Perkembangan Bayi 6 Minggu atau 1 Bulan 2 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/06/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 6 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi di usia 6 minggu?

Melihat perkembangan bayi di usia 1 minggu, pasti ada hal-hal yang membuat Anda cukup terkejut dengan perubahan dari si kecil. Tidak hanya melihat dan memandangi orangtua, kini ia pun sudah bisa memperlihatkan ekspresi yang cukup beragam.

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver II, perkembangan bayi di usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Mampu melakukan gerakan tangan dan kaki secara bersamaan dan berulang kali.
  • Mampu mengangkat kepalanya sendiri.
  • Mampu bersuara dengan merengek dan menangis.
  • Mampu memandang wajah orang yang berada di dekatnya.
  • Mampu tersenyum dengan sendirinya saat diajak bicara.
  • Mencari car auntuk menenangkan diri sendiri.

Kemampuan motorik kasar

Perkembangan bayi usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu dari aspek motorik kasar dapat dilihat dengan kemahirannya menggerakkan tangan dan kaki secara bersamaan.

Bukan itu saja, perkembangan kemampuan motorik bayi di usia 6 minggu juga terlihat ketika ia mampu mengangkat kepalanya sedikit demi sedikit.

Ketika melihat suatu pergerakan yang menarik perhatiannya, bayi akan memiringkan kepalanya dan mengamati hal tersebut.

Tidak hanya itu saja, ia pun sudah mulai melatih untuk mengangkat kepalanya sendiri ketika sedang tengkurap atau digendong dan kepala berada di bahu Anda.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Perkembangan bayi 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu juga sudah memiliki reaksi tertentu terhadap bunyi yang didengar. Reaksi si kecil misalnya menatap, menangis, atau terdiam yang berpengaruh pada tahap perkembangan bahasa nantinya.

Masih dengan cara yang sama seperti perkembangan bayi usia 5 minggu, Anda akan terus mendengar bayi menangis kapan pun ia menginginkan sesuatu.

Kemampuan motorik halus

Kedua tangannya akan terus bergerak tak tentu arah, berbarengan dengan pergerakan kaki-kaki kecilnya.

Namun, kemampuan motorik halus di masa perkembangan 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu lebih mengarah pada pergerakan kedua tangan si kecil.

Sama seperti usia sebelumnya di perkembangan bayi 4 minggu, tangan bayi tampak mulai mengembangkan refleks untuk menggenggam sesuatu. Ada kemungkinan bayi sudah mampu memegang benda di telapak tangannya sebagai bentuk perkembangan di usia 6 minggu.

Tidak hanya itu saja, bayi pun sudah mulai terlihat lebih bersemangat dengan mainan yang berwarna-warni. Ditambah apabila mainan tersebut mudah untuk dijangkau sehingga melatih area tubuh lainnya.

Kemampuan sosial dan emosional

Pada masa perkembangan bayi 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu ini, bersiaplah untuk mendapatkan hadiah berupa senyuman berseri-seri tanpa gigi dari si kecil.

Baik saat Anda mengajaknya bicara, atau senyuman yang tiba-tiba ditunjukkannya. Tentu, senyum kecil pada tahap perkembangan emosi bayi di usia ini pasti akan meluluhkan hati Anda.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu?

Untuk membantu perkembangan bayi 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu, Anda disarankan untuk menaruh bayi di ranjang atau di tempat tidur bayi saat ia sudah mulai mengantuk supaya bisa tertidur dengan sendirinya.

Jangan lupa juga untuk menentukan jam tidur bayi dan membiasakannya untuk terlelap pada waktu tersebut. Dengan begitu, sejak perkembangan usia dini alias 6 minggu, sampai nantinya ia sudah punya jadwal tidur yang sehat.

Di samping itu, Anda juga bisa membantu mendukung perkembangan kemampuan motorik halus bayi usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu dengan memperkenalkannya pada mainan yang aman untuk seusianya.

Selain memperkenalkan si kecil dengan sesuatu yang baru, cara ini juga akan membantu perkembangan bayi di usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu untuk belajar memegang benda di tangannya.

Kesehatan Bayi Usia 6 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter?

Tergantung kesehatan bayi, dokter akan melakukan pemeriksaan tertentu terkait perkembangan bayi usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu. Namun bila Anda membawanya ke dokter minggu ini, konsultasikan kepada dokter tentang hal di bawah ini:

  • Jika berat badan bayi sulit naik atau mengalami penyakit apa pun.
  • Jika Anda cemas dengan kebiasaan, pola tidur, dan pola menyusui bayi yang tidak wajar selama 2 minggu terakhir.
  • Tidak merespons saat bayi mendengar suara keras.
  • Tidak melihat pergerakan orang atau barang.
  • Tidak tersenyum.
  • Tidak bisa mengangkat kepalanya ketika berbaring.

Jangan ragu untuk memeriksakan dengan dokter, apabila ada masalah pada perkembangan bayi di fase usia ini yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu?

Berbeda dengan kondisi bayi yang baru lahir, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui guna mendukung perkembangan bayi 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu, di antaranya:

1. Asupan zat gizi harian bayi

Dikutip dari Healthy Children, setiap ibu disarankan untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. Ini karena kandungan di dalam ASI baik untuk membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Sayangnya, tidak semua wanita mampu menghasilkan ASI dalam jumlah yang memadai. Hal inilah yang mau tidak mau membuat ibu memberikan susu formula di masa perkembangan bayi 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu.

Sebelum memberikan susu formula, ada baiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak.

Biasanya, selama si kecil dalam kondisi sehat, bahagia, dan kenaikan berat badannya normal, artinya asupan zat gizi yang ia dapatkan tercukupi dengan baik. Hal ini tentu baik untuk perkembangan si kecil di usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu.

Namun, Anda harus berhati-hati saat memberikan susu formula di masa perkembangan 6 minggu ini. Pasalnya, pemberian susu formula untuk bayi secara berlebihan ternyata dapat membuat bayi kelebihan berat badan.

Tidak hanya di masa bayinya, tapi juga bisa berdampak sampai ia tumbuh dewasa. Hal ini karena susu formula mengandung protein dan lemak yang lebih banyak dibanding ASI.

Selain itu, susu formula juga cenderung mudah dikonsumsi serta dapat meningkatkan nafsu makan si kecil pada perkembangan usia yang masih 6 minggu.

Konsultasikan pada dokter spesialis anak untuk mengetahui seberapa banyak susu formula yang ideal untuk dikonsumsi bayi setiap harinya di masa perkembangan 6 minggu.

Jika diperlukan, dokter mungkin akan meresepkan beberapa vitamin dan nutrisi. Biasanya, dokter akan memberikan vitamin D dan zat besi.

2. Posisi tidur

Posisi tidur bayi di bawah usia 6 bulan harus menjadi perhatian utama setiap orangtua. Sebab hal ini akan meningkatkan risiko si kecil mengalami sudden infant death syndrome (SIDS) atau sindrom bayi meninggal mendadak.

Tak terkecuali di masa perkembangan bayi 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu. Ketika Anda hendak menidurkan si kecil di masa perkembangan 6 minggu ini, pilihan terbaiknya yakni dengan posisi telentang.

Mulailah tidurkan bayi dengan posisi terlentang segera. Hal ini bisa membuat si kecil akan terbiasa dan merasa nyaman dalam posisi itu sejak awal atau di perkembangan usia 6 mingu ini sampai nantinya.

3. Pernapasan bayi

Laju pernapasan bayi baru lahir yang normal adalah sekitar 40 kali setiap menit dalam keadaan terjaga. Ketika bayi tidur, laju pernapasan mungkin melambat sampai 20 kali per menit.

Namun,  yang mungkin membuat Anda cemas adalah jika pola pernapasan bayi tidak teratur saat tidur di usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu.

Ya, saat bayi tertidur, laju pernapasannya cenderung lebih cepat dan dangkal yang berlangsung selama 15-20 detik, dan biasanya berhenti selama kurang dari 10 detik. Kemudian si kecil akan bernapas kembali.

Jenis pola pernapasan ini yang disebut pernapasan periodik. Ini termasuk normal dan diakibatkan oleh perkembangan pusat pengendalian pernapasan bayi usia 6 minggu yang belum sempurna di dalam otak.

Jadi, tak perlu merasa cemas berlebihan ketika si kecil tidur dengan laju pernapasan cenderung tidak teratur pada usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu.

Meski begitu, perhatikan jika Anda melihat hal yang tidak biasa dari pola tidur dan laju pernapasan pada perkembangan bayi di usia 6 minggu. Jangan ragu untuk segera berkonsultasi ke dokter.

4. Kebersihan tali pusar

Infeksi tali pusar bayi merupakan kondisi yang jarang terjadi, terutama bila Anda membersihkan dan merawat tali pusar bayi secara rutin.

Jika Anda memerhatikan adanya bercak kemerahan pada kulit, tali pusar, atau ada cairan dari tali pusar bagian bawah, terutama bila berbau, segera bawa bayi Anda ke dokter.

Kondisi ini ada kaitannya dengan kesehatan yang dapat memengaruhi perkembangan bayi usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu. Jika bayi Anda mengalami infeksi, dokter akan memberikan antibiotik.

Tali pusar biasanya mengering dan lepas dalam 1-2 minggu setelah bayi lahir. Ketika tali pusar lepas, Anda mungkin menemukan adanya sedikit darah atau cairan seperti darah mengalir di usia bayi 6 minggu ini.

Ini adalah hal yang lumrah dan tidak perlu dicemaskan. Namun, bila pusar tidak menutup sempurna dan tidak mengering dalam 2 minggu setelah tali pusar lepas, bawa bayi ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

5. Berat dan tinggi badan bayi

Merupakan hal yang wajar terjadi di setiap fase pertumbuhan bayi, akan ada penambahan berat badan serta tinggi badan. Apabila bayi telah melewati usia 4 minggu, maka setidaknya berat badan bayi di usia 6 minggu adalah sekitar 900 gram.

Namun, perhatikan kembali bahwa penambahan berat badan ini berbeda-beda sesuai dengan kondisi bayi saat itu. Sedangkan untuk tinggi badan, rata-rata bayi di usia ini akan bertambah tinggi sekitar ¾ inchi.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada perkembangan bayi di usia ini?

Di bawah ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan terkait perkembangan bayi 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu:

1. Memindahkan bayi yang tertidur

Tidak ada hal yang lebih membahagiakan daripada melihat malaikat kecil Anda tidur pulas, termasuk di masa perkembangan bayi 6 minggu.

Namun, bila bayi tertidur dalam dekapan saat Anda sibuk dengan pekerjaan lainnya, pindahkan bayi ke atas tempat tidur secara perlahan.

Kemudian tunggu selama 10 menit sampai ia benar-benar tidur. Selanjutnya, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memindahkan bayi yang sedang tidur di masa perkembangan 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu:

  • Taruh bayi di atas matras yang tinggi, yang setiap sisinya terdapat pengaman untuk menghindari bayi terjatuh.
  • Selama beberapa minggu pertama, gunakan pengganti tempat tidur seperti kereta dorong, ayunan bayi, atau buaian. Semua ini mungkin membuat Anda lebih mudah membawa bayi keluar masuk.
  • Redupkan cahaya di dalam kamar tidur bayi.
  • Nyanyikan beberapa lagu pengantar tidur.
  • Awasi bayi Anda setiap waktu. Pastikan jarak antara tempat tidur bayi dan posisi Anda melakukan aktivitas tidak terlalu jauh.

2. Menenangkan bayi yang menangis

Perkembangan bayi usia 6 minggu atau 1 bulan 2 minggu, tentu ia masih akan sering menangis. Dikutip dari The American Academy of Pediatrics, tangisan pada bayi mungkin akan meningkat di usia 6 hingga 8 minggu.

Untuk meredakan tangisan bayi, Anda perlu mencoba banyak cara. Beberapa trik yang bisa dicoba untuk meredakan tangisan si kecil pada perkembangan usia 6 minggu antara lain:

  • Cari tahu apa penyebab bayi menangis. Dalam banyak kasus, bayi menangis karena ia lapar atau popoknya basah. Jadi, cek kedua hal tersebut untuk menemukan penyebab sepele si kecil menangis.
  • Langsung peluk dan tenangkan bayi ketika dia menangis. Anda juga bisa bisa menepuk-nepuk punggung bayi sambil mengayunkannya dan mengucap kata “ssshhh” sampai tangisnya mereda.
  • Penelitian telah menunjukkan bahwa bayi yang digendong atau dibawa dengan kereta dorong bayi selama setidaknya 3 jam setiap hari, lebih jarang menangis daripada bayi yang tidak sering digendong.
  • Bedong bayi. Membedong dapat membuat bayi merasa nyaman, terutama saat kolik.
  • Cari udara segar untuk menenangkan bayi.
  • Hiburlah bayi dengan hal-hal yang menyenangkan.
  • Buatlah suasana yang ceria.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 7 minggu?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Bayi yang keseringan pakai popok, memang rentan terkena ruam popok. Jangan khawatir, ikuti cara berikut ini untuk mengobati dan mengatasi ruam popok.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . 7 menit baca

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Para ibu mungkin sudah tidak asing lagi dengan kemunculan ruam susu atau ruam di pipi bayi. Namun, apakah ruam susu itu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . 4 menit baca

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Baru-baru ini ilmuwan jepang menemukan rahasia cara sempurna memeiuk bayi. Bagaimana caranya agar bayi nyaman dan tenang?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Parenting, Tips Parenting 25/06/2020 . 4 menit baca

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah ruam popok

Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
masalah kulit pada bayi

Ibu, Ini 9 Penyakit Kulit yang Paling Umum Dialami Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 8 menit baca

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca