Bolehkah Mencampurkan ASI dan Susu Formula Dalam Satu Botol?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.

Banyak ibu yang mencoba mencampur ASI dan susu formula dalam botol untuk anak menyusu. Alasannya, dengan cara ini ibu bisa memaksimalkan asupan nutrisi bagi sang bayi. Namun, apakah cara ini benar baik?

Kapan harus kasih susu formula untuk anak? 

ASI adalah makanan satu-satunya makanan yang paling baik bagi bayi hingga ia berusia 6 bulan. Setelah 6 bulan, ia mulai membutuhkan gizi yang lebih, karena itu Anda sudah boleh memberikannya makanan pendamping ASI.

Jadi, sebaiknya Anda tidak memberikan susu formula atau makanan dan minuman lain selain ASI sebelum ia berusia 6 bulan. Pasalnya, semua kebutuhan bayi sudah bisa tercukupi hanya dengan ASI. ASI juga tidak akan menimbulkan masalah pada pencernaannya yang masih berkembang. 

Lain ceritanya jika si kecil sudah lewat usia 6 bulan. Maka, susu formula boleh menjadi pertimbangan Anda sebagai pilihan makanan pendamping ASI. Di masa ini si kecil sudah mulai bisa mencerna makanan selain ASI, dan kebutuhan nutrisinya juga semakin meningkat.

Namun, sebenarnya bila memang ASI Anda masih mencukupi kebutuhan si kecil meski ia sudah berusia lebih dari 6 bulan, maka lebih baik andalkan ASI saja ketimbang susu formula. Idealnya, bagi bayi yang berusia antara 6-12 bulan, maka 70 persen kebutuhan kalorinya masih didapatkan dari ASI ataupun susu formula dan 30 persennya dari makanan pendamping ASI.

Apakah boleh mencampurkan ASI dan susu formula dalam satu botol?

Bila Anda memang ingin memberikan anak susu formula sebagai MPASInya, sebaiknya jangan dicampur dalam satu botol untuk satu kali sesi menyusu. Berikanlah sufor botol di waktu yang berbeda, misalnya sufor di pagi hari dan siangnya menyusu ASI.

Hal ini ditujukan agar ASI tetap sebagai makanan utama bagi si kecil.  Terlebih jika Anda mencampur ASI dan susu formula, maka produksi ASI Anda akan tidak maksimal. Padahal Anda masih mampu untuk memberikan banyak porsi ASI untuk bayi Anda.

Lama-kelamaan, mungkin jumlah ASI akan berkurang karena produksinya tidak dimaksimalkan. Jadi, sebaiknya berikan dalam waktu dan tempat yang berbeda.

Selain itu, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa mencampur ASI dan susu formula dalam satu botol dapat meningkatkan nutrisinya.

iritasi payudara tetap menyusui

Manfaat pemberian ASI lanjutan setelah bayi berusia 6 bulan

Intinya, bila Anda bisa terus memaksimalkan produksi ASI Anda untuk si kecil hingga ia berusia 2 tahun, maka sebaiknya tetap utamakan ASI. Ya, selain lebih murah, ada banyak manfaat yang si kecil dan Anda dapatkan jika melanjutkan pemberian ASI hingga si kecil berusia 2 tahun, seperti:

  • Memastikan kebutuhan gizi bayi tercukupi. ASI masih menjadi makanan yang baik untuk si kecil, meskipun ia telah mengonsumsi makanan padat. Dengan memberikannya ASI, maka kebutuhan nutrisinya bisa tercukupi.
  • Mencegah bayi terserang berbagai penyakit. ASI mengandung zat antibodi ibu yang bisa membuat bayi lebih kebal terhadap penyakit.
  • Kesehatan ibu juga jadi lebih baik. Tak hanya bayi, ibu juga mendapatkan manfaat dari pemberian ASI lanjutan. Hal ini dapat mencegah risiko kanker payudara, kanker ovarium, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes.
  • Ikatan antara ibu dan anak menjadi lebih kuat. Pemberian ASI tak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik saja, tapi bagi ikatan ibu dan bayi. Ikatan ibu dan bayi bisa semakin kuat bila ASI terus dilanjutkan hingga ia berusia 2 tahun.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca