Manfaat Makan Kacang untuk Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda, salah satu manfaat makan kacang adalah bisa menurunkan berat badan? Selain itu kacang didapuk juga memberikan efek baik pada orang yang sedang menjaga berat badannya agar tetap ideal. Mari simak penjelasan di bawah ini.

Makan kacang bikin Anda kenyang lebih lama

Salah satu manfaat makan kacang adalah membuat tubuh jadi cepat kenyang. Menurut sebuah penelitian tahun 2010 yang diterbitkan Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, kacang memiliki kandungan serat yang padat untuk membuat tubuh terasa kenyang, dan kenyangnya pun akan bertahan lama di tubuh.

Perasaan kenyang menandakan bahwa kalori yang masuk ke dalam tubuh sudah memenuhi batas. Ketika Anda melakukan diet rendah kalori, asupan makanan yang lebih sedikit akan menyebabkan rasa lapar menerus, sehingga dengan ngemil kacang Anda bisa memerangi rasa lapar yang muncul.

Selain itu, banyak yang salah kaprah mengenai kandungan kacang. Banyak orang berpikir bahwa kandungan lemak pada kacang akan membuat gemuk atau berat badan bertambah, padahal tidak seperti itu. Sebaliknya, hasil sebuah data menunjukan bahwa manfaat makan kacang bisa memberikan efek baik kepada orang yang sedang menurunkan berat badan, mengingat kacang rendah kalori dan memiliki kandungan serat yang tinggi.

Berapa banyak porsi kacang yang dianjurkan?

Untuk mendapatkan manfaat makan kacang, Anda harus bisa menentukan berapa kalori yang Anda butuhkan per hari untuk menurunkan berat badan. Harvard Health Publications menyarankan untuk para wanita agar asupan kalori perharinya tidak kurang dari 1.200 kalori. Sedangkan, pria tidak boleh mendapat kurang dari 1500 kalori perhari. Saat dalam proses penurunan berat badan, ini juga sebaiknya dalam pengawasan dokter.

Asupan kalori yang didapat pada 100 gram kacang sebanding dengan 161 kalori. Jika ditimbang oleh kebutuhan kalori di atas, kalau Anda makan atau setidaknya ingin makan camilan sehat, kacang boleh menjadi salah satu asupan yang baik selama proses diet Anda.

Nah, baiknya bagi Anda yang mau menurunkan berat, pilihlah olahan kacang yang rasanya tawar. Harap diingat, kacang yang biasa diolah menjadi kacang asin akan mengandung natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung. Jadi sebaiknya hindari makan kacang yang sudah ditambahi garam.

Di antara segala jenis kacang, kacang tanah  adalah yang paling mudah didapatkan, dan memiliki manfaat sehat karena mengandung lemak penguat kerja otak dan vitamin E. Namun bagi Anda yang suka kacang rendah kalori, Anda bisa memilih kacang almond.

Efek makan kacang terlalu banyak

1. Rambut rontok

Makan kacang kebanyakan ternyata juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan, rambut rontok contohnya. Kacang sejatinya, kaya akan kandungan selenium, dan tubuh tidak boleh kelebihan selenium. Biasanya, kelebihan selenium ini akan Anda peroleh, jika kacang yang Anda makan adalah kacang brasil lebih dari 3 kali jumlah yang disarankan.

2. Sakit perut

Kacang-kacangan juga mengandung senyawa tanin dan tinggi serat. Jika terdapat kelebihan serat di dalam tubuh, akan muncul reaksi kembung. Senyawa tanin juga akan membuat kacang-kacangan menjadi sulit dicerna.

3. Tubuh akan sulit menyerap mineral lainnya

Pada kacang terdapat kandungan asam fitat, yang kalau dimakan terlalu banyak akan membuat tubuh sulit menyerap mineral. Asam fitat ini akan mengikat mineral seperti zat besi, seng, dan kalsium. Maka, kalau kelebihan makan kacang, dapat mengakibatkan tubuh jadi timpang nutrisi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Kalau muncul migrain atau sakit kepala setelah keramas, Anda mungkin bertanya-tanya apa artinya. Nah, ini dia berbagai penyebabnya. Simak baik-baik, ya!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit