home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Menu Takjil Buka Puasa yang Nikmat dan Sehat

5 Menu Takjil Buka Puasa yang Nikmat dan Sehat

Anda boleh saja memenuhi rasa lapar dan dahaga ketika berbuka puasa, tapi jangan lupa memilih-milih takjil atau makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Menu takjil buka puasa idealnya tidak hanya enak dan menggugah selera, tapi juga menyehatkan.

Apa saja menu takjil buka puasa yang baik bagi kesehatan?

Menu takjil buka puasa yang sehat nan lezat

minuman untuk buka puasa

Takjil berbuka puasa biasanya didominasi oleh beragam makanan manis. Makanan ini memang bisa mengembalikan energi dengan cepat karena tubuh mendapatkan asupan gula. Namun, Anda tetap perlu memerhatikan kandungan gizinya juga.

Beberapa jenis takjil tinggi akan gula dan karbohidrat, tapi mengandung sedikit protein, vitamin, atau mineral. Makanan yang terlalu banyak mengandung gula juga tidak baik karena dapat meningkatkan risiko sejumlah gangguan kesehatan.

Agar tubuh kembali berenergi dan tetap sehat, berikut beberapa pilihan menu takjil yang bisa Anda santap pada waktu buka puasa.

1. Smoothies buah

Manisnya segelas smoothies bisa menghilangkan dahaga Anda seketika. Minuman ini biasanya dibuat dari campuran yogurt atau susu dengan potongan buah segar.

Bahkan, penggemar smoothies juga kerap bereksperimen dengan menambahkan sayuran. Bila Anda ingin smoothies yang sehat, pilihlah susu atau yogurt yang rendah lemak dan gula. Cukup tambah sedikit gula atau tidak perlu gunakan sama sekali.

Buah yang Anda gunakan sudah memiliki rasa manis. Jadi, Anda tak perlu cemas rasanya tidak lezat.

Menu takjil buka puasa ini punya keunggulan dibandingkan jus biasa. Kandungan serat smoothies cukup tinggi, jadi satu gelas saja sudah bisa menghilangkan rasa haus dan lapar. Kalorinya pun tidak banyak, yakni sekitar 200 – 300 kkal untuk setiap sajian.

2. Kolak pisang tanpa santan

kolak

Berbuka puasa rasanya tidak lengkap tanpa kolak. Bagi Anda yang tidak suka makanan bersantan atau takut mengonsumsi kolak karena kandungan santannya, jangan cemas.

Anda bisa mengganti santan dengan bahan lain yang lebih menyehatkan.

Alih-alih menggunakan santan sebagai bahan kuah kolak, coba gantilah dengan susu. Pilihlah susu skim yang kandungan lemaknya lebih rendah. Dengan begitu, Anda bisa lega karena tak ada bayang-bayang kandungan lemak yang tinggi.

Lalu, Anda dapat mengganti gula merah dengan pemanis buatan yang rendah kalori. Pemanis buatan akan membuat menu takjil buka puasa ini terasa manis, tetapi tetap aman untuk mengontrol kadar gula darah Anda.

3. Lumpia buah basah

Makanan yang satu ini sama seperti lumpia basah pada umumnya, tetapi isi lumpia diganti dengan buah-buahan. Anda bisa menggunakan hampir semua jenis buah yang Anda sukai, seperti mangga, buah naga, kiwi, nanas, stroberi, dan lain-lain.

Berbeda dengan lumpia yang umumnya digoreng, Anda pun dapat berkreasi dengan teknik pengolahan menu takjil ini. Misalnya, coba panggang lumpia selama beberapa menit untuk mendapatkan kulit lumpia yang renyah dan gurih.

Bila Anda ingin menu takjil buka puasa yang lebih praktis tanpa proses pemasakan, gunakan kulit lumpia matang yang bisa langsung dimakan. Untuk menambah ekstra kalori dan energi, buatlah saus dengan mencampurkan madu dan perasan lemon.

4. Puding buah

Puding biasanya lekat dengan rasa yang manis dan kandungan gula yang tinggi. Akan tetapi, Anda pun bisa membuat puding yang menyehatkan dengan bahan utama berupa buah-buahan segar.

Caranya, buatlah puding dari bubuk agar-agar tawar dan sedikit gula. Setelah agar-agar matang, siapkan beberapa potong buah-buahan favorit Anda di dalam sebuah wadah.

Tuangkan larutan agar-agar ke atas potongan buah dan diamkan beberapa jam.

Makanan penutup yang satu ini biasanya tidak lengkap tanpa saus puding alias vla. Anda dapat membuat vla sendiri yang lebih menyehatkan dengan mencampur kuning telur, vanili, sedikit gula, dan susu rendah lemak.

5. Es buah

Menu takjil yang satu ini hampir tidak pernah absen pada waktu buka puasa. Biasanya, es buah mengandung gula pasir dan berbagai jenis sirup sehingga kandungan gulanya menjadi sangat tinggi. Namun, Anda bisa membuat alternatif yang lebih menyehatkan.

Jika Anda sudah menggunakan sirup, Anda tak perlu lagi menambahkan pemanis lain seperti gula atau krimer kental manis. Untuk membuat kuah es buah yang lebih sehat dan menyegarkan, gunakan campuran air, perasan lemon, dan madu.

Lengkapi es buah sehat Anda dengan buah-buahan yang beraneka ragam. Hal ini tidak hanya membuat es buah tampak semakin menarik, tapi juga menyehatkan. Pasalnya, Anda mendapatkan zat gizi yang berbeda-beda dari setiap jenis buah.

Menu berbuka puasa boleh saja terasa manis, tapi kandungan gulanya harus tetap terkendali. Makanan ini sebaiknya juga mengandung zat gizi lain seperti serat, vitamin, dan mineral.

Jadi, tubuh tidak hanya kembali berenergi, tapi juga mendapatkan asupan gizi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Ramadan Health Guide. (n.d.). Retrieved 15 April 2021, from http://www.communitiesinaction.org/Ramadan%20Health%20and%20Spirituality%20Guide.pdf

Nutrition and healthy eating. (2020). Retrieved 15 April 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/artificial-sweeteners/art-20046936

Tips for Healthy Ramadan Fasting. (n.d.). Retrieved 15 April 2021, from https://health.cornell.edu/about/news/ramadan-fasting

A healthy Ramadan. (n.d.). Retrieved 15 April 2021, from https://www.nutrition.org.uk/healthyliving/seasons/ramadan.html

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal diperbarui 3 minggu lalu
x