Apakah Ibu Menyusui Boleh Minum Obat Antidepresan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Setiap ibu mengalami perubahan tubuh yang berbeda-beda pasca melahirkan. Beberapa di antaranya, bahkan sampai mengalami depresi dan perubahan emosi yang naik turun. Padahal seharusnya, menyusui setelah melahirkan merupakan masa emas bagi ibu untuk menjalin kedekatan dengan si kecil. Lantas, amankah bila ibu menyusui minum obat antidepresan untuk mengatasi kondisinya?

Bolehkah ibu menyusui minum obat antidepresan?

neozep forte

Berubahnya suasana hati dengan cepat tampaknya cukup umum di kalangan ibu yang baru saja melahirkan. Namun, terkadang ada ibu yang bisa sampai mengalami depresi parah atau dikenal sebagai depresi postpartum. Kondisi ini memang tidak bisa disepelekan.

Sebab jika tidak segera diobati, depresi pasca melahirkan bisa mengganggu kemampuan ibu dalam merawat bayi. Salah satunya dalam hal menyusui buah hatinya. Salah satu cara yang biasanya dilakukan untuk mengatasi depresi yakni dengan minum obat antidepresan.

Sementara bagi ibu menyusui, obat ini ditakutkan bisa tercampur bersama ASI sehingga memengaruhi kesehatan bayi. Seorang dosen psikiatri dan obstetri ginekologi di Emory University, Amerika Serikat, bernama Zachary Stowe, MD, mencoba menjelaskan hal ini.

Menurutnya, sejauh ini belum ditemukan efek samping buruk terkait dengan penggunaan obat antidepresan oleh ibu menyusui. Ketimbang paparan obat yang masuk ke dalam plasenta bayi selama kehamilan, risiko obat untuk memengaruhi ASI saat menyusui sebenarnya jauh lebih kecil.

Lebih baik minum antidepresan atau tidak selama menyusui?

cara menyusui dengan puting datar

Stowe menjelaskan lebih lanjut bahwa bila tidak segera diobati, kondisi depresi yang dialami ibu berisiko memengaruhi perkembangan bayinya. Lain halnya jika ibu menyusui minum obat antidepresan.

Selain kondisi ibu berangsur-angsur akan membaik, pengaruh dari obat antidepresan disinyalir tidak begitu besar bagi perkembangan bayi. Jumlah obat antidepresan yang masuk ke dalam ASI pun terbilang sangat rendah.

Itu sebabnya, tetap rutin minum obat antidepresan selama menyusui diyakini dapat membantu melancarkan pemberian ASI. Selanjutnya, hal ini bisa membantu memberikan hasil terbaik bagi kondisi ibu sekaligus perkembangan bayi.

Mendukung hal tersebut, Dr. Luke Grzeskowiak dari Robinson Research Institute, mengemukakan hasil sebuah penelitian. Penelitian tersebut melibatkan sekitar 368 wanita yang ternyata sudah menggunakan obat antidepresan sebelum kehamilan.

Menariknya, Dr. Grzeskowiak memaparkan bahwa sekitar 122 wanita yang minum obat antidepresan saat menyusui, berhasil memberikan ASI selama 6 bulan penuh.

Bahkan, beberapa di antaranya bisa menyusui bayinya sampai lebih dari 6 bulan meski dengan terus minum obat antidepresan. Sebaliknya, wanita yang berhenti minum obat antidepresan berpeluang untuk juga berhenti menyusui bayinya.

Hal ini kemungkinan terjadi karena perkembangan kondisi depresinya yang sulit untuk dikendalikan. Singkatnya, sebenarnya tidak ada salahnya untuk tetap mengendalikan depresi dengan bantuan obat antidepresan selama masa menyusui.

Adakah efek samping yang mungkin ditimbulkan?

memilih obat antidepresan terbaik ampuh

Menurut Current Women’s Health Reviews, risiko paparan yang ditimbulkan dari obat antidepresan kepada bayi selama menyusui cenderung rendah hingga sangat rendah. Jika seorang wanita sedang menyusui dan rutin minum obat antidepresan, dianjurkan untuk tetap melanjutkan kedua hal tersebut sekaligus.

Obat antidepresan seperti paroxetine dan sertraline, biasanya diberikan untuk memulihkan kondisi depresi ibu selama menyusui. Sejauh ini, tidak ada efek negatif pada bayi karena obat antidepresan yang diminum oleh ibu selama menyusui.

Hanya saja, para pakar kesehatan tetap menganjurkan bagi Anda untuk mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat antidepresan saat menyusui. Di sini, dokter yang bertugas untuk terus memantau kondisi kesehatan Anda dan bayi selama penggunaan obat.

Tips mengatasi depresi selama menyusui

cara meditasi untuk meningkatkan fokus

Selain dengan bantuan obat antidepresan, beberapa tips berikut ini juga bisa dilakukan oleh ibu menyusui guna mempercepat pemulihan depresi:

  • Terapkan gaya hidup sehat, termasuk makan dengan teratur, rutin berolahraga, tidak merokok, dan tidak minum alkohol.
  • Luangkan waktu untuk diri sendiri (me time).
  • Usahakan untuk tetap berpikir positif dalam hal apa pun.
  • Hindari terlalu mengisolasi atau mengurung diri dan enggan berkomunikasi dengan orang lain.

Bukan hanya ibu saja, keluarga dan orang-orang terdekat disarankan untuk mendukung ibu agar terus bersemangat dalam menjalani pengobatannya. Dengan begitu, kemungkinan ibu pulih akan lebih cepat disertai dengan kelancaran proses menyusuinya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca