home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Apakah Lebih Sehat dari Gula?

Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Apakah Lebih Sehat dari Gula?

Coba Anda perhatikan kandungan gizi dalam tabel informasi nilai gizi pada kemasan makanan yang Anda makan, apakah terdapat kandungan gula atau sirup jagung? Memang, sekilas terasa lebih sehat karena terbuat dari tumbuhan. Namun, bagaimana dengan fakta yang sebenarnya? Apakah gula jagung benar-benar lebih sehat daripada gula biasa?

Apa itu gula jagung?

jagung mentah

Gula jagung merupakan pemanis dari jagung yang kerap digunakan sebagai pengganti gula biasa. Gula ini biasanya diolah menjadi sirup tinggi fruktosa atau biasa kita kenal dengan high fructose corn syrup (HFCS).

Sirup jagung tinggi fruktosa ini banyak digunakan sebagai pemanis buatan dalam banyak makanan olahan atau minuman kemasan. Namun, sekarang ini mungkin penggunaannya agak sedikit berkurang mengingat sudah muncul banyak pemanis buatan lainnya.

Sirup jagung ini mengandung banyak sekali glukosa, beberapa glukosa mungkin akan diubah dengan bantuan enzim menjadi bentuk fruktosa.

Hal ini bertujuan agar rasa dari sirup jagung tidak jauh berbeda dengan gula biasa (sukrosa) yang mengandung glukosa dan fruktosa. Selain itu, hal ini juga bertujuan agar sirup jagung mempunyai rasa lebih manis.

Karena sirup jagung dibuat dengan melalui banyak proses, maka terdapat variasi sirup jagung dengan kandungan fruktosa banding glukosa yang berbeda-beda.

Jenis sirup jagung yang paling umum digunakan adalah jenis HFCS 55, yang memiliki perbandingan fruktosa 55% dan glukosa 42%. Jenis sirup jagung ini paling mirip kandungannya dengan gula biasa.

Apakah gula jagung lebih sehat?

madu pengganti gula diabetes

Sirup tinggi fruktosa dari gula jagung diproses dengan begitu baiknya sehingga bisa menghasilkan kandungan yang mirip dengan gula biasa.

Namun, bagaimanapun buatan manusia tidak dapat menyamai yang sudah ada (alami). Walaupun mirip dengan gula biasa, banyak ahli yang mempertanyakan apakah tubuh dapat memproses sirup jagung tinggi fruktosa sama seperti tubuh memproses gula biasa.

Memang, kandungan fruktosa awalnya dianggap sebagai pilihan yang lebih baik untuk penderita diabetes. Sebab, fruktosa memiliki indeks glikemik yang rendah.

Indeks glikemik merupakan nilai yang menunjukkan seberapa cepat makanan diubah menjadi glukosa dalam tubuh.

Semakin tinggi nilainya, maka semakin cepat pula makanan ini berubah menjadi glukosa dan meningkatkan kadar gula darah. Begitupun sebaliknya, bila nilainya rendah, maka proses berubah menjadi glukosa akan lebih lambat.

Sayangnya, fruktosa hanya bisa diproses oleh sel-sel pada organ hati. Ketika telah masuk ke dalamnya, hati pun akan mengubah fruktosa menjadi lemak yang tentu memicu produksi trigliserida dan kolesterol.

Selanjutnya, risiko Anda terhadap penyakit seperti diabetes mellitus tipe 2, sindrom metabolik, atau penyakit jantung jadi meningkat.

Hati-hati, risiko obesitas juga bisa meningkat

Artikel Kesehatan Seputar Masalah Obesitas

Bahkan, penelitian juga menunjukkan bahwa asupan sirup jagung tinggi fruktosa yang tinggi berhubungan dengan obesitas dan masalah kesehatan lainnya.

Makanan atau minuman yang mengandung sirup jagung tinggi fruktosa dapat menyumbang kalori tambahan pada tubuh Anda, sehingga hal ini dapat menyebabkan Anda mengalami kenaikan berat badan.

Anda mungkin tidak menyadarinya saat Anda mengonsumsi makanan atau minuman kemasan, tetapi banyak kalori yang bisa Anda dapatkan hanya dari sekeping biskuit atau segelas minuman bersoda.

Terlebih lagi jika Anda sering mengonsumsi minuman bersoda atau minuman manis dalam kemasan. Tentu Anda tidak menyadari berapa banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh. Menyegarkan memang, tetapi belum tentu menyehatkan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Barry Popkin, PhD dari University of North Carolina, ternyata minuman banyak menyumbang tambahan kalori harian Anda.

Popkin mengatakan bahwa lebih dari 450 kalori harian seseorang didapatkan dari minuman, 40% dari minuman ringan atau jus buah.

Penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition tersebut juga menunjukkan bahwa tubuh Anda tidak menyadari terdapat sejumlah kalori dalam bentuk cairan yang masuk ke tubuh Anda melalui minuman ringan yang Anda konsumsi.

Berbeda halnya saat Anda mengonsumsi makanan padat. Hal ini membuat tubuh Anda tidak merasa kenyang setelah banyak kalori yang masuk ke tubuh dari minuman, akibatnya Anda akan makan atau minum lagi. Jika dilakukan terus-menerus, tentu hal ini akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Jadi, tidak hanya kandungan sirup jagung tinggi fruktosa dalam minuman soda yang bisa membuat Anda mengalami kenaikan berat badan, kandungan pemanis buatan lainnya pun bisa menyebabkan berat badan Anda meningkat.

Maka dari itu, apapun bahan pemanis yang digunakan, konsumsilah dengan bijaksana dan tidak berlebihan. Termasuk bila Anda ingin membuat makanan tertentu, gunakan gula jagung secukupnya saja.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

High-fructose corn syrup: Any health concerns? (2020). Mayo Clinic. Retrieved 14 April 2021, from http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/high-fructose-corn-syrup/faq-20058201

Avoid the Hidden Dangers of High Fructose Corn Syrup. (2020). Cleveland Clinic. Retrieved 14 April 2021, from https://health.clevelandclinic.org/avoid-the-hidden-dangers-of-high-fructose-corn-syrup-video/

Hanover, L. M., & White, J. S. (1993). Manufacturing, composition, and applications of fructose. The American journal of clinical nutrition, 58(5 Suppl), 724S–732S. Retrieved 14 April 2021.

George A Bray, Samara Joy Nielsen, Barry M Popkin. (2004). Consumption of high-fructose corn syrup in beverages may play a role in the epidemic of obesity. The American Journal of Clinical Nutrition, Volume 79, Issue 4, Pages 537–543. Retrieved 14 April 2021.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal diperbarui 07/12/2016
x