home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Minum Infused Water Bermanfaat bagi Kesehatan?

Benarkah Minum Infused Water Bermanfaat bagi Kesehatan?

Jika Anda melihat seseorang membawa sebotol air minum dengan irisan buah di dalamnya, itu disebut dengan infused water. Infused water semakin naik daun lantaran dianggap sebagai minuman pelengkap gaya hidup sehat yang kaya manfaat.

Minuman ini diklaim dapat menurunkan berat badan, membantu proses detoks tubuh, hingga meningkatkan kesehatan secara menyeluruh. Lantas, benarkah berbagai klaim manfaat tersebut? Cari tahu faktanya lewat ulasan berikut ini.

Apa itu infused water?

cara membuat infused water

Infused water adalah air mineral yang dicampurkan dengan irisan buah-buahan segar, sayuran, herbal, hingga rempah-rempah. Tidak ada bahan dasar khusus untuk membuat minuman ini. Pilihan bahan-bahan tersebut disesuaikan dengan yang Anda sukai.

Campuran air dan irisan bahan segar lalu disimpan dalam botol dan dinginkan di dalam kulkas setidaknya 1 – 12 jam agar sari bahan keluar seutuhnya. Usai didiamkan dalam waktu yang lama, potongan buah atau sayuran biasanya akan menjadi lembek.

Bahan-bahan infused water biasanya merupakan buah yang kurang nikmat atau terlalu masam untuk dimakan langsung. Dengan mengolahnya jadi infused water, Anda bisa mendapatkan kandungan gizi dan manfaat bahan-bahan tersebut.

Oleh sebab itu, banyak orang menganggap infused water sebagai minuman yang lebih menyehatkan daripada air putih biasa. Tidak sedikit pula yang mengonsumsi infused water sebagai minuman olahraga berkat kandungan vitamin dan mineralnya.

Berbagai manfaat infused water

infused water saat puasa

Infused water mengandung sebagian zat gizi yang ada pada bahan dasarnya. Namun, apakah semua manfaat tersebut telah terbukti secara ilmiah? Di bawah ini berbagai klaim terkait manfaat infused water dan faktanya.

1. Membantu menjaga berat badan

Salah satu bahan utama infused water ialah buah-buahan sitrus, seperti jeruk nipis dan buah lemon. Lemon khususnya, merupakan salah satu buah andalan bagi orang-orang yang sedang menurunkan berat badan.

Air lemon memang tidak menurunkan berat badan secara langsung, tapi minuman ini dapat membantu mengurangi asupan kalori harian Anda. Cara kerjanya seperti air yang membuat Anda cepat kenyang sehingga tidak makan secara berlebihan.

Bagi Anda yang sedang mengurangi berat badan, infused water mengandung lemon juga merupakan pilihan minuman yang lebih sehat ketimbang kopi atau teh. Ini karena air lemon mengandung vitamin dan mineral serta tidak mengandung gula tambahan.

2. Mencegah penuaan dini

Infused water juga memiliki manfaat bagi kesehatan kulit, khususnya dalam mencegah penuaan dini. Ini karena jenis buah yang sering menjadi bahan infused water biasanya kaya akan antioksidan dan vitamin C, seperti jeruk, stroberi, kiwi, dan buah apel.

Vitamin C membantu tubuh memproduksi lebih banyak kolagen, yakni protein penting yang menyusun dan mempertahankan jaringan kulit Anda. Sementara itu, antioksidan mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas yang bersumber dari lingkungan.

Asupan vitamin C dan antioksidan yang cukup lambat laun bisa membuat kulit menjadi lebih kencang dan lembap. Namun, hal ini tidak datang secara instan. Anda juga perlu mengonsumsi makanan yang menyehatkan kulit dan merawat kulit secara berkala.

3. Membantu membuang racun dalam tubuh

Manfaat infused water satu ini tidak kalah fenomenal. Banyak orang percaya bahwa infused water dapat membantu proses detoksifikasi alias pembuangan racun dalam tubuh. Faktanya, tubuh Anda sebenarnya mampu membuang racun sendiri.

Tubuh mengeluarkan racun dan zat limbah melalui sistem ekskresi yang salah satu komponennya yaitu organ ginjal. Setiap hari, organ ini menyaring racun dan zat limbah dari puluhan liter darah, kemudian membuangnya melalui urine.

Infused water memang tidak mendetoks tubuh Anda, tapi minuman ini setidaknya bisa membuat Anda minum lebih banyak air. Asupan air yang cukup akan meringankan kerja ginjal. Dengan kata lain, Anda mempermudah proses pembuangan racun dari tubuh.

4. Alternatif untuk orang yang tidak suka air putih

Anda memerlukan asupan air yang cukup untuk menjaga kelangsungan berbagai fungsi tubuh. Itu sebabnya Anda perlu minum sedikitnya 8 gelas air putih dalam sehari. Namun, faktanya cukup banyak orang yang tidak suka minum air putih.

Inilah satu lagi manfaat infused water. Minuman ini bisa menjadi alternatif untuk orang yang tidak suka air putih. Sensasinya yang menyegarkan tanpa rasa manis berlebihan bisa membantu Anda minum lebih banyak dari biasanya.

Selain itu, infused water bisa menjadi pilihan yang lebih sehat untuk orang-orang yang terbiasa minum minuman manis sebagai pengganti air putih. Jadi, sesekali cobalah membuat infused water dengan bahan-bahan yang Anda punya di rumah.

5. Cara sehat mendapatkan asupan vitamin

Beberapa orang mungkin ingin mendapatkan asupan beragam vitamin dari jeruk nipis, tapi tidak tahan dengan rasanya yang masam. Atau, Anda ingin memperoleh manfaat mentimun dan seledri, tapi tidak suka dengan tekstur dan rasanya yang kuat.

Dengan mengolah jeruk nipis, seledri, atau bahan lainnya menjadi infused water, Anda tetap bisa mendapatkan manfaat bahan-bahan tersebut tanpa perlu mengonsumsinya secara langsung. Apalagi, rasa infused water tidak sekuat bahan-bahan utamanya.

Anda pun tidak akan kehilangan vitamin C dan vitamin B kompleks pada buah-buahan yang biasanya hilang karena larut dalam air. Sebaliknya, vitamin justru akan keluar dari buah dan larut dalam infused water yang Anda minum.

6. Membantu melancarkan kerja pencernaan

Infused water menyediakan asupan air yang dibutuhkan sistem pencernaan agar dapat bekerja dengan baik. Tanpa asupan air yang memadai, usus besar tidak bisa menghasilkan feses yang cukup lunak sehingga Anda berisiko kena sembelit (konstipasi).

Tidak hanya itu, kandungan vitamin B kompleks pada buah-buahan dan sayuran turut membantu proses pemecahan karbohidrat, protein, dan lemak dari makanan. Hal ini tentu akan mempermudah kinerja usus dalam mencerna makanan.

Infused water memang memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun, khasiat ini tidak lebih dari membuat Anda lebih sering minum air serta membantu Anda mendapatkan vitamin dari bagian sayur dan buah yang tidak dapat dimakan langsung.

Jika Anda ingin mendapatkan manfaat suatu buah atau sayuran, opsi terbaik yang bisa Anda lakukan yakni mengonsumsinya secara utuh. Dengan begitu, Anda mendapatkan asupan vitamin, mineral, serta serat yang tidak ada dalam infused water.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Health Benefits of Infused Water. (n.d.). Retrieved 22 April 2021, from https://www.pvamu.edu/cahs/2016/05/24/health-benefits-of-infused-water/

Detox Water Health Benefits and Myths. (2016). Retrieved 22 April 2021, from https://www.healthline.com/nutrition/detox-water-101

Does Lemon Water Help You Lose Weight?. (2017). Retrieved 22 April 2021, from https://www.healthline.com/nutrition/lemon-water-for-weight-loss

Hydration: Why It’s So Important. (2020). Retrieved 22 April 2021, from https://familydoctor.org/hydration-why-its-so-important/

Water and Nutrition. (2021). Retrieved 22 April 2021, from https://www.cdc.gov/healthyweight/healthy_eating/water-and-healthier-drinks.html

How Your Kidneys Work. (n.d.). Retrieved 22 April 2021, from https://www.kidney.org/kidneydisease/howkidneyswrk

Davy, B. M., Dennis, E. A., Dengo, A. L., Wilson, K. L., & Davy, K. P. (2008). Water consumption reduces energy intake at a breakfast meal in obese older adults. Journal of the American Dietetic Association, 108(7), 1236–1239. https://doi.org/10.1016/j.jada.2008.04.013

DePhillipo, N. N., Aman, Z. S., Kennedy, M. I., Begley, J. P., Moatshe, G., & LaPrade, R. F. (2018). Efficacy of Vitamin C Supplementation on Collagen Synthesis and Oxidative Stress After Musculoskeletal Injuries: A Systematic Review. Orthopaedic journal of sports medicine, 6(10), 2325967118804544. https://doi.org/10.1177/2325967118804544

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 2 minggu lalu
x