backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

9 Manfaat MPASI Buah Pir untuk Bayi dan Ide Mengolahnya

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 20/11/2023

9 Manfaat MPASI Buah Pir untuk Bayi dan Ide Mengolahnya

Pir termasuk buah yang dipilih banyak ibu sebagai menu MPASI bayi. Selain karena rasanya yang enak dan menyegarkan, buah ini juga memiliki sejumlah manfaat untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil. Memangnya, apa saja manfaat buah pir untuk bayi? Apa menu MPASI buah pir yang bisa diberikan? Berikut penjelasan lengkapnya. 

Beragam manfaat buah pir untuk bayi

Kayu manis untuk MPASI

Siapa sangka, di dalam buah yang berbentuk agak lonjong dengan ujungnya yang runcing ini ternyata mengandung segudang nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang si Kecil

Berdasarkan Food Data Central, di dalam 100 gram buah pir mengandung beragam zat gizi sebagai berikut. 

  • Air: 84 gram 
  • Serat: 3 gram 
  • Kalsium: 8 miligram 
  • Magnesium 5,7 miligram 
  • Fosfor: 10 miligram 
  • Kalium: 87 miligram 
  • Vitamin C: 4,4 miligram 
  • Vitamin K: 3,8 miligram 
  • Folat: 6 miligram 
  • Beta karoten: 8 miligram

Berkat berbagai kandungan nutrisi tersebut, buah pir dapat memberikan sejumlah manfaat untuk bayi, seperti berikut ini.

1. Melancarkan pencernaan 

Buah pir mengandung serat serta kadar air yang tinggi, yaitu sekitar 84%. Hal ini tentunya dapat bermanfaat untuk saluran pencernaan si Kecil.

Berkat nutrisi tersebut, risiko terkena gangguan pencernaan pada bayi, seperti sembelit, pun akan berkurang. 

2. Meningkatkan imunitas tubuh 

Buah manis satu ini juga kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh si Kecil.

Hal ini karena vitamin C merupakan antioksidan yang dapat berfungsi mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas dalam tubuh. 

3. Menambah energi 

Memberikan buah pir untuk menu MPASI bayi juga dapat membantu menambah energi si Kecil.

Hal ini berkat kandungan karbohidrat pada buah ini yang dapat memberikan energi pada si Kecil, terutama bagi bayi yang sudah mulai aktif bergerak. 

4. Menjaga kesehatan mata 

Buah pir juga kaya akan vitamin A dalam bentuk karotenoid, seperti lutein dan zeaxanthin. Berkat kandungan tersebut, buah pir dipercaya mampu meningkatkan penglihatan bayi. 

Tidak hanya itu, kandungan karotenoid di dalamnya juga dapat mencegah mata mengalami kerusakan akibat paparan sinar UV dari matahari. 

5. Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi

Manfaat buah pir untuk bayi satu ini diperoleh karena kandungan kalsium dan kalium di dalamnya. Kandungan tersebut memang diketahui berperan dalam membentuk tulang dan gigi yang kuat. 

Selain itu, kandungan kalsium pada buah pir juga dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit rakhitis pada bayi, yaitu kondisi ketika tulang melemah.

6. Menjaga kesehatan kulit bayi

Selain meningkatkan daya tahan tubuh, kandungan vitamin C dalam buah pir juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit bayi

Pasalnya, vitamin C memiliki peranan dalam pembentukan kolagen yang dapat memengaruhi elastisitas kulit.  

7. Mengoptimalkan perkembangan otak bayi 

Kandungan zat besi dalam buah pir berperan penting dalam proses tumbuh kembang si Kecil, termasuk perkembangan otaknya.

Manfaat ini pun bisa diperoleh berkat kandungan serat di dalam buah pir yang bisa mendukung perkembangan otak bayi. 

8. Menjaga kesehatan saraf  

Kandungan tembaga dalam buah pir juga dapat menjadikan buah pir bermanfaat untuk bayi. Pasalnya, kandungan tembaga dalam buah pir mampu membantu menjaga kesehatan sel saraf. 

Tidak hanya itu, zat ini juga berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, kolagen, serta penyerapan zat besi. 

9. Mencegah terjadinya perdarahan 

Vitamin K untuk bayi berperan penting dalam proses pembekuan darah dan menghentikan perdarahan. Terlebih, bayi tidak bisa menghasilkan vitamin K sendiri dalam jumlah yang cukup. 

Nah, manfaat dari nutrisi yang satu ini ada di dalam buah pir, sehingga bisa menjadi pilihan buah untuk menu MPASI bayi Anda. 

Tanpa vitamin K yang cukup, darah tidak dapat membeku dengan baik. Akibatnya, perdarahan dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja, termasuk perdarahan yang tidak terlihat, seperti otak atau organ lainnya. 

Tips aman memberikan buah pir untuk bayi

Sebenarnya buah pir dapat dikonsumsi oleh anak usia 6 bulan ke atas atau yang telah memasuki masa MPASI-nya. Namun, saat memberikan buah ini, sebaiknya Ibu perlu menyesuaikan dengan usia si Kecil. Berikut ini adalah panduannya. 
  • Untuk bayi usia 6—9 bulan, haluskan buah pir dengan sedikit ASI atau susu formula hingga tingkat kekentalan yang diinginkan. Ibu juga bisa menghancurkannya dengan cara memarutnya lalu campurkan ke dalam oatmeal atau yoghurt. 
  • Untuk bayi usia 9—12 bulan, Ibu dapat memotong buah pir menjadi potong-potongan kecil.

Berbagai ide menu MPASI buah pir untuk bayi

mpasi bayi 6 bulan pertama

Mengingat buah pir dapat memberikan segudang manfaat bagi bayi, buah ini cocok untuk dijadikan sebagai salah satu olahan menu MPASI. 

Berikut ini adalah beberapa ide mengolah buah pir untuk menu MPASI

1. Puree buah pir 

Puree buah pir cocok dijadikan salah satu menu MPASI untuk bayi, terutama usia 6–8 bulan, sebagai selingan dari makanan utama. Berikut ini adalah bahan-bahan dan cara membuatnya. 

Bahan-bahan: 

  • 1 buah pir ukuran kecil
  • ½ sendok ASI atau susu formula

Cara membuat: 

  1. Cuci bersih buah pir, kemudian kupas buang kulitnya.
  2. Potong pir menjadi beberapa bagian (jangan lupa buang biji dan bagian tengahnya).
  3. Kukus buah pir selama 5—7 menit.
  4. Angkat lalu hancurkan dengan blender.
  5. Tambahkan ASI atau susu formula ke dalamnya hingga benar-benar halus.
  6. Puree buah pir siap untuk disajikan.

2. Pir dan apel 

Bayi usia 9—12 bulan sudah bisa mengonsumsi makanan dengan tekstur yang agak kasar.

Kombinasi dua buah ini dengan tekstur MPASI yang agak kasar bisa jadi pilihan menu untuk bayi pada usia tersebut. Berikut ini adalah resepnya. 

Bahan-bahan:

  • 1 buah pir
  • 1 buah apel

Cara membuat: 

  1. Masukkan pir dan apel yang sudah bersih ke dalam blender.
  2. Blend hingga teksturnya sedikit hancur, tapi tidak terlalu halus.
  3. Menu MPASI buah pir dan apel siap untuk disajikan.

Namun ingat, sebaiknya perhatikan cara si Kecil mengunyah guna mencegah bayi tersedak saat makan.

3. Buah pir panggang

Selain resep di atas, Anda juga bisa memberikan buah pir utuh kepada anak yang usianya sudah di atas 12 bulan, terutama bila ia ingin makan sendiri.

Ini juga bisa menjadi finger food atau makanan yang mudah dipegang dan digigit dengan mudah oleh bayi.

Untuk memberikan buah pir ini, Anda dapat langsung memotongnya atau mengolahnya terlebih dahulu dengan cara dipanggang. Berikut ini adalah resepnya.

Bahan:

  • 4 buah pir, kupas
  • 2 sendok teh kayu manis bubuk

Cara membuat: 

  1. Letakkan pir pada loyang dan taburi dengan kayu manis bubuk.
  2. Tutup dengan alumunium foil.
  3. Panggang selama 20—3o menit.
  4. Buah pir pangggang siap untuk dihidangkan.

Itulah beberapa manfaat buah pir dan ide menu MPASI yang dapat Anda coba. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba! 

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 20/11/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan