home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Ciri-Ciri pada Tubuh yang Menandakan Anda Kurang Asupan Makanan

7 Ciri-Ciri pada Tubuh yang Menandakan Anda Kurang Asupan Makanan

Apakah Anda sudah memerhatikan asupan makanan Anda? Banyak orang tanpa sadar sudah makan asupan makanan lebih banyak atau malah kurang dari kebutuhannya. Hal ini karena kebanyakan orang tidak memerhatikan mereka makan apa saja dan berapa banyak.

Tanda Anda masih kurang asupan makanan

Jika Anda makan lebih dari yang Anda butuhkan, pastinya timbangan Anda akan naik. Sementara itu, jika Anda makan kurang dari kebutuhan Anda, berat badan Anda mungkin akan turun.

Namun, tidak itu saja. Kurang asupan makanan juga dapat menunjukkan tanda-tanda lain. Apa saja?

1. Kelelahan

Saat asupan kalori yang Anda makan masih kurang, Anda akan merasa kelelahan sepanjang waktu. Anda merasa tidak berenergi sehingga tidak bersemangat dalam melakukan aktivitas apa pun.

Hal tersebut karena setiap apa yang Anda lakukan memerlukan energi dari makanan yang Anda makan, bahkan saat Anda sedang istirahat.

Umumnya, setiap orang membutuhkan lebih dari 1000 kalori untuk mendukung fungsi dasar tubuh. Sehingga, jika asupan makanan kurang dari 1000 kalori setiap hari, hal ini dapat memperlambat laju metabolisme tubuh dan membuat Anda kelelahan.

2. Selalu lapar

Lapar merupakan tanda bahwa tubuh Anda masih kurang asupan makanan. Sehingga, Anda harus makan lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan kalori yang Anda butuhkan.

Penelitian membuktikan bahwa asupan makanan yang masih kurang menyebabkan nafsu makan lebih meningkat. Hal ini terjadi karena adanya perubahan kadar hormon yang mengendalikan kelaparan dan kekenyangan.

Tubuh akan mengirimkan sinyal yang mendorong Anda untuk makan agar terhindar dari kelaparan. Hal tersebut terjadi saat asupan makanan Anda turun terlalu banyak.

3. Sakit kepala

Apakah Anda sering sakit kepala? Kurang makan bisa menjadi penyebabnya.

Saat asupan makanan kurang (terutama karbohidrat), kadar gula darah bisa turun dan energi yang tersedia untuk tubuh menjalankan fungsinya juga berkurang.

Sakit kepala juga bisa terjadi karena otak tidak mendapatkan cukup energi untuk melakukan fungsinya.

4. Merasa kedinginan

Selalu merasa kedinginan juga bisa menjadi tanda Anda kurang asupan makanan. Tubuh Anda mendapatkan panas dan menjaga suhu tubuhnya dengan cara membakar sejumlah kalori.

Hal tersebut membuat jika Anda hanya makan sedikit kalori, tubuh tidak mampu untuk mempertahankan panas tubuh sehingga Anda bisa merasa kedinginan.

Semakin sedikit kalori yang masuk ke tubuh Anda, semakin besar kemungkinan Anda merasa kedinginan.

5. Masalah tidur

Tanda lain Anda masih kurang asupan makanan adalah Anda mengalami gangguan saat tidur.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Eating and Weight Disorders pada 2005 membuktikan bahwa diet ketat yang dilakukan oleh 381 mahasiswa yang terlibat penelitian menyebabkan mereka mempunyai kualitas tidur yang buruk.

Penelitian lain juga membuktikan bahwa asupan makanan yang kurang menyebabkan kesulitan tidur dan membuat tidur tidak nyenyak. Jika Anda merasa sangat lapar saat ingin tidur atau saat bangun tidur, ini merupakan tanda Anda kurang makan.

6. Sembelit

Sembelit (konstipasi) juga bisa menjadi tanda Anda kurang makan. Kurang makanan yang dimakan dapat membuat pergerakan usus menjadi lebih lambat karena hanya sedikit makanan yang bisa diproses saluran pencernaan.

Hal tersebut kemudian membuat Anda mengalami sembelit atau susah buang air besar. Jika frekuensi buang air besar Anda kurang dari tiga kali seminggu dan mengalami sulit BAB karena tinja keras, Anda mungkin mengalami sembelit.

Konsumsilah makanan tinggi serat dan tingkatkan jumlah asupan makanan mungkin untuk membantu mengatasinya.

7. Rambut rontok

Rambut rontok dalam jumlah sedikit mungkin merupakan hal yang normal terjadi. Namun, jika rambut yang rontok semakin banyak jumlahnya, mungkin ini tanda bahwa Anda kurang makan.

Rambut juga membutuhkan banyak nutrisi untuk pertumbuhannya. Kurangnya asupan kalori, protein, biotin, zat besi, dan nutrisi lainnya dapat menyebabkan rambut menjadi rontok.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Spritzler, Franziska. (2017). 9 Signs That You’re Not Eating Enough. [online] Authority Nutrition. Available at: https://authoritynutrition.com/signs-of-not-eating-enough/ [Accessed 6 Jul. 2017].

Evans L., et al. (2005). An examination of the association between eating problems, negative mood, weight and sleeping quality in young women and men. Eating and Weight Disorders, Vol. 10(4): 245-50. [online] Ncbi.nlm.nih.gov. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16755168 [Accessed 6 Jul. 2017].

Sheehan, J. Signs & Symptoms of Not Enough Carbohydrates. [online] Available at: http://healthyeating.sfgate.com/signs-symptoms-not-enough-carbohydrates-8462.html [Accessed 6 Jul. 2017].

Smith, D. L. (2017). 9 Signs You Should Be Eating More Carbs | Eat This Not That. [online] Available at: http://www.eatthis.com/signs-you-should-be-eating-more-carbs [Accessed 6 Jul. 2017].

http://www.livestrong.com/article/388345-low-calorie-diet-and-headaches/

Foto Penulis
Ditulis oleh Arinda Veratamala pada 22/02/2021
x