home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Meski Pahit, Terdapat 5 Manfaat Daun Pepaya Bagi Kesehatan Tubuh

Meski Pahit, Terdapat 5 Manfaat Daun Pepaya Bagi Kesehatan Tubuh

Siapa yang tidak kenal manfaat buah pepaya? Buah satu ini paling paling populer karena punya khasiat untuk melancarkan sistem pencernaan. Namun, tidak hanya buah pepaya, bagian daunnya pun juga bisa Anda nikmati. Bagi Anda yang suka makan-makanan tradisional, pastinya tidak asing dengan menu tumis daun buah pepaya dengan teri atau pecel. Selain rasanya yang gurih dan sedikit pahit, ternyata daun pepaya bermanfaat untuk kesehatan tubuh karena kaya kandungan gizi. Jadi, apa saja manfaat daun ini?

Kandungan gizi daun pepaya

manfaat daun pepaya

Pepaya yang memiliki nama latin Carica papaya L. ternyata bisa juga nikmati daunnya. Jika Anda perhatikan, bentuknya mirip dengan daun singkong tapi dengan sisi yang bergerigi. Jika Anda makan, teksturnya pun tidak berbeda jauh dengan daun singkong, yakni sedikit keras nemun terasa lebih pahit.

Banyak orang mengolah daun pepaya menjadi berbagai macam masakan karena dipercaya memberikan manfaat bagi kesehatan. Ini karena daunnya juga kaya akan kandungan nutrisi. Dalam 100 gram daun pepaya, ada berbagai nutrisi di antaranya:

  • Protein: 8.0 gram.
  • Lemak: 2.0 gram.
  • Karbohidrat : 11,9 gram.
  • Serat: 1,5 gram.
  • Kalsium: 353 mg.
  • Fosfor: 63 mg.
  • Besi: 0,8 mg.
  • Natrium: 4 mg.
  • Kalium: 926,6 mg.
  • Tembaga: 0,20 mg.
  • Seng: 1,5 mg.
  • Beta-Karoten: 5.409 mcg.
  • Thiamin (Vitamin B1): 0,15 mg.
  • Riboflavin (Vitamin B2): 0,50 mg.
  • Niasin (Vitamin B3): 1,9 mg.
  • Vitamin C: 140 mg.

Manfaat daun pepaya untuk kesehatan

manfaat daun pepaya

Berdasarkan kandungan nutrisinya, daun pepaya sangat mungkin memberikan manfaat kesehatan, di antaranya:

1. Memiliki potensi meningkatkan trombosit

Hingga kini belum ada pengobatan yang secara khusus dapat menyembuhkan demam berdarah. Pengobatannya berfokus untuk meningkatkan cairan tubuh dan trombosit pasien yang menurun serta meringankan gejala yang muncul.

Studi berbasis hewan pengerat pada jurnal Evidence-based complementary and alternative medicinemenunjukkan manfaat daun pepaya dalam meningkatkan trombosit pada pasien demam berdarah.

Jumlah trombosit meningkat rata-rata setelah pasien meminum jus daun pepaya dalam waktu 40-48 jam. Peneliti menemukan bahwa gen Gen PTAFR memiliki peran penting dala meningkatkan trombosit.

Trombosit atau platelet adalah sel darah tidak berwarna yang membantu pembekuan darah. Pada pasien DBD, tubuh memerlukan lebih banyak trombosit untuk menghentikan perdarahan dengan menggumpalkan darah dan menyumbat pembuluh darah yang bocor.

2. Memiliki potensi sebagai obat kanker

Kanker menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia. Penyakit ini menyebabkan sel-sel tubuh tumbuh dan berkembang tanpa kendali, sehingga dapat menyebar dan merusak jaringan sehat di sekitarnya.

Penelitian pada jurnal Frontiers in pharmacology, daun pepaya menunjukkan manfaatnya dalam menghambat sel kanker pada payudara, kulit, dan prostat. Senyawa aktif pada daun pepaya bersifat sitoktoksik, yang mampu membunuh sel kanker dengan merusak sel tersebut.

3. Menyediakan energi untuk tubuh

Meskipun rasanya sedikit agak pahit, ada keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan jika mengonsumsi daun pepaya. Kandungan karbohidrat yang tinggi pada daun ini bisa memberikan energi tambahan pada tubuh. Ini membantu Anda menjadi lebih bersemangat dalam menjalani berbagai aktivitas sehari-hari.

Jika Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, daun pepaya mungkin bisa jadi salah satu varian menu makan Anda. Selain karbohidrat, daun ini juga mengandung serat yang bisa membuat Anda kenyang lebih lama dan menekan keinginan untuk ngemil.

Meski sudah banyak studi yang menguji manfaat daun pepaya, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut terutama keamanannya.

4. Melawan infeksi jamur

Jamur hidup di sekitar permukaan kulit Anda. Jumlahnya tidak banyak sehingga tidak menyebabkan masalah. Namun, ketika pertumbuhan jamur tidak terkendali, infeksi sangat mungkin terjadi.

Infeksi jamur bisa Anda obati dengan obat antijamur. Nah, aktivitas antijamur ini juga peneliti temukan pada esktrak daun pepaya. Kandungan etanolik, flavonoid, alkaloid, dan terpene pada daun pepaya memberikan manfaat dalam menghambat jamur Fusarium spp. dan C. gloeosporioides.

Sifat antijamur dari daun ini memang tidak begitu kuat. Namun, ada potensi pengembangannya di masa depan sebagai obat pembasmi jamur.

5. Mengatasi peradangan

Peradangan dapat terjadi di bagian mana pun tubuh Anda, paling sering adalah sendi. Sendi yang meradangan ini Anda kenal dengan istilah arthritis. Orang dengan radang sendi biasanya sering menyalami nyeri sendi, ruam kulit, dan pembengkakan.

Sejak lama, orang menggunakan daun pepaya untuk mengobati peradangan ini. Peneliti pun mengamati manfaat daun pepaya dan hasilnya menunjukkan bahwa esktrak daun pepaya bisa mengurangi peradangan dan pembengkakan pada tikus dengan radang sendi. Khasiatnya ini berasal dari kandungan antioksidan, seperti papain dan flavonoid pada daun pepaya.

Tips aman mengonsumsi daun pepaya

manfaat kandungan daun pepaya

Sudah tahu apa saja khasiat daun pepaya? Anda bisa mendapatkan manfaat daun ini dengan menambahkan masakan daun pepaya ke dalam menu makan sehari-hari. Tidak hanya sebagai lauk untuk menu makan siang, Anda juga bisa mengolah daun pepaya sebagai jus atau teh daun pepaya.

Penelitian tahun 2014 pada jurnal Evidence-Based Complementary And Alternative Medicine mengamati keamanan konsumsi daun pepaya. Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang kaya antioksidan bisa meningkatkan kadar kreatinin, alnbumin, dan lactate dehydrogenase (LDH).

Studi yang berbasis hewan pengerat ini tidak menunjukkan adanya masalah kesehatan pada hati. Meski begitu, butuh penelitian lebih lanjut mengenai efek dari daun ini. Terutama pada orang dengan masalah kesehatan tertentu.

Begitu pun untuk Anda, sebaiknya tidak mengonsumsi daun pepaya secara berlebihan. Pastikan untuk minum cukup air, agar makanan ini dapat tercerna dengan baik oleh usus Anda dan tidak menimbulkan sembelit. Selain mengonsumsi daun pepaya yang umum ditemukan, ada pula jenis daun pepaya jepang yang juga bermanfaat.

Jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu, konsultasikan lebih dulu dengan dokter apakah Anda boleh atau tidak mengonsumsi daun pepaya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

 Ismail, Z., Halim, S., Abdullah, N., Afzan, A., Abdul Rashid, B., & Jantan, I. (2014). Safety Evaluation of Oral Toxicity ofCarica papayaLinn. Leaves: A Subchronic Toxicity Study in Sprague Dawley Rats. Evidence-Based Complementary And Alternative Medicine2014, 1-10. doi: 10.1155/2014/741470 [Accessed on March 4th, 2021]

Subenthiran, S., Choon, T. C., Cheong, K. C., Thayan, R., Teck, M. B., Muniandy, P. K., Afzan, A., Abdullah, N. R., & Ismail, Z. (2013). Carica papaya Leaves Juice Significantly Accelerates the Rate of Increase in Platelet Count among Patients with Dengue Fever and Dengue Haemorrhagic Fever. Evidence-based complementary and alternative medicine : eCAM2013, 616737. https://doi.org/10.1155/2013/616737 [Accessed on March 4th, 2021]

Dengue fever – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2018, February 16). Mayo Clinic – Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dengue-fever/diagnosis-treatment/drc-20353084 [Accessed on March 4th, 2021]

Thrombocytopenia (low platelet count) – Symptoms and causes. (2020, April 8). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/thrombocytopenia/symptoms-causes/syc-20378293 [Accessed on March 4th, 2021]

Pandey, S., Walpole, C., Shaw, P. N., Cabot, P. J., Hewavitharana, A. K., & Batra, J. (2018). Bio-Guided Fractionation of Papaya Leaf Juice for Delineating the Components Responsible for the Selective Anti-proliferative Effects on Prostate Cancer CellsFrontiers in pharmacology9, 1319. https://doi.org/10.3389/fphar.2018.01319 [Accessed on March 4th, 2021]

Chávez-Quintal P, González-Flores T, Rodríguez-Buenfil I, Gallegos-Tintoré S. Antifungal Activity in Ethanolic Extracts of Carica papaya L. cv. Maradol Leaves and Seeds. Indian Journal of Microbiology. 2011 Jan;51(1):54-60. DOI: 10.1007/s12088-011-0086-5. [Accessed on March 4th, 2021]

Owoyele, B., Adebukola, O., Funmilayo, A., & Soladoye, A. (2008). Anti-inflammatory activities of ethanolic extract of Carica papaya leavesInflammopharmacology16(4), 168-173. doi: 10.1007/s10787-008-7008-0 [Accessed on March 4th, 2021]

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 16/02/2021
x