terlalu sering dibentak

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 8 menit baca