Daftar Makanan dan Minuman yang Bikin Perut Bayi Kembung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebagai ibu, Anda harus pintar-pintar memilih makanan untuk si kecil. Sebab, salah memberikan makanan justru akan dapat menimbulkan gangguan pencernaan atau bahkan alergi. Salah satu kondisi yang sering dialami oleh bayi ketika mulai belajar mengonsumsi makanan padat adalah perut kembung. Ya, jangan remehkan perut bayi kembung, sebab hal ini bisa membuat nafsu makannya menurun kemudian menyebabkan berat badannya turun. Pada akhirnya, hal ini akan memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan bayi. Ingin tahu makanan dan minuman apa saja yang menyebabkan perut kembung pada bayi? Simak penjelasan berikut ini ya.

Makanan dan minuman yang sering bikin perut bayi kembung

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang memang cenderung mengandung banyak gas ketimbang yang lainnya. Hal ini bisa saja membuat perut bayi kembung sehingga ia tidak nyaman dan terus rewel sepanjang hari. Lantas, makanan dan minuman apa saja yang bisa bikin perut bayi kembung?

  • kacang
  • brokoli
  • kol
  • kembang kol
  • Jagung
  • Kentang
  • Oatmeal
  • Aprikot
  • Persik
  • Pir
  • Plum
  • Laktosa, yang biasanya terkandung dalam susu sapi

Semua daftar makanan tersebut dapat menyebabkan perut bayi kembung. Tetapi, ini tidak pasti berlaku pada semua bayi. Setiap bayi memiliki perkembangan, pertumbuhan, serta kondisi fisik yang berbeda.

Contohnya, jika ada bayi yang mengalami perut kembung setelah makan brokoli, tetapi bayi Anda tidak mengalaminya. Hal ini menandakan bahwa sistem pencernaan bayi berbeda-beda. Jangan takut untuk mulai memberikan si kecil makanan pendamping ASI. Bila ragu, Anda bisa konsultasikan hal ini pada dokter spesialis anak.

Perkembangan Bayi Usia 31 Minggu

Bukan karena makanan bergas saja, perut bayi kembung bisa disebabkan oleh hal lain

Jika perut kembung yang dialami si kecil benar-benar akibat makanan yang mengandung gas, maka Anda dapat mengetahuinya dalam dua jam setelah bayi menelan makanan tersebut. Biasanya, bisa memakan waktu hingga dua atau tiga hari bagi makanan tersebut untuk keluar dari pencernaan bayi Anda.

Faktanya, perut bayi kembung tak melulu disebabkan oleh makan yang mengandung gas. Kondisi ini bisa saja akibat si kecil mengalami gangguan kesehatan tertentu, seperti alergi makanan dan susu, intoleransi laktosa, atau bahkan masalah pencernaan lainnya.

Biasanya, bila perut bayi kembung akibat kondisi kesehatan tertentu, ada gejala lain yang ikut muncul. Untuk memudahkan, Anda bisa menggunakan Tes Alergi ini agar tahu apakah perut kembung yang di alami si kecil adalah salah satu gejala alergi atau tidak. Jika Anda menemukan gejala lain yang muncul pada si kecil, sebaiknya segera periksakan kondisinya ke dokter spesialis anak.

Lalu, apa yang saya harus lakukan ketika perut si kecil kembung?

Perut bayi kembung setelah makan sebenarnya wajar. Bahkan bayi bisa mengalami kembung setelah ia minum susu atau bahkan ASI. Hal yang bisa Anda lakukan untuk mengeluarkan gas tersebut adalah dengan membuat bayi bersendawa. Bila tidak langsung berhasil, baringkan bayi sebentar kemudian coba lagi.

Cara lainnya untuk membantu mengurangi kembung pada bayi adalah dengan meletakkan bayi dalam posisi tengkurap, kemudian gerakkan kedua kakinya seperti gerakan mengayuh sepeda. Cara lain yang bisa dicoba adalah dengan membiarkan bayi tengkurap selama beberapa saat (tentu saja dalam pengawasan Anda). Memandikan bayi dengan air hangat juga dapat membantu mengurangi perut kembung.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Fungsi hormon FSH dan LH berperan penting pada sistem reproduksi pria dan wanita. Ketahui apa saja fungsi kedua hormon tersebut lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Detak jantung janin mulai berdegup di sekitar minggu keenam kehamilan, tapi kadang suaranya masih terlalu lemah untuk Anda bisa dengar. Kapan waktunya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

13 Olahraga yang Baik untuk Penyandang Cacat atau Disabilitas

Keterbatasan fisik bukan berarti penghalang untuk tetap aktif berolahraga. Berikut olahraga untuk penyandang cacat atau disabilitas.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Olahraga Lainnya, Kebugaran 22 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ingin mencoba suplemen vitamin E supaya cepat hamil? Eits, simak dulu penjelasan lengkap dari berbagai penelitian soal manfaat vitamin E untuk kesuburan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
perkembangan jantung janin

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
pembukaan persalinan

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
pengalaman program bayi tabung

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit