backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

12 Manfaat Peach Gum, Getah Pohon Persik yang Menyehatkan

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 22/02/2024

12 Manfaat Peach Gum, Getah Pohon Persik yang Menyehatkan

Pernahkah Anda mencoba peach gum? Makanan yang bentuknya menyerupai kristal ini biasanya disajikan sebagai dessert. Namun, peach gum juga dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Lantas, apa saja manfaat peach gum untuk kesehatan?

Kandungan gizi peach gum

Apa itu peach gum? Peach gum adalah makanan yang berasal dari getah pohon persik. Bentuknya menyerupai batu kristal berwarna kuning cerah atau kecokelatan.

Biasanya, makanan yang disebut juga dengan peach resin ini dijual dalam bentuk kering, sehingga perlu direndam terlebih dahulu selama beberapa jam sebelum siap dimasak sebagai sup atau dessert.

Selain itu, peach gum populer digunakan dalam pengobatan tradisional Cina karena kandungan zat gizi yang baik untuk kesehatan.

Peach gum mengandung polisakarida dalam jumlah besar yang terdiri dari manosa, asam glukuronat, galaktosa, xilosa, dan arabinosa. Satu bungkus peach resin (200 gram) juga mengandung zat gizi berikut ini.

  • Kalori: 345 kkal.
  • Lemak: 1 gram (g)
  • Gula: 2 g
  • Karbohidrat: 70 g
  • Protein: 8 g

Manfaat peach gum untuk kesehatan

Berikut ini beberapa khasiat peach gum untuk kesehatan. 

1. Berpotensi mengobati diabetes

brittle diabetes

Dalam pengobatan China, peach gum juga kerap digunakan untuk membantu mengontrol kadar gula darah pasien diabetes. 

Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Biological Macromolecules mengetahui potensi peach gum untuk membantu menurunkan gula darah.

Hal ini karena peach resin dapat mengembalikan fungsi islet pankreas untuk menghasilkan hormon insulin, yakni hormon pengatur kadar gula darah. 

Meskipun begitu, penelitian ini baru dilakukan pada hewan sehingga masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengetahui manfaatnya pada manusia.

2. Menjaga kesehatan jantung

Kadar kolesterol yang berlebihan dapat menempel di dinding pembuluh darah dan membentuk plak. Akibatnya, terjadi penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung hingga stroke.  

Nah, peach gum dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Hal ini disebutkan dalam studi pada hewan, terbitan jurnal Food Research.

Peneliti mengetahui peach gum mengandung serat yang mampu meningkatkan kadar kolesterol HDl dalam darah.

Kolesterol HDL adalah kolesterol baik yang berfungsi menjaga kadar kolesterol tetap normal, dengan mengangkut kolesterol ke organ hati.

3. Berpotensi untuk pengobatan infeksi ginjal

Manfaat peach gum selanjutnya adalah membantu mengobati infeksi ginjal atau disebut juga dengan pielonefritis.

Ini diketahui dalam sebuah studi pada jurnal Evidence-based Complementary and Alternative Medicine.

Ekstrak peach gum memiliki sifat antibakteri yang mampu menurunkan jumlah bakteri di ginjal sekaligus meningkatkan fungsi ginjal. 

Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai potensi yang satu ini.

Kenapa peach gum harus direndam 12 jam?

Peach gum harus direndam terlebih dahulu selama 12 jam agar teksturnya menjadi lembut dan lunak. Jika ingin lebih cepat, Anda bisa merendamnya dengan air panas selama 2 – 3 jam.

4. Memiliki sifat antibakteri

Selain membantu menjaga kesehatan jantung, peach resin juga memiliki sifat antibakteri yang bisa melindungi tubuh dari infeksi bakteri.

Studi pada hewan dalam jurnal  International Journal of Biological Macromolecules mengungkapkan peach resin dapat membunuh berbagai bakteri penyebab penyakit seperti Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, dan Escherichia coli.

Meskipun begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui manfaat peach gum untuk mengatasi penyakit infeksi bakteri pada manusia.

5. Memiliki sifat antioksidan

Tidak hanya memiliki sifat antibakteri, peach gum memiliki senyawa fenolik yang merupakan sumber antioksidan

Antioksidan merupakan senyawa yang berfungsi untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. 

Senyawa antioksidan ini juga dapat membantu mencegah dan mengurangi stres oksidatif dalam tubuh, melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari, serta meningkatkan sistem imun tubuh. 

6. Meningkatkan massa otot

Peach gum juga diketahui dapat membantu meningkatkan massa otot. Hal ini karena getah dari pohon persik ini mengandung leusin. 

Leusin merupakan salah satu jenis asam amino yang termasuk dalam branched chain amino acid (BCAA) yang berfungsi untuk meningkatkan massa otot di dalam tubuh. 

Asam amino ini juga dapat membantu mengurangi nyeri otot setelah berolahraga serta memperlambat penurunan massa protein yang menjadi penyebab kerusakan otot. 

7. Sumber energi

Peach gum juga dapat berfungsi sebagai sumber energi karena kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. 

Saat Anda mengonsumsi makanan dengan karbohidrat tinggi seperti peach gum, tubuh akan memecahnya menjadi glukosa. 

Nah, glukosa inilah yang menjadi sumber energi utama untuk sel dan organ tubuh agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. 

8. Meningkatkan bakteri baik dalam usus

Selain dapat berfungsi sebagai sumber energi, peach resin membantu meningkatkan bakteri baik dalam usus.

Studi dalam jurnal Foods mengungkapkan peach resin mampu meningkatkan pertumbuhan berbagai jenis bakteri baik, seperti Bacteroides, Parabacteroides, Phascolarctobacterium, Dialister, Faecalibacterium, Lachnospiraceae, Blautia, dan Megamonas

Sekumpulan bakteri baik tersebut dapat membantu mencerna makanan dan minuman dan menyerap zat gizi yang dibutuhkan tubuh. 

Selain itu, probiotik berperan dalam melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan menghilangkan bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit. 

9. Meningkatkan kesuburan pria

Mengonsumsi peach gum diketahui dapat membantu meningkatkan kualitas sperma dan kesuburan pada pria. 

Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Reproductive Immunology mengungkapkan bahwa peach gum membantu meningkatkan kepadatan sperma dan pergerakan sperma dalam tubuh.

Namun, penelitian tersebut baru dilakukan pada tikus sehingga masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat efeknya pada manusia. 

10. Mengobati peradangan pada dinding usus

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Functional Foods melakukan penelitian untuk mengetahui efektivitas penggunaan peach gum sebagai obat untuk penyakit ulcerative colitis.

Ulcerative colitis atau kolitis ulseratif adalah gangguan pada sistem pencernaan yang ditandai dengan peradangan pada dinding saluran usus. 

Dalam penelitian tersebut, peach gum dapat mengurangi gejala kolitis ulseratif dengan merangsang sel tubuh yang berfungsi meredakan peradangan. 

11. Mencegah pengapuran sendi

penyebab osteoporosis

Pengapuran sendi atau osteoartritis disebabkan oleh kerusakan tulang rawan, yakni bantalan halus yang melindungi bagian ujung tulang. 

Kondisi ini umumnya terjadi karena berkurangnya kolagen, yakni protein penting yang berfungsi mendukung dan memperkuat tulang.

Nah, peach gum mengandung berbagai jenis asam amino, termasuk glisin, yang diketahui membantu meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh. 

12. Mencegah penuaan kulit

Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tubuh, getah dari pohon persik ini dapat membantu mencegah penuaan kulit

Paparan sinar UV yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada sel kulit, sehingga menyebabkan timbulnya tanda penuaan kulit, seperti keriput dan garis halus. 

Penelitian dalam jurnal Molecules mengungkapkan bahwa peach gum dapat membantu mengurangi kerusakan sel kulit yang disebabkan oleh sinar UV.

Getah pohon persik ini turut merangsang pertumbuhan sel kulit baru sehingga kulit tampak lebih kencang dan cerah. 

Meski peach gum menawarkan sejumlah manfaat untuk kesehatan, sebagian besar penelitian yang mengungkapkan potensi tersebut masih dilakukan pada hewan.

Anda sebaiknya tetap mengonsumsi makanan ini dalam batas wajar dan tidak menjadikannya sebagai satu-satunya pengobatan untuk mengatasi penyakit.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 22/02/2024

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan